Dalam 20 Hari, Polrestabes Semarang Tangkap 16 Pengedar dan 13 Pemakai Narkoba

- Jurnalis

Selasa, 8 Maret 2022 - 18:34 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jumpa pers operasi Bersinar Candi 2022 yang digelar di Mapolrestabes Semarang. Foto: Intan Alliva/kumparan

Jumpa pers operasi Bersinar Candi 2022 yang digelar di Mapolrestabes Semarang. Foto: Intan Alliva/kumparan

LAMPUNGCORNER.COM, Kepolisian Resor Kota Besar (Polrestabes) Semarang menangkap 29 pelaku penyalahgunaan narkoba dalam Operasi Bersinar Candi 2022 yang digelar sejak 9 hingga 28 Februari 2022.

Kasat Resnarkoba Polrestabes Semarang Kompol Aris Dwi Cahyanto mengatakan, dari jumlah itu, 16 tersangka merupakan pengedar narkoba dan 13 lainnya merupakan pengguna barang haram tersebut.

“Selama Operasi Bersinar Candi 2022 yang dilaksanakan selama 20 hari kita melaksanakan kegiatan sesuai dengan target operasi sebanyak 9 kasus. Dan kami melebihi target berhasil 15 TO dan 5 non-TO. Total ada 20 kasus,” ujar Aris di Mapolrestabes Semarang, Selasa (8/3).

Ia mengatakan, dari 20 kasus ini terbanyak merupakan penyalahgunaan narkoba jenis sabu dan tembakau sintetis.

Baca Juga :  Ratusan Personel Kawal Laga Bhayangkara Presisi Lampung FC vs Madura United FC

“Dari tangan pelaku, kami menyita barang bukti berupa 64,04 sabu dan 6,04 tembakau sintesis. Bukti yang paling banyak 10 gram sabu dari Polsek Semarang Barat,” jelas dia.

Dalam operasi kali ini, pihaknya gencar melakukan razia mulai dari tempat hiburan, terminal bus, bandara hingga pelabuhan Tanjung Emas.

“Kami aktif melakukan razia atau operasi di tempat hiburan, terminal bus, bandara dan pelabuhan Tanjung Mas. Kami juga melakukan penyuluhan tentang bahaya narkoba kepada masyarakat,” imbuh Aris.

Salah satu pelaku, Ahmad Syaeidul mengaku menjual tembakau gorila atau tembakau sintetis melalui media sosial. Pekerjaan ini telah ia lakoni selama empat bulan.

Baca Juga :  Asik Snorkeling, Wisatawan Tewas di Pulau Pahawang

“Saya jual online lewat instagram. Pembelinya banyak yang mahasiswa dari mana-mana random saja. Saya jual Rp 150.00 per paket. Dapat barangnya dari Klaten,” ucap Syaeidul.

Sementara, salah satu pelaku lainnya, Nur Efendi mengatakan dari pekerjaannya sebagai kurir sabu ia mendapatkan upah sebesar Rp 800 ribu.

“Saya jadi kurir sudah 1 bulan di daerah Semarang Utara. Sudah 8 gram yang saya jual, dapat upah Rp 800 ribu karena 1 gramnya dibayar Rp 100.000,” kata Efendi.

 

Red

Berita Terkait

Ungkap Kasus TPPO Anak Dibawah Umur, Gubernur Mirza Apresiasi Kinerja Polda Lampung
Polda Lampung Batasi Akses Keluar Daerah, Upaya Buru Pelaku Penembakan Bripka Arya
Berawal dari Motor Tanpa Pelat, Anggota Satlantas Ringkus Terduga Pelaku Curanmor Viral di Lampura
Menteri Imipas Tegaskan Zero HP dan Narkoba di Lapas dan Rutan, Oknum Petugas Terlibat Akan Dipidanakan
Puluhan Personel Polresta Bandar Lampung Amankan Aksi Unjuk Rasa di Pemkot
Ratusan Personel Kawal Laga Bhayangkara Presisi Lampung FC vs Madura United FC
Hitungan Jam! Pencuri Motor Diringkus Anggota Polsek Bumi Waras
Perangi HALINAR, Rutan Kelas IIB Kotabumi Gelar Razia Besar dan Ikrar Bersama
Berita ini 95 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 12 Mei 2026 - 21:39 WIB

Ungkap Kasus TPPO Anak Dibawah Umur, Gubernur Mirza Apresiasi Kinerja Polda Lampung

Selasa, 12 Mei 2026 - 20:18 WIB

Polda Lampung Batasi Akses Keluar Daerah, Upaya Buru Pelaku Penembakan Bripka Arya

Selasa, 12 Mei 2026 - 18:46 WIB

Berawal dari Motor Tanpa Pelat, Anggota Satlantas Ringkus Terduga Pelaku Curanmor Viral di Lampura

Selasa, 12 Mei 2026 - 09:26 WIB

Menteri Imipas Tegaskan Zero HP dan Narkoba di Lapas dan Rutan, Oknum Petugas Terlibat Akan Dipidanakan

Senin, 11 Mei 2026 - 20:56 WIB

Puluhan Personel Polresta Bandar Lampung Amankan Aksi Unjuk Rasa di Pemkot

Berita Terbaru

BANDAR LAMPUNG

PWI Lampung Gandeng MPAL Siapkan Ikon HPN dan Porwanas 2027

Rabu, 13 Mei 2026 - 23:21 WIB