Unila Hadiahi Rp764 Juta untuk 228 Mahasiswa Berprestasi, Rektor Imbau Tak Ada Demo Lagi

- Jurnalis

Selasa, 9 November 2021 - 14:34 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Suasana Pemberian Penghargaan Mahasiswa di Unila, Foto: Dwi DS

Suasana Pemberian Penghargaan Mahasiswa di Unila, Foto: Dwi DS

LAMPUNGCORNER.COM, Bandarlampung — Pihak Universitas Lampung (Unila) memberi penghargaan kepada 228 mahasiswa yang berprestasi di tingkat nasional dan internasional, Selasa (9/11/2021). Mereka mendapat total uang Rp764 juta.

Di tingkat internasional ada 20 mahasiswa yang mengikuti kompetisi beregu di ajang Internasional Accounting Competition by Binus Univ dan 4th World Virtual Choir Festival dan IESCO 2021 (Internasional debate Competition). Mereka menyabet juara 1, 2, dan 3.

Selanjutnya pada tingkat nasional, sebanyak 208 mahasidwa sukses meraih medali di PON Papua dengan menduduki podium 1, 2, dan 3.

Baca Juga :  Resmi! PWI Lampung Tetapkan Lukmansyah PLT Ketua PWI Tulang Bawang

Rektor Unila Prof Karomani, menyerahkan penghargaan ini di Gedung Serba Guna (GSG) Unila, Selasa (9/11/2021).

“Kita berikan pancingan insentif bagi mahasiswa yang berprestasi. Supaya mereka lebih giat lagi untuk membangun negeri ini dengan sejumlah prestasi,” harap dia.

Ia menyarankan, mahasiswa tidak perlu berdemo lagi untuk masalah kampus. Namun, penyampaian aspirasi lewat dialog.

“Saya bukan anti demo, tapi lebih ingin segala sesuatu diselesaikan dengan dialog-dialog,” kata dia.

Baca Juga :  Sekdaprov Marindo Tegaskan Pemprov Lampung Komitmen Perbaiki 26 Catatan Temuan Itjen Kemendagri

Ia juga menyinggung soal terorisme dan paham radikalisme di kalangan mahasiswa.

Untuk menangkal paham tersebut, Ia meminta mahasiswa membaca banyak buku karangan dari penulis buku Islam agar wawasan tentang Islam semakin terbuka.

“Tambah buku bacaan, supaya wawasan lebih luas, bagaimana hubungan agama dengan negara, dan relasi agama dengan Pancasila. Beda dengan radikal yang malah ngebom, itu tidak benar,” ingatnya. (*)

Red

Berita Terkait

Wagub Jihan Minta Gapembi Rapikan Administrasi dan Standar Dapur MBG di Lampung
PWI Lampung Gandeng MPAL Siapkan Ikon HPN dan Porwanas 2027
Tak Beri Santunan Kematian, PT Taspen Beri Alasan Tidak Jelas
Buka Rakerda LKKS Provinsi Lampung, Wagub Jihan Minta Program Kesejahteraan Sosial Lebih Kreatif
Ungkap Kasus TPPO Anak Dibawah Umur, Gubernur Mirza Apresiasi Kinerja Polda Lampung
Polda Lampung Batasi Akses Keluar Daerah, Upaya Buru Pelaku Penembakan Bripka Arya
Ketua Kwarda Lampung Jihan Buka Rakerda Pramuka, Lakukan Penguatan Kolaborasi Pembangunan Daerah
Sekdaprov Marindo Tegaskan Pemprov Lampung Komitmen Perbaiki 26 Catatan Temuan Itjen Kemendagri
Berita ini 12 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 14 Mei 2026 - 07:56 WIB

Wagub Jihan Minta Gapembi Rapikan Administrasi dan Standar Dapur MBG di Lampung

Rabu, 13 Mei 2026 - 23:21 WIB

PWI Lampung Gandeng MPAL Siapkan Ikon HPN dan Porwanas 2027

Rabu, 13 Mei 2026 - 20:13 WIB

Tak Beri Santunan Kematian, PT Taspen Beri Alasan Tidak Jelas

Rabu, 13 Mei 2026 - 18:56 WIB

Buka Rakerda LKKS Provinsi Lampung, Wagub Jihan Minta Program Kesejahteraan Sosial Lebih Kreatif

Selasa, 12 Mei 2026 - 21:39 WIB

Ungkap Kasus TPPO Anak Dibawah Umur, Gubernur Mirza Apresiasi Kinerja Polda Lampung

Berita Terbaru

BANDAR LAMPUNG

PWI Lampung Gandeng MPAL Siapkan Ikon HPN dan Porwanas 2027

Rabu, 13 Mei 2026 - 23:21 WIB

BANDAR LAMPUNG

Tak Beri Santunan Kematian, PT Taspen Beri Alasan Tidak Jelas

Rabu, 13 Mei 2026 - 20:13 WIB