Wamen Viva Yoga Lepas Transmigran Indonesia, Total Seluruh Peserta 45 KK

- Jurnalis

Selasa, 16 Desember 2025 - 17:27 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lampungcorner.com, Bandar Lampung – Wakil Menteri Transmigrasi Viva Yoga Mauladi melakukan pelepasan 45 kepala keluarga (KK) peserta Program Trans Karya Nusantara Kementerian Transmigrasi Tahun 2025 di Halaman Balai Keratun, Kompleks Kantor Gubernur Lampung, Selasa (16/12/2025).

Sebanyak 45 KK yang dilepas secara langsung berasal dari empat provinsi, yakni Lampung, Banten, DKI Jakarta, dan Jawa Barat. Selain itu, pada kesempatan yang sama juga dilakukan pelepasan transmigran secara virtual dari Provinsi Jawa Tengah dan Jawa Timur dengan jumlah 35 KK.

Dari Provinsi Lampung sendiri, tercatat sebanyak 10 KK atau 33 jiwa yang mengikuti program tersebut.

Wakil Menteri Transmigrasi, Viva Yoga Mauladi, mengatakan bahwa Lampung dipilih sebagai lokasi pelepasan transmigran karena memiliki nilai sejarah penting dalam program transmigrasi nasional.

Menurutnya, Lampung merupakan contoh keberhasilan transmigrasi dalam memperkuat keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

“Beragam suku, adat, budaya, dan agama hidup berdampingan dengan masyarakat lokal di Lampung. Jadi perbedaan itu tidak dijadikan sebagai bagian dari konflik sosial, tapi justru untuk menyatukan rasa kebangsaan Indonesia dan itu tercermin di Provinsi Lampung,” ujar Viva Yoga.

Ia menambahkan, meskipun masyarakat Lampung berasal dari latar belakang yang berbeda, mereka mampu hidup rukun, berdampingan, dan saling bertoleransi. “Itulah wajah Lampung,” katanya.

Viva Yoga juga menuturkan bahwa Lampung saat ini tidak lagi menjadi daerah tujuan transmigrasi, melainkan telah berkembang menjadi daerah asal transmigrasi.

Baca Juga :  Gubernur Mirza Torehkan Prestasi Nasional, Raih Penghargaan Pemimpin Daerah Inspiratif Sektor Pertanian

“Jadi ini membuktikan bahwa pembangunan di Provinsi Lampung sudah maju dan berkembang,” ujarnya.

Viva menyebut program transmigrasi ini berorientasi pada peningkatan pendapatan dan kesejahteraan masyarakat.

“Peserta transmigrasi mendapatkan rumah dan lahan garapan,” katanya.

Ia menegaskan bahwa program transmigran sejalan dengan Asta Cita Presiden Prabowo Subianto, khususnya dalam mendorong terbentuknya pusat-pusat pertumbuhan ekonomi baru.

Sementara itu, Direktur Jenderal Pembangunan dan Pengembangan Kawasan Transmigrasi, Sigit Mustofa Nurudin, dalam laporannya menyampaikan bahwa pada 14 Desember 2025 lalu juga telah dilakukan pelepasan transmigran asal Daerah Istimewa Yogyakarta sebanyak 15 KK.

Dengan demikian, total peserta Program Trans Karya Nusantara Tahun 2025 mencapai 95 KK.

Ia menjelaskan, lokasi penempatan transmigran tahun ini tersebar di empat daerah, yakni Kabupaten Sidenreng Rappang, Provinsi Sulawesi Selatan; Kabupaten Poso, Provinsi Sulawesi Tengah; Kabupaten Polewali Mandar, Provinsi Sulawesi Barat; serta Kabupaten Halmahera Tengah, Provinsi Maluku Utara.

Program Trans Karya Nusantara merupakan implementasi dari program 5T atau lima program unggulan Kementerian Transmigrasi yang bertujuan mempercepat pembangunan kawasan transmigrasi sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Sekretaris Daerah Provinsi Lampung, Marindo Kurniawan, menyampaikan bahwa program transmigrasi bukan sekadar perpindahan tempat tinggal atau administrasi kependudukan, melainkan sebuah langkah berani untuk memulai kehidupan baru sekaligus berkontribusi dalam pembangunan bangsa.

Baca Juga :  Petani di Lamtim Curhat Soal Harga Singkong hingga Jalan Rusak, Wapres Gibran Siapkan Solusi

“Melalui program ini, wilayah-wilayah baru tumbuh, kesempatan kerja terbuka, dan kehidupan yang lebih layak dapat diraih,” ujar Marindo.

Ia menjelaskan bahwa tujuan utama transmigrasi adalah menciptakan pemerataan pembangunan agar seluruh daerah memiliki peluang yang sama untuk maju.

Menurutnya, Provinsi Lampung merupakan contoh nyata keberhasilan program transmigrasi, yang sejak lama menjadi rumah bagi masyarakat dengan beragam latar belakang.

“Dari keberagaman itu tumbuh masyarakat yang rukun, pekerja keras, dan terbiasa saling menghargai perbedaan,” katanya.

Marindo menambahkan, program transmigrasi memberikan kesempatan yang adil bagi masyarakat untuk membangun kehidupan yang lebih mandiri dan sejahtera.

Dari kawasan transmigrasi, diharapkan lahir masyarakat yang produktif, saling mendukung, serta mampu menjadi penggerak pembangunan daerah.

Kepada para calon transmigran, Marindo berpesan agar menjaga kesehatan dan keselamatan selama perjalanan, serta membangun kebersamaan dengan sesama warga dan masyarakat setempat.

“Di tempat yang baru, tetangga adalah keluarga terdekat. Jadikan transmigrasi ini sebagai perjalanan bersama. Pemerintah mendampingi, masyarakat mendukung, dan Bapak Ibu menjadi pelaku utamanya,” tuturnya.

Ia berharap langkah yang diambil para transmigran menjadi awal kehidupan yang lebih baik, lebih sejahtera, dan penuh keberkahan. (*)

Berita Terkait

Seleksi Rampung, Ini Daftar Wakil Lampung di Cabor Karaoke Porwanas 2027
Optimisme Tinggi! Yuhadi Sebut Atlet Karaoke PWI Lampung Siap Sapu Bersih 6 Emas di Porwanas 2027
Target Enam Emas, PWI Lampung Mulai Seleksi Atlet Karaoke Porwanas 2027
HUT ke-27 PP Polri, Gubernur Tekankan Peran Purnawirawan Jaga Kondusivitas
Pendapatan APBD Perubahan Lampung 2026 Turun Rp19,6 Miliar
DPRD Kota Bandar Lampung akan Sidak Kafe dan Resto Minim Lahan Parkir
MTsN 2 Pesawaran Tuan Rumah Peringatan Hari Anak Nasional 2026
Danbrigif 4 Mar/BS Perkuat Kolaborasi Pertahanan Melalui Audiensi kepada Pangdam XXI/RI
Berita ini 29 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 09:38 WIB

Seleksi Rampung, Ini Daftar Wakil Lampung di Cabor Karaoke Porwanas 2027

Jumat, 31 Juli 2026 - 20:34 WIB

Optimisme Tinggi! Yuhadi Sebut Atlet Karaoke PWI Lampung Siap Sapu Bersih 6 Emas di Porwanas 2027

Jumat, 31 Juli 2026 - 20:12 WIB

Target Enam Emas, PWI Lampung Mulai Seleksi Atlet Karaoke Porwanas 2027

Kamis, 30 Juli 2026 - 21:07 WIB

Pendapatan APBD Perubahan Lampung 2026 Turun Rp19,6 Miliar

Kamis, 30 Juli 2026 - 21:04 WIB

DPRD Kota Bandar Lampung akan Sidak Kafe dan Resto Minim Lahan Parkir

Berita Terbaru