Waspada! Gempa Bumi di Atas 8 SR Intai Wilayah Selatan Jawa

- Jurnalis

Senin, 24 Mei 2021 - 17:41 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala BMKG Stasiun Geofisika Malang, Ma'muri saat menunjukkan data gempa bumi, Senin (24/5/2021). FOTO: RILIS.ID/Imron Hakiki

Kepala BMKG Stasiun Geofisika Malang, Ma'muri saat menunjukkan data gempa bumi, Senin (24/5/2021). FOTO: RILIS.ID/Imron Hakiki

LAMPUNGCORNER.COM, MalangMasyarakat di Pulau Jawa, khususnya Jawa Timur patut selalu waspada. Pasalnya, Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Geofisika Malang menyebut adanya potensi gempa bumi berkekuatan di atas 8 skala ritcher (SR) di Selatan Jawa.

“Banyak ilmuan mengatakan, bahwa potensi gempa bumi di atas 8 Skala Ritcher (SR) itu memang ada. Sebab, secara umum wilayah Selatan Jawa itu masuk dalam zona subduksi,” jelas Kepala BMKG Stasiun Geofisika Malang, Ma’muri, dilansir dari rilis.id (group lampungcorner.com), Senin (24/5/2021).

Namun, mudah-mudahan potensi gempa bumi sebesar itu tidak sampai terjadi. Sebab, menurut Ma’muri apabila gempa bumi kecil kerap terjadi, maka bisa menguntungkan masyarakat.

“Dengan adanya gempa bumi kecil-kecil itu bisa mengurangi energi gempa dahsyat yang tersimpan,” tuturnya.

Baca Juga :  Gubernur Mirza Raih Penghargaan Tokoh Penggerak Ekonomi Agrikultur dan Ketahanan Pangan Nasional 2026

Adapun total gempa bumi di Jawa Timur sejak Januari hingga Mei per tanggal 24 ini tercatat sudah ada 330 kali gempa bumi, dan mayoritas terjadi di wilayah laut selatan.

“Dari sekian jumlah gempa bumi itu, gempa bumi paling besar yang terjadi yakni pada 10 April dan 21 Mei lalu,” ujarnya.

Sementara itu, dibandingkan tahun 2020 lalu, Ma’muri memprediksi akan terjadi peningkatan signifikan aktivitas lempeng Indo-Australia terhadap lempeng Eurasia tersebut. Sebab, terhitung pada tahun 2020 lalu selama kurun satu tahun telah terjadi 526 kali gempa bumi.

“Sekarang belum setengah tahun sudah ada 330 kejadian, ini adalah bukti adanya peningkatan aktivitas lempeng di Selatan Jatim,” tegasnya.

Atas dasar itu, kemampuan bangunan yang tahan gempa bumi harus dipertimbangkan betul. Apalagi adanya potensi gempa bumi di atas 8 SR itu.

Baca Juga :  Ratusan Petugas Kebersihan Belum Digaji, Komisi III DPRD Bandar Lampung Angkat Bicara

Bangunan tahan gempa tersebut, yakni bangunan yang didesain sedemikian rupa saling mengikat agar saat di goyang tidak roboh.

“Secara umum, bangunan yang tahan gempa bumi adalah bangunan yang diikat slup besi di setiap sudutnya. Sehingga ketika terjadi getaran akan saling mempertahankan,” beber Ma’muri.

Terbukti, berdasarkan survey internal BMKG, rata-rata bangunan yang terdampak gempa bumi pada 10 April dan 21 Mei lalu adalah bangunan tua dan tidak tahan gempa bumi.

“Ya, rata-rata bangunan yang roboh akibat gempa bumi lalu akibat konstruksi bengunan tidak kuat dan bangunan tua,” pungkasnya. (*)

Red

Berita Terkait

Gelar Diskusi Olahraga, PWI Lampung Matangkan Kesiapan Porwanas 2027
Transformasi Digital Kemenag, Akses Informasi Publik Makin Mudah
Sah! Lampung Resmi Jadi Tuan Rumah HPN dan Porwanas 2027
Gubernur Mirza Raih Penghargaan Tokoh Penggerak Ekonomi Agrikultur dan Ketahanan Pangan Nasional 2026
Pemprov Lampung Matangkan Kesiapan Jadi Tuan Rumah PON XXIII Tahun 2032
Lampung Catatkan Rekor Inflasi Terendah Nasional, Pemprov Perkuat Kendali Harga Usai Lebaran 2026
Pemprov Lampung Percepat Pembebasan Lahan Sport Center, Kejar Target PON 2032
Upacara HUT ke-62, Wagub Jihan Tegaskan Arah Lampung Maju dan Mandiri Ekonomi
Berita ini 165 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 29 April 2026 - 18:31 WIB

Gelar Diskusi Olahraga, PWI Lampung Matangkan Kesiapan Porwanas 2027

Kamis, 23 April 2026 - 19:27 WIB

Transformasi Digital Kemenag, Akses Informasi Publik Makin Mudah

Rabu, 22 April 2026 - 20:31 WIB

Sah! Lampung Resmi Jadi Tuan Rumah HPN dan Porwanas 2027

Jumat, 17 April 2026 - 22:16 WIB

Gubernur Mirza Raih Penghargaan Tokoh Penggerak Ekonomi Agrikultur dan Ketahanan Pangan Nasional 2026

Kamis, 16 April 2026 - 14:36 WIB

Pemprov Lampung Matangkan Kesiapan Jadi Tuan Rumah PON XXIII Tahun 2032

Berita Terbaru

LAMPUNG SELATAN

Pimpin APINDO Lamsel, Fikry Dorong Sinergi Pengusaha dan Pemerintah

Rabu, 29 Apr 2026 - 20:20 WIB

BANDAR LAMPUNG

Gelar Diskusi Olahraga, PWI Lampung Matangkan Kesiapan Porwanas 2027

Rabu, 29 Apr 2026 - 18:31 WIB