LAMPUNGCORNER.COM, Tulangbawang Barat – Wakil Ketua I DPRD Kabupaten Tulangbawang Barat (Tubaba), mendukung langkah tegas pemerintah untuk berhentikan oknum Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang kedapatan memakai narkoba.
Baca Juga: Pegawai Inspektorat Tubaba Diduga Konsumsi Sabu, Kepala Inspektorat: Pecat Permanen
Demikian diungkapkan Wakil Ketua I DPRD Tubaba Busroni, didampingi Ketua Komisi III Paisol, meminta pihak Kepolisian agar dapat melakukan tes urine terhadap seluruh Pegawai di lingkungan Pemerintah setempat.
Hal tersebut menyusul setelah adanya penangkapan terhadap salah satu oknum PNS inisial Fs (34) oleh pihak kepolisian yang diduga menggunakan Narkoba.
“Jika memang dia (FS) benar-benar terindikasi Narkoba dan ditetapkan tersangka oleh pihak Kepolisian, maka dia harus diberhentikan dari PNS. Karena dia memberi contoh yang tidak baik kepada masyarakat, apalagi dia seorang Pegawai,” tegas Paisol.
Selain itu kata dia, jika dilihat dari Barang Bukti yang ditemukan oleh pihak kepolisian, bisa saja dia bukan hanya pengguna, tetapi mungkin diduga ikut mengedarkan.
“Dengan tertangkapnya salah satu PNS di Tubaba ini, tidak menutup kemungkinan juga ada banyak PNS lain yang terkena atau terlibat Narkoba,” benernya.
Karena itu kami dari DPRD Tubaba meminta agar PJ Bupati dan Kapolres dapat melakukan tes urine terhadap semua ASN di Tubaba dalam waktu dekat mendatang.
“Ini sangat membahayakan bagi Tubaba, sehingga harus ditangani serius Narkoba ini, jika ada lagi ditemukan PNS positif Narkoba langsung diamankan,” tegasnya.
Menanggapi itu, Kapolres Tubaba, AKBP. Sunhot P Silalahi menjelaskan, penangkapan terhadap oknum PNS tersebut memang benar dan telah diamankan di Polres.
“Sebagai upaya pencegahan, kita bisa saja melakukan tes urine terhadap seluruh Pegawai dan Pejabat di Tubaba, nanti kita akan bekerjasama dengan Pemda, untuk memastikan lingkungan Pemerintahan yang bersih dan bebas dari Narkoba,” pungkasnya (*)
(drn)









