LAMPUNGCORNER.COM, WAYKANAN — Dunia pendidikan Kabupaten Waykanan berduka dan mendapat malu yang sangat besar karena aksi bejat oknum guru yang tega cabuli 5 orang muridnya.
Hal itu diungkap langsung oleh Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Waykanan. Machiavelli Herman Tarmizi, Selasa (11/10/2022).
Ia mengatakan tindakan Darni (53), yang merudapaksa murid Kelas 3 SD itu sudah mencoreng instansi dan membuat duka dunia pendidikan di Kabupaten Waykanan, bahkan Indonesia.
“Ini benar-benar duka insan pendidikan, khususnya pendidikan Waykanan. Karena disayangkan, pelaku oknum guru, sekaligus sebagai wali kelas yang harusnya melindungi justru jadi predator bagi siswinya sendiri yang masih di bawah umur,” jelasnya.
Atas kejadian itu Velli menyerahkan sepenuhnya proses hukum terhadap pelaku kepada Aparat Penegak Hukum.
“Kita serahkan sepenuhnya proses hukum ke polisi. Kami atas nama Pemerintah Kabupaten Waykanan, dalam hal ini Dinas Pendidikan, mendukung sepenuhnya Aparat Penegak Hukum dalam kasus ini,” katanya.
Pelaku itu guru yang telah mengabdikan diri sebagai PNS Selama 11 tahun. Sebelumnya, pelaku adalah tenaga honorer guru.
Ditanya tentang status PNS dan guru pelaku diduga telah melakukan pencabulan terhadap muridnya. Velli menunggu putusan pengadilan.
Diketahui sebelumnya, terjadi pencabulan disalah satu sekolah yang berada di Kecamatan Gunung Labuhan Kabupaten Waykanan. Dengan korban 5 orang siswi yang masih duduk di bangku kelas 3 (tiga) sekolah dasar.
Adapun pelaku diduga yang telah melakukan pencabulan yakni Darni (56) berdomisili di Kecamatan Gunung Labuhan, Kabupaten Waykanan. Yang saat ini telah diamankan oleh pihak kepolisian.(*)
Red









