Meski Visa Turun, PNBP Imigrasi Justru Naik Jadi Rp2,82 Triliun

- Jurnalis

Selasa, 7 Juli 2026 - 17:59 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta – Direktorat Jenderal Imigrasi mencatat Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) dari sektor visa sebesar Rp2,82 triliun pada semester I 2026. Angka itu naik 6,42 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

Direktur Jenderal Imigrasi Hendarsam Marantoko mengatakan kenaikan penerimaan menunjukkan transformasi layanan keimigrasian berjalan efektif di tengah ketidakpastian ekonomi global.

“Kami mengedepankan transformasi digital dan selective policy untuk memastikan bahwa setiap orang asing yang masuk ke Indonesia memberikan nilai tambah bagi ekonomi nasional tanpa mengabaikan aspek keamanan negara,” kata Hendarsam, Senin (6/7/2026).

Data Ditjen Imigrasi mencatat PNBP sektor visa mencapai Rp2,815 triliun, naik dari Rp2,645 triliun pada semester I 2025.

Baca Juga :  Nilai Kepuasan 98,06, Imigrasi Kalianda Tak Mau Cepat Berpuas Diri

Di sisi lain, jumlah penerbitan visa turun 6,77 persen menjadi 3.924.500 visa. Penurunan paling tajam terjadi pada Bebas Visa Kunjungan yang merosot hampir 88 persen.

Sebaliknya, Visa on Arrival tetap menjadi layanan yang paling banyak digunakan dengan 3.481.490 penerbitan. Australia masih menjadi penyumbang wisatawan terbesar ke Indonesia, disusul China, India, Korea Selatan, dan Amerika Serikat.

Ditjen Imigrasi juga mencatat telah menerbitkan 143 Golden Visa hingga Juni 2026.

Pada aspek pengawasan, Imigrasi menjatuhkan 10.911 tindakan administratif terhadap warga negara asing, termasuk deportasi dan pembatalan izin tinggal. Sebanyak 23 WNA juga diproses secara pidana karena pelanggaran keimigrasian.

Baca Juga :  Pekerja Informal di Trans Tanjungan Didorong Ikut BPJS Ketenagakerjaan

“Setiap tindakan administratif, mulai dari penangkalan hingga deportasi, merupakan langkah kami untuk menyaring kualitas orang asing yang masuk guna meminimalkan potensi risiko terhadap keamanan dan ketertiban nasional,” ujar Hendarsam.

Selain itu, sepanjang semester pertama tahun ini Imigrasi menerbitkan lebih dari 1,67 juta paspor bagi WNI serta mencatat hampir 13 juta perlintasan masuk dan keluar Indonesia.

Berita Terkait

Kantor Imigrasi Lampung Selatan Harapkan Dukungan Pemkab untuk Pemasangan Paving Block
Tindak 17.597 WNA Pelanggar Aturan hingga September 2026, Ditjen Imigrasi Perkuat Pengawasan Digital
PNBP Imigrasi Tembus Rp8,68 Triliun: Pundi Kas Negara Melimpah, Pengawasan WNA dan Mutu Layanan Tak Boleh Kendor
Beda TMT, Beda Waktu Gaji PPPK Paruh Waktu, BKD Lampung Selatan Pastikan SK Perpanjangan Segera Terbit
General Manager ASDP Bakauheni: HPN dan Porwanas 2027 Jadi Sejarah bagi PWI Lampung
Bukan Sekadar Ganti Plang Nama, Kantor Imigrasi Lampung Selatan Diuji Kualitas Layanan dan Pengawasan TPI
Tingkatkan Keterpaduan Data di Gerbang Sumatera, Imigrasi Lampung Selatan Gelar Forum Sosialisasi
SPAK Imigrasi Kalianda 98,45, Kakanim: Kepercayaan Masyarakat Harus Dijaga
Berita ini 24 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 23 Oktober 2026 - 09:43 WIB

Kantor Imigrasi Lampung Selatan Harapkan Dukungan Pemkab untuk Pemasangan Paving Block

Minggu, 18 Oktober 2026 - 13:57 WIB

Tindak 17.597 WNA Pelanggar Aturan hingga September 2026, Ditjen Imigrasi Perkuat Pengawasan Digital

Kamis, 15 Oktober 2026 - 12:37 WIB

PNBP Imigrasi Tembus Rp8,68 Triliun: Pundi Kas Negara Melimpah, Pengawasan WNA dan Mutu Layanan Tak Boleh Kendor

Kamis, 8 Oktober 2026 - 13:16 WIB

Beda TMT, Beda Waktu Gaji PPPK Paruh Waktu, BKD Lampung Selatan Pastikan SK Perpanjangan Segera Terbit

Jumat, 25 September 2026 - 21:15 WIB

General Manager ASDP Bakauheni: HPN dan Porwanas 2027 Jadi Sejarah bagi PWI Lampung

Berita Terbaru

LC TV Story

Prabowo Targetkan 700 BUMN Merugi Ditutup hingga Desember 2026

Jumat, 23 Okt 2026 - 08:28 WIB