Nilai Ekspor Lampung Turun Rp424 Miliar dalam Sebulan, Ini Daftar Komoditas yang Terdampak

- Jurnalis

Senin, 3 Juli 2023 - 15:43 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi: rilislampung.id

Ilustrasi: rilislampung.id

LAMPUNGCORNER.COM, Bandarlampung — Nilai Ekspor Provinsi Lampung pada bulan Mei 2023 mengalami penurunan sebesar US$28,41 juta, atau setara Rp424 miliar (kurs 1 Dolar setara Rp15 ribu).

Nilai ekspor tersebut totalnya mencapai US$288,09 juta, sementara di bulan April mencapai US$316,50 juta, artinya ada penurunan 8,98 persen.

Berdasarkan keterangan Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Lampung, ada sepuluh golongan utama barang yang diekspor di bulan Mei.

Rinciannya yaitu lemak dan minyak hewan/nabati, kopi, teh, rempah-rempah, batu bara, olahan dari buah/sayuran, bubur kayu, ikan dan udang, sisa industri makanan, kayu, barang dari kayu, hasil penggilingan serta daging dan ikan olahan.

“Selama sebulan terakhir terjadi penurunan ekspor di sektor pertambangan dan lainnya sebesar 57,04 persen. Sedangkan industri pengolahan naik sebesar 2,28 persen, pertanian naik sebesar 108,45 persen,” jelas Koordinator Fungsi Statistik Distribusi BPS Provinsi Lampung, Riduan, Senin (3/7/2023).

Baca Juga :  Resmi! Ade Jona Prasetyo Terpilih Aklamasi di Munasi XVIII, Nahkoda Baru HIPMI 2026-2029

Secara rinci, penurunan ekspor ini terjadi pada empat golongan barang utama yaitu lemak dan minyak hewan/nabati 13,93 persen, batu bara 57,04 persen, bubur kayu/pulp 11,16 persen, kayu dan barang dari kayu 2,46 persen.

Sedangkan golongan barang yang mengalami peningkatan adalah kopi, teh, rempah-rempah 112,90 persen, olahan buah sayuran 10,93 persen.

Kemudian ikan dan udang naik 38,99 persen, ampas sisa industri makanan 17,67 persen, hasil penggilingan 212,58 persen, daging dan ikan olahan 100,48 persen.

“Negara utama tujuan ekspor Provinsi Lampung pada Mei 2023 adalah Amerika Serikat, Tiongkok, Pakistan, Vietnam, Belanda, Italia, Bangladesh, Jepang, India, dan Korea Selatan,” jelas Riduan.

Impor Naik Drastis 37,07 Persen

Nilai impor Provinsi Lampung di bulan Mei mengalami peningkatan sebesar US$48,07 juta atau naik 37,07 persen. Total nilai impornya mencapai US$177,77 juta.

Baca Juga :  Resmi Dilantik, DPW Gapembi Lampung Siap Kawal Program MBG

Dari sepuluh golongan barang impor utama, enam golongan barang mengalami peningkatan.

Rinciannya biji-bijian berminyak naik 1.810,96 persen, binatang

hidup naik 12,62 persen, gandum-ganduman naik 61,13 persen, besi dan baja naik 168,7 persen, berbagai produk kimia naik 135,89 persen, serta bahan kimia anorganik naik 34,68 persen.

Sedangkan golongan barang yang mengalami penurunan adalah ampas/sisa industry makanan turun 30,51 persen, pupuk turun 8,74 persen, mesin-mesin/pesawat mekanik turun 9,75 persen, serta bahan kimia organik turun 36,93 persen.

Negara pemasok barang impor terbanyak ke Lampung adalah Angola US$84,34 juta, AS US$22,08 juta, Australia US$16,63 juta dan Brazil US$12,59 juta.

Kemudian Thailand US$11,78 juta, Tiongkok US$7,63 juta, Singapura US$5,43 juta, Fed Russia US$4,92 juta, Taiwan US$3,58 juta dan Malaysia US$2,05 juta. (*)

Red

Berita Terkait

SIWO PWI Lampung Matangkan Persiapan Porwanas, Sistem Digital Siap Cegah Kecurangan Atlet
Pemprov Lampung Perkuat Dukungan untuk Petani, dari Teknologi hingga Pengendalian Hama
Hadiri Yudisium Fakultas Teknik Unila, Gubernur Mirza Ajak Lulusan Teknik Jadi Innovator Pembangunan Daerah
Kadis KPTPH Elvira: PHC Jadi Harapan Baru Petani Lampung Dalam Program Desaku Maju
Gubernur Mirza Tinjau Desa Wisata Budaya Marga Teluk, Dorong Pelestarian Budaya dan Penguatan Karakter
Pemprov Lampung Luncurkan Toko Tapis, Dorong UMKM Masuk Ekosistem Digital dan Perkuat Ekonomi Daerah
Gubernur Mirza Resmikan Jembatan Garuda di Kabupaten Mesuji, Realisasi Program Presiden Prabowo Subianto
Dulu Satu Jam Kini Lima Menit, Jalan Rawa Jitu-Umbul Mesir Ubah Wajah Distribusi Pertanian Tulang Bawang
Berita ini 116 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 26 Juni 2026 - 18:36 WIB

SIWO PWI Lampung Matangkan Persiapan Porwanas, Sistem Digital Siap Cegah Kecurangan Atlet

Kamis, 25 Juni 2026 - 23:23 WIB

Pemprov Lampung Perkuat Dukungan untuk Petani, dari Teknologi hingga Pengendalian Hama

Kamis, 25 Juni 2026 - 23:19 WIB

Hadiri Yudisium Fakultas Teknik Unila, Gubernur Mirza Ajak Lulusan Teknik Jadi Innovator Pembangunan Daerah

Kamis, 25 Juni 2026 - 23:14 WIB

Kadis KPTPH Elvira: PHC Jadi Harapan Baru Petani Lampung Dalam Program Desaku Maju

Kamis, 25 Juni 2026 - 23:09 WIB

Gubernur Mirza Tinjau Desa Wisata Budaya Marga Teluk, Dorong Pelestarian Budaya dan Penguatan Karakter

Berita Terbaru