LAMPUNGCORNER.COM Pringsewu – Pemerintah Kabupaten Pringsewu gelar kegiatan Expo 2023 dengan mengangkat tema ‘Optimis Bangkit Bersama’. Hal ini disampaikan Pj. Bupati Adi Erlansyah pada Press Conference pelaksanaan kegiatan expo di aula utama Kantor bupati setempat, Jum’at (16/06/23).
Expo kali ini merupakan rangkaian dari kegiatan HUT Pringsewu ke – 14, yang seyogyanya dilaksanakan pada bulan April 2023 yang telah lalu. Mundurnya kegiatan dikarenakan berbarengan dengan datangnya bulan suci ramadhan dan idul fitri 1444 H.
Dalam sambutannya Adi Erlansyah mengatakan, tujuan utama dari kegiatan expo ini adalah untuk membangkitkan kembali ekonomi masyarakat pasca pandemi covid 19.
“Expo kali ini sebagai keseriusan pemerintah daerah mendukung kemajuan dan mengoptimalisasikan UMKM untuk lebih berkembang lagi kedepan”, ucapnya.
Adi menambahkan, pemerintah daerah perlu memfasilitasi kegiatan UMKM yang mempunyai begitu banyak produk unggulan yang belum terakomodir selama ini. Pelaku UMKM harus dapat perhatian dan pembinaan dari pemerintah daerah.
“Dengan menggaet mitra kerja, baik itu pemerintah, perbankkan ataupun pihak swasta lainnya untuk dapat bersama-sama mendukung dan membantu terwujudnya kebangkitan UMKM”, ungkapnya.
Pj. Bupati menjelaskan, kegiatan expo 2023 ini menelan biaya 630 juta rupiah yang bersumber dari APBD 2023, dan akan berlangsung dari 16 Juni hingga 22 Juni 2023 mendatang. Dibuka mulai pukul 16.00 hingga 22.00 wib setiap harinya.
“Untuk seluruh masyarakat pringsewu diharapkan bisa ikut berpartisipasi dan berbelanja di gelaran Expo ini. Ada 190 UMKM yang ikut serta dan disediakannya wahana tempat bermain anak”, jelasnya.
Senada dengan itu, Maskur selaku Ketua Panitia Pelaksanaan Pringsewu Expo 2023 mengatakan kegiatan expo ini merupakan ajang promosi produk-produk UMKM yang ada di pringsewu, sekaligus sebagai media informasi bagi masyarakat terkait dengan program pemerintah melalui stand-stand OPD yang ada.
“Nantinya sebagai tolak ukur keberhasilan dari penyelenggaraan expo, tentunya dapat dilihat dari omzet penjualan dan daya beli masyarakat terhadap produk UMKM yang ada, untuk progres jangka pendeknya. Untuk progres jangka panjangnya diharapkan akan ada order atau pesanan-pesanan terhadap produk UMKM yang digelar pada expo ini”, paparnya.
Lanjut Maskur, ada 30 stand carnavil untuk OPD, TNI, Polri, Kecamatan dan 30 stand konvensional yang ikut berpertisipasi pada kegiatan ini. Pada hari Kamis tanggal 22 Juni 2023 akan ada pawai budaya dan kreativitas dari komunitas yang ada di pringsewu dengan rute seputar pemda pringsewu.
“Rencana awal pawai budaya akan digelar di jalan Sudirman, tapi terkendala dengan proses perizinan dan berbagai pertimbangan. Karena akan menimbulkan kemacetan panjang dengan durasi sekitar 3 sampai 4 jam, dan kemacetan itu akan teepantau secara online oleh pusat, akhirnya kita geser ke area pemda”, tegasnya.
(Wahyu)

Jurnalis Lampungcorner.com Kabupaten Pringsewu









