Keterbatasan Biaya, Alumnus SMAN 3 Terpaksa Tunda Kuliah di Kanada

- Jurnalis

Selasa, 13 April 2021 - 09:47 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Olivina Maskan (dua dari kiri) saat menerima penghargaan siswi berprestasi SMAN 3 Bandarlampung. FOTO: DOKUMEN PRIBADI

Olivina Maskan (dua dari kiri) saat menerima penghargaan siswi berprestasi SMAN 3 Bandarlampung. FOTO: DOKUMEN PRIBADI

Senang sekaligus sedih. Begitulah yang dirasakan siswi SMA Negeri (SMAN) 3 Bandarlampung, Olivina Maskan.

Ia menerima undangan untuk kuliah di University of Toronto (UofT), Ontario, Kanada.

Namun karena keterbatasan biaya, ia terpaksa menunda keinginannya melanjutkan pendidikan di universitas tersebut.

Ayah Olivina Maskan, Ronal Rian, mengatakan pendidikan ke luar negeri membutuhkan biaya tidak sedikit.

Ia memperkirakan butuh uang sekitar Rp850 juta per tahun atau hingga lulus Rp2,6 miliar.

Ronal mengaku, Oliv –sapaan akrab anaknya, mendapatkan jalur undangan dari UofT. Sehingga bersifat prinsipal (biaya mandiri) atau bukan beasiswa penuh (full funding).

Baca Juga :  Dulu Satu Jam Kini Lima Menit, Jalan Rawa Jitu-Umbul Mesir Ubah Wajah Distribusi Pertanian Tulang Bawang

Pihak universitas memang menyediakan beasiswa bagi siswa berprestasi. Tapi besarannya hanya Rp30-80 juta per tahun.

Sebab itu, ia bersama anaknya akan berusaha mencari donasi dan beasiswa dari berbagai pihak di dalam maupun luar Lampung.

“Kita mencari donasi seperti ke dinas-dinas dan kepala daerah di dalam dan luar Lampung. Sudah di-list untuk pengajuan proposal,” ungkap Ronal, Senin (12/4/2021).

Selain itu, Olivin juga sudah membuka akun melalui aplikasi “Sosial Bas” untuk menggalang donasi dan mencari informasi dari berbagai temannya yang terlebih dahulu melanjutkan S1 di luar negeri.

Baca Juga :  Hama Tikus Serang Ratusan Hektar Sawah di Pesawaran, Petani Terancam Gagal Panen

Saat ini, Ronal telah membayar uang pendaftaran sekitar Rp12 juta di University of Toronto.

“Alhamdulillah kita sudah bayar. Sebenarnya Februari kemarin undangannya,” ucap dia.

Menurut Ronal, anaknya tersebut menerima dua undangan yakni dari UofT dan University Of Oregon.

Namun gadis ini lebih tertarik UofT karena membidik jurusan Communication, Culture, Information, and Technology (CCIT).

“Ini jurusan yang masih langka, belum banyak yang mengambilnya,” pungkas dia. (*)

 

redaksi

Berita Terkait

Bidik 10 Ribu Peserta Kick Off, Tim Humas HPN-Porwanas Perkuat Strategi Medsos
149 Kebakaran di Bandar Lampung, Kerugian Tembus Rp1,75 Miliar
Listrik Masih Jadi Biang Kebakaran di Bandar Lampung, 149 Kasus Terjadi di 2026
Tekan Angka Putus Sekolah, Disdikbud Lampung Buka Pendaftaran SMA Terbuka di 15 Kabupaten/Kota, Dibuka Hingga 13 Agustus, Bebas Usia 15-21 Tahun
LPK Jadi Gerbang, 193 Lulusan Lampung Dibekali Skill ke Jepang
Polres Lampura Gandeng Dinas Pendidikan Perkuat Pencegahan Bullying di Sekolah
Lampung Jadi Tuan Rumah HPN dan Porwanas 2027, Wali Kota Eva Dwiana Nyatakan Dukungan Penuh
Viral! Guru Non-ASN Kota Metro Tagih Kepastian, Enam Bulan Dirumahkan Tanpa Surat
Berita ini 1,826 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Selasa, 28 Juli 2026 - 08:21 WIB

Bidik 10 Ribu Peserta Kick Off, Tim Humas HPN-Porwanas Perkuat Strategi Medsos

Senin, 27 Juli 2026 - 19:04 WIB

149 Kebakaran di Bandar Lampung, Kerugian Tembus Rp1,75 Miliar

Senin, 27 Juli 2026 - 18:58 WIB

Listrik Masih Jadi Biang Kebakaran di Bandar Lampung, 149 Kasus Terjadi di 2026

Selasa, 21 Juli 2026 - 20:19 WIB

Tekan Angka Putus Sekolah, Disdikbud Lampung Buka Pendaftaran SMA Terbuka di 15 Kabupaten/Kota, Dibuka Hingga 13 Agustus, Bebas Usia 15-21 Tahun

Selasa, 21 Juli 2026 - 15:50 WIB

LPK Jadi Gerbang, 193 Lulusan Lampung Dibekali Skill ke Jepang

Berita Terbaru