Tubaba Dapat Bantuan Mesin Pompa Air Dari Kementan

- Jurnalis

Senin, 27 Mei 2024 - 20:49 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Penyaluran mesin pompa air ke Gapoktan Sejahtera Tiyuh Gedung Ratu, Senin (27/05/2024).

Penyaluran mesin pompa air ke Gapoktan Sejahtera Tiyuh Gedung Ratu, Senin (27/05/2024).

LampungCorner.com, TUBABA – Kabupaten Tulangbawang Barat (Tubaba), Provinsi Lampung, mendapat bantuan mesin pompa air dari Kementerian Pertanian (Kementan).

Bantuan itu secara simbolis disalurkan langsung oleh Pj. Bupati Tubaba M. Firsada kepada Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) Sejahtera di Balai Tiyuh (Desa) Gedung Ratu, Kecamatan Tulangbawang Udik (TBU), Senin (27/05/2024).

Firsada mengatakan bahwa bantuan mesin pompa air yang diserahkan berjumlah 7 unit dari total 28 unit yang bersumber dari Kementan.

“Bantuan ini diberikan guna mendukung perluasan areal tanam melalui pompanisasi. Sebagaimana diketahui, Kabupaten Tubaba memiliki lahan terbatas seluas 7.000 hektar, dan kita harus mempertahankan lahan persawahan itu agar tidak dialih fungsikan ke tanaman lain. Sehingga melalui bantuan ini diharapkan dapat meningkatkan indeks pertanaman padi dan mendukung ketahanan pangan di wilayah Tubaba,” terangnya.

Baca Juga :  Usia 17 Tahun, Tubaba Tunjukkan Tren Positif Pembangunan

Menurutnya, dampak El Nino pada tahun lalu masih banyak dirasakan. Secara umum kondisi tersebut mengakibatkan beberapa daerah mengalami kekeringan ekstrim, sehingga produksi komoditas pertanian mengalami penurunan, harga beras pun sempat melonjak naik pada sekitar bulan Januari dan Februari tahun 2024 ini.

“Fenomena El Nino mengakibatkan keterlambatan musim tanam padi di beberapa daerah termasuk Kabupaten Tubaba. Kita mendapatkan banyak pelajaran, sehingga sangatlah perlu bagi kita untuk melakukan langkah-langkah strategis menjaga ketersediaan pangan, terutama beras,” ujarnya.

Kementan bersama-sama dengan TNI serta pemerintah daerah, telah bersinergi untuk mengawal ketersediaan pangan yang dimulai sejak dari proses budidaya oleh petani. Pengawalan dilakukan hingga pada aspek prasarana dan sarana pertanian yang digunakan dalam proses budidaya tanaman pangan tersebut.

Baca Juga :  Usia 17 Tahun, Tubaba Tunjukkan Tren Positif Pembangunan

“Pada proses budidaya padi, ketersediaan air adalah salah satu faktor penting yang harus diperhatikan. Kabupaten Tubaba memiliki beberapa potensi sungai yang dapat digunakan untuk mendukung budidaya tanaman padi, tetapi untuk menyalurkan air dari sungai-sungai tersebut hingga sampai ke areal sawah milik petani masih mengalami kendala, terutama menyangkut ketersediaan alat mesin pertanian berupa pompa air,” tandasnya. (*)

Laporan: Rian
Editor: Furkon Ari

Berita Terkait

Usia 17 Tahun, Tubaba Tunjukkan Tren Positif Pembangunan
Terseret Kasus Hukum, Nasib Kursi DPRD Legislator Demokrat Tubaba Tunggu Inkrah
Oknum DPRD Tubaba Jadi Tersangka Dugaan Ijazah Palsu
Sejumlah Komoditas di Tubaba Naik Jelang Ramadhan, Pemkab Pastikan Masih Terkendali
Waspada! Oknum Manfaatkan Mutasi Kajari Tubaba untuk Penipuan
Novriwan Jaya Buka Manasik Haji 1447 H, 148 CJH Dapat Pembekalan Terintegrasi
Baznas Tubaba Bantu Akomodasi Pengobatan Warga Bandar Dewa
Tersisa Dua Syarat, Pemkab Tubaba Segera Lengkapi Berkas Usulan Sekolah Rakyat
Berita ini 59 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 6 April 2026 - 17:09 WIB

Usia 17 Tahun, Tubaba Tunjukkan Tren Positif Pembangunan

Jumat, 20 Februari 2026 - 21:27 WIB

Terseret Kasus Hukum, Nasib Kursi DPRD Legislator Demokrat Tubaba Tunggu Inkrah

Selasa, 17 Februari 2026 - 12:18 WIB

Oknum DPRD Tubaba Jadi Tersangka Dugaan Ijazah Palsu

Sabtu, 14 Februari 2026 - 16:20 WIB

Sejumlah Komoditas di Tubaba Naik Jelang Ramadhan, Pemkab Pastikan Masih Terkendali

Jumat, 13 Februari 2026 - 10:34 WIB

Waspada! Oknum Manfaatkan Mutasi Kajari Tubaba untuk Penipuan

Berita Terbaru