LampungCorner.com, WAYKANAN – Wakil Bupati (Wabup) Kabupaten Waykanan Ali Rahman jembatani petani dan pelaku Usaha Micro Kecil Menengah (UMKM) di Kecamatan Banjit untuk mendapatkan akses keuangan dari pihak Perbankan dan Asuransi Jasa Indonesia, Selasa (28/05/2024).
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Waykanan dan OJK mendukung pengembangan pembiayaan produk UMKM dan Petani di Waykanan, melalui pola pembiayaan klaster petani kopi bersama dengan perbankan dan Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) Provinsi Lampung dan TPAKD Kabupaten Waykanan.
“Dalam lanskap pertanian Indonesia, Kabupaten Waykanan Provinsi Lampung memiliki peran penting dalam sektor pertanian dan pelaku UMKM,” kata Ali Rahman.
Ali Rahman menuturkan, bersama perbankan dan pemerintah daerah dalam TPAKD terus bersinergi mendorong akses pembiayaan kepada petani dan pelaku UMKM, salah satunya melalui kegiatan “Business Matching”.
Ali Rahman menjelaskan, salah satu kendala utama yang dihadapi dalam upaya meningkatkan produksi kopi di Kabupaten Waykanan, yaitu pemenuhan modal dan akses terhadap kredit/pembiayaan yang dibutuhkan oleh petani, kelompok petani, packing house dan koperasi yang terlibat dalam ekosistem sektor pertanian.
“Saat ini penyaluran kredit dan pembiayaan perbankan ke sektor pertanian komoditi kopi di Kabupaten Waykanan masih menghadapi beberapa tantangan,” jelasnya.
Pada kesempatan itu, penyaluran kredit kepada 10 petani kopi dengan total kredit Rp1,1 miliar oleh 5 bank yaitu BRI, BNI, Bank Mandiri, BPD Lampung dan BSI sebagai bentuk dukungan perbankan di sektor pertanian pisang. (*)
Laporan: Haikal
Editor: Furkon Ari










