LampungCorner.com, TUBABA – Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (Disnakeswan) Kabupaten Tulangbawang Barat (Tubaba), Provinsi Lampung, terus mendorong peningkatan pengetahuan dan keterampilan peternak dalam perbibitan ternak yang baik.
Salah satu upaya tersebut, adalah dengan menggelar kegiatan sekolah lapang perbibitan ternak ruminansia kepada masyarakat.
“Untuk sekolah lapang perbibitan ternak ruminansia tahun ini, kita pusatkan di Tiyuh (Desa) Totokaton, Kecamatan Batu Putih, yang dilaksanakan pada hari Selasa (20/2/2024) kemarin,” ujar Kepala Disnakkeswan Tubaba Nazaruddin melalui Kepala Bidang Perbibitan dan Produksi Ternak Devita kepada Lampung Corner, Rabu (21/02/2024).
Menurut Devita, kegiatan sekolah lapang merupakan wujud nyata dari komitmen pemerintah untuk memberikan pemahaman dan keterampilan kepada peternak dalam meningkatkan produksi dan produktivitas ternak.
“Kita mengundang 2 Narasumber, yaitu Gilang Setia Aji Wulandaru dari SMKN 1 Tulangbawang Tengah dan Heri Yusmargana dari SMKN 1 Pekalongan Lampung Timur, untuk memberikan materi tentang pakan ternak ruminansia, pembuatan complete feed, serta budidaya ternak ruminansia dengan pemilihan bibit dan manajemen kandang yang baik dan benar,” jelasnya.
Adapun peserta, lanjut Devita, terdiri dari Kelompok Tani Bina Tani dan Karang Taruna Dwi Karya Tiyuh Toton Katon, Inseminator Kabupaten Tubaba, serta perwakilan dari Disnakkeswan dengan total peserta sekitar 50 orang.
“Hewan ruminansia dengan proses pencernaan yang kompleks, menjadi fokus utama dalam kegiatan ini. Sebab, berbeda dengan hewan non-ruminansia (unggas) yang hanya memiliki pencernaan monogastrik, pembibitan ternak ruminansia memerlukan pemahaman dan keterampilan khusus,” tuturnya.
Oleh karenanya, Disnakkeswan Tubaba berharap melalui sekolah lapang itu dapat meningkatkan kualitas perbibitan ternak serta mengoptimalkan produksi dan produktivitas ternak, mendorong pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan peternak lokal.
“Sektor peternakan merupakan salah satu penopang ekonomi di daerah bahkan nasional. Untuk itu, dengan peningkatan produksi dan produktivitas ternak yang baik, akan berdampak pula pada pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat itu sendiri,” pungkasnya. (*)
Laporan: Rian
Editor: Furkon Ari










