Lampungcorner.com, Tubaba – Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Tulangbawang Barat (Tubaba), Provinsi Lampung, kembali melakukan penyuluhan hukum kepada siswa-siswi melalui program Jaksa Masuk Sekolah (JMS).
Penyuluhan hukum Kejari kali ini digelar di SMPN 2 Kabupaten Tubaba, tepatnya di Kecamatan Tumijajar, pada Selasa (05/03/2024) pukul 09.30 WIB.
Yang dipimpin secara langsung oleh Kasi Intelijen Kejari Tubaba Dodi Ariyansyah,S.H.,M.H., dan turut didampingi Jaksa Fungsional Bidang Intelijen Yan Bastian Simalango,S.H., Edi Junaidi,S.H., serta Kasubagbin Asrofi,S.H.
“Pada kegiatan hari ini, kita memberikan penyuluhan dan penerangan hukum kepada peserta didik dengan materi pengenalan tugas dan kewenangan kejaksaan dan pencegahan sejak dini terkait penyalahgunaan narkotika, serta materi terkait pencegahan kenakalan remaja lainnya,” ujar Dodi, mewakili Kajari Sri Haryanto,S.H,.M.H., kepada Lampung Corner.
Menurutnya, melalui materi yang disampaikan, para peserta didik diimbau untuk menjauhi segala jenis bentuk penyalahgunaan narkoba maupun kenakalan remaja lainnya, yang kian marak terjadi di kalangan anak-anak muda.
“Melalui kegiatan ini, kita juga sekaligus mengenalkan institusi kejaksaan kepada siswa-siswi, agar kelak siswa-siswi dapat berminat dan bercita-cita untuk bergabung menjadi insan Adhyaksa,” terang Dodi.
Dodi juga menerangkan, bahwa program JMS merupakan bentuk kepedulian dan dukungan instansi kejaksaan pada Pemerintah Kabupaten Tubaba untuk mencegah atau meminimalisir terjadinya kasus kekerasan terhadap anak atau kenakalan remaja yang akhir-akhir ini semakin meningkat khususnya di lingkungan sekolah-sekolah.
“Oleh karenanya, Kejari Tubaba melalui Bidang Intelijen akan terus melakukan penyuluhan dan penerangan hukum sebagai bentuk sumbangsih kejaksaaan dalam memberikan informasi terkait instansi kejaksaan dan terkait hukum kepada peserta didik,” jelasnya.
Lanjut Dodi, pihaknya juga mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang sudah mendukung program JMS Kejari Tubaba, sehingga kegiatan dapat dilaksanakan dengan sukses dan lancar.
“Pembekalan ilmu pengetahuan tentang pembentukan karakter serta motivasi agar siswa – siswi dapat lebih bersemangat lagi untuk belajar dengan tekun demi meraih mimpi dan cita – cita sangatlah penting ditanamkan sejak dini. Semoga melalui kegiatan ini dapat memberikan dampak besar dan positif terhadap perkembangan generasi muda kedepannya khususnya di Bumi Ragem Sai Mangi Wawai atau Kabupaten Tubaba,” pungkasnya.
Berdasar pantauan media, turut hadir pada kegiatan JMS tersebut Kepala Bidang Kebudayaan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Tubaba Badri beserta jajaran, Kepala Sekolah SMPN 2 Tubaba Sri Mustika Ningsih, dan siswa – siswi peserta penyuluhan dan penerangan hukum berjumlah sekitar 50 orang. (Rian)















