Waspada, Selama 2021 Terdapat 571 Kasus DBD di Bandarlampung

- Jurnalis

Senin, 3 Januari 2022 - 17:11 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Plt Kepala Dinas Kesehatan Bandarlampung, Desti Megaputri, Senin (3/2/2022). Foto: Sulaiman

Plt Kepala Dinas Kesehatan Bandarlampung, Desti Megaputri, Senin (3/2/2022). Foto: Sulaiman

LAMPUNGCORNER.COM, Bandarlampung — Selain Covid-19, Pemerintah Kota (Pemkot) Bandarlampung meminta masyarakat mewaspadai Demam Berdarah Dengue (DBD).

Pelaksana tugas Kepala Dinas Kesehatan (Plt Kadiskes) Kota Bandarlampung, Desti Mega Putri, mengatakan pihaknya telah melakukan berbagai upaya untuk mengantisipasi DBD di tengah pandemi.

Misalnya, pengasapan terfokus (fogging focus) massal mulai 10-24 Desember 2021 di 208 titik di Bandarlampung.

“Selain itu kita juga memberantas sarang nyamuk di tempat-tempat penampungan air. Masyarakat harus waspada karena nyamuk DBD ini berada di air bersih,” ungkapnya, Senin (3/2/2021).

Baca Juga :  Petani di Lamtim Curhat Soal Harga Singkong hingga Jalan Rusak, Wapres Gibran Siapkan Solusi

Desti menjelaskan pada tahun 2021 ditemukan sedikitnya 571 kasus DBD di Bandarlampung. Jumlah tersebut menurun dari tahun 2020 yakni 1.048 kasus.

Tetapi, terdapat perubahan dalam puncak kasusnya. Jika pada 2020 di bulan Februari, untuk 2021 puncaknya November dan Desember.

Baca Juga :  Bekali Kalapas dan Karutan Hadapi Media Secara Profesional, Kakanwil Ditjenpas Lampung Gandeng PWI

“Harapan kita, Januari-Februari 2022 ini tidak ada DBD. Meski demikian, masyarakat harus tetap waspada,” ingat dia.

Terpisah, Wali Kota Bandarlampung Eva Dwiana meminta ketua RT, lurah, dan kepala lingkungan segera melapor apabila terdapat kasus DBD di tempatnya.

Fogging harus dilakukan di daerah yang terdapat kasus DBD,” tegasnya. (*)

Red

Berita Terkait

Bupati Novriwan Jaya Dorong Batik Tubaba Jadi Identitas dan Penggerak Ekonomi Kreatif
Bimtek SIPD-RI, Pemkab Tubaba Perkuat Tata Kelola Keuangan Daerah Berbasis Digital
Bupati Novriwan Dorong Zakat dan KUR Super Mikro Jadi Penggerak Ekonomi Warga Tubaba
Pendamping Sosial Apresiasi dan Dukung GERCEP Kecamatan Tegineneng
Lewat GERCEP, Kecamatan Tegineneng Percepat Penanganan Warga Rentan
Transparansi Keuangan Pringsewu, BPKAD Rilis Update Posisi RKUD, Saldo Kas Capai Rp20 Miliar, Zero Belanja Tak Terduga
Merajut Transparansi, Menghadirkan Solusi, Satu Tahun Kepemimpinan Olpin Putra di BPKAD Pringsewu
Bupati Novriwan Jaya Dorong Batik Ecoprint Pranan Dita Tembus Pasar Lebih Luas
Berita ini 139 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 26 Agustus 2026 - 20:39 WIB

Bupati Novriwan Jaya Dorong Batik Tubaba Jadi Identitas dan Penggerak Ekonomi Kreatif

Rabu, 26 Agustus 2026 - 20:16 WIB

Bimtek SIPD-RI, Pemkab Tubaba Perkuat Tata Kelola Keuangan Daerah Berbasis Digital

Rabu, 26 Agustus 2026 - 20:03 WIB

Bupati Novriwan Dorong Zakat dan KUR Super Mikro Jadi Penggerak Ekonomi Warga Tubaba

Selasa, 25 Agustus 2026 - 19:11 WIB

Pendamping Sosial Apresiasi dan Dukung GERCEP Kecamatan Tegineneng

Selasa, 25 Agustus 2026 - 18:36 WIB

Lewat GERCEP, Kecamatan Tegineneng Percepat Penanganan Warga Rentan

Berita Terbaru