LAMPUNGCORNER.COM, Waykanan — Polres Waykanan membentuk Satuan Tugas (Satgas) Anti Begal, yang dikomandoi Kasatreskrim AKP Andre Try Putra.
“Anggotanya adalah seluruh personel Polres Waykanan dan Polsek jajaran,” ujar kapolres AKBP Teddy Rachesna di halaman mapolres setempat, Rabu (20/4/2022).
Teddy berharap para anggota satgas masing-masing punya tekad untuk mengungkap kasus.
Tidak hanya begal, namun juga kejahatan lain yang belum terungkap.
“Jangan hanya seragamnya yang bagus dan gondrong rambutnya biar terlihat buser,” paparnya.
Buser adalah akronim dari buru dan sergap, sebuah unit di kepolisian yang bertugas membasmi kriminalitas.
Menurut kapolres, wilayah yang menjadi titik rawan begal berada di kecamatan yang dekat perbatasan kabupaten lain.
“Nantinya tim ini akan menyebar di titik tersebut dan kita juga akan tempatkan perwakilan personel yang mempunyai keahlian menembak untuk dijadikan sniper (penembak jitu),” paparnya.
Kapolres menyatakan pihaknya tidak akan segan-segan menindak tegas pelaku kriminalitas yang meresahkan atau membahayakan masyarakat.
Bahkan di Lampung jika ada begal yang terbunuh oleh korban karena membela diri, tidak akan diproses hukum. Justru akan diberikan penghargaan oleh kapolda.
“Untuk anggota yang dapat mengungkap begal akan mendapat penghargaan langsung dari saya,” pungkas kapolres. (*)
Red









