LAMPUNGCORNER.COM, WAYKANAN — Warga Kampung Bonglai, Kecamatan Banjit, Kabupaten Waykanan, geger dengan adanya penemuan mayat bersimbah darah dipinggir jalan poros kampung setempat, Kamis (17/11/2022).
Mayat tersebut berjenis kelamin laki-laki, pertama kali ditemukan oleh Sadli, warga Kampung Bonglai saat akan pergi mengambil air nira.
Kapolsek Banjit Iptu Supriyanto membenarkan adanya penemuan mayat di wilayah Kecamatan Banjit oleh warga.
“Ya benar, telah ditemukan seorang mayat berjenis kelamin laki – laki dalam keadaan bersimbah darah. Diduga korban penganiayaan dengan menggunakan senjata tajam,” ujarnya.
Pertama kali identitas korban terungkap oleh Polisi diduga bernama Eko oleh seorang warga bernama Sadli pada hari Kamis 17 November 2022 Pukul 07.00 WIB yang pada saat itu ia sedang melintas di Jalan Poros Kampung Bonglai hendak mengambil air Nira.
Saat di lokasi tersebut, tanpa sengaja saksi melihat seorang laki-laki terlentang di pinggir jalan di dekat kebun kopi bersimbah darah.
Setelah itu, Sadli memberhentikan saksi lainnya yakni Rohman, yang juga sedang melintas untuk menjual ikan, lalu Rohman memberitahukan via telepon kepada saksi Jawi dan melaporkan kejadian tersebut kepada Bhabinkamtibmas Kampung Bonglai.
Dari situ, petugas Polsek Banjit mendatangi TKP untuk melakukan olah TKP penemuan jasad pria dan berkoordinasi dengan UPT Puskesmas Banjit dengan didampingi Tim Indonesia Automatic Finger Print Indentification System (INAFIS) Satreskrim Polres Waykanan. Dari hasil pemeriksaan tim medis dan didampingi tim INAFIS, terdapat enam luka dibagikan tubuh korban, diduga akibat tusukan senjata tajam dan satu luka lecet di bagian lutut kiri.
Untuk barang bukti yang ditemukan di TKP berupa satu bilah pisau dalam keadaan bengkok, satu buah helm warna hitam bermotif warna silver, satu buah topi warna cream dan satu pasang sendal warna coklat.
Saat ini petugas masih mendalami kasus ini dengan mencatat keterangan saksi saksi di sekitar TKP untuk menyelediki kejadiannya adakah motif pembunuhannya atau karena hal lain.
Selanjutnya korban langsung dikirim ke Rumah Sakit Bhayangkara Polda Lampung untuk dilakukan autopsi.(*)
Red









