Memburuk, Anggaran Make-Up Anggota Paskibraka Lampura Dibebankan ke Masing-Masing Orangtua

- Jurnalis

Jumat, 16 Agustus 2024 - 14:49 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LAMPUNGCORNER.COM, LAMPURA – Kian hari Kian memburuk keadaan Kabupaten Lampung Utara. Pasalnya, untuk Anggaran Make Up anak Paskibraka khusus siswa wanita tidak ada anggaran dan ditanggung Wali masing-masing.

Hal ini di ungkapkan oleh salah satu orang tua siswa yang mengikuti rapat saat kunjungan anak diklat di Hotel Cahaya, Kotabumi, beberapa waktu lalu, dengan alasan tidak ada anggaran untuk make up bagi anak wanita pasukan pengibar bendera hari kemerdekaan, 17 Agustus 2014 (besok).

Pernyataan panitia ini membuat para wali siswa kecewa, pasalnya hanya terjadi di Lampura, sementara di kabupaten lain semua ditanggung pemerintab setempat (Panitia).

Bukan hanya itu saja, Beban wali siswa ini sudah dirasakan saat anaknya akan masuk diklat Paskibraka. Dimana orang tua sibuk mencari peralatan dengan memakan dana Rp2 Jutaan lebih terutama bagi siswa perempuan.

Baca Juga :  Respons Cepat Keluhan Warga, DLH Lampura Kerahkan Shovel dan Dump Truck

“Saya sampai jual kambing untuk beli alat-alat anak, bukan sedikit biaya masuk diklat. Sekarang harus menanggung biaya make up sendiri, emang gak ada anggaran apa dikantor Kesbang itu,” ujar salah satu wali.

Begitupun dengan wali yang lain, mereka mengeluh dengan kinerja panitia. Hanya sebatas make up saja tidak ada anggaran, padahal menurut mereka dari dulu siswa paskibraka hanya membawa badan saat masuk diklat.

“Mau ketawa takut dosa, ini sejak dipegang Kesbangpol jadi aneh. Dana kecil seperti make up tidak ada anggaran, beda saat dipegang Dinas Pemuda Olah Raga, semua ditanggung,” gerutu salah satu wali.

Baca Juga :  Kolaborasi Tangani Sampah, SPBU dan DLH Bergerak Bersihkan Kotabumi

Sementara kepala Kesbangpol, MatSoleh membenarkan tidak adanya anggaran make up bagi anak Paskibraka dan ditanggung orang tua masing-masing.

“Tidak ada anggarannya, jadi biaya orang tuanya masing-masing,” jawab MatSoleh saat dikonfirmasi melalui Seluler, Jum’at 16 Agustus 2024.

Terpisah, mantan Kepala Dinas Pemuda Olahraga (Dispora) Lampung Utara, Efrizal Arsyad ketika ditanya soal ini, Minak Ef (Sapaan akrabnya) tersenyum dan menggelangkan kepalanya.

“Aneh kan..? Masa gak ada anggarannya. Jaman saya waku kadis, anak-anak.itu hanya bawa badan saja masuk diklat. Semua sudah ditanggung panitia, kok ini nyusahin orang tua sampe jual kambing. Kalau begini, mana ada yang akan ikut paski kedepannya,” terang Minak Ef. (*)

Berita Terkait

Profesionalisme dan Presisi Polri Mendapat Apresiasi Tokoh Masyarakat Lampura
66 Capaska Lampura Digembleng Jelang HUT RI ke-81, Siap Emban Amanah Negara
Menuju HPN-Porwanas 2027, PWI Lampura Mulai Susun Strategi dan Seleksi Atlet
FGD UMKO Serukan Kebangkitan Adat Lampung demi Lampura yang Bermartabat
Tangis Haru Sambut Kepulangan 393 Jemaah Haji Lampura, Wabup Romli Sampaikan Duka untuk Tiga Jemaah Wafat
Lepas Ribuan Peserta Night Run, Bupati Hamartoni: Ini Momentum untuk Memperkuat Rasa Memiliki Daerah
Lokasi Penyambutan Jemaah Haji Lampura Berubah, Ini tempatnya!
Jalan Penghubung Tiga Kecamatan Dibangun, Hamartoni: Ini Jalur Penggerak Ekonomi Masyarakat
Berita ini 112 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 27 Juni 2026 - 16:47 WIB

Profesionalisme dan Presisi Polri Mendapat Apresiasi Tokoh Masyarakat Lampura

Rabu, 24 Juni 2026 - 13:39 WIB

66 Capaska Lampura Digembleng Jelang HUT RI ke-81, Siap Emban Amanah Negara

Senin, 22 Juni 2026 - 19:36 WIB

Menuju HPN-Porwanas 2027, PWI Lampura Mulai Susun Strategi dan Seleksi Atlet

Rabu, 17 Juni 2026 - 21:02 WIB

FGD UMKO Serukan Kebangkitan Adat Lampung demi Lampura yang Bermartabat

Minggu, 14 Juni 2026 - 14:37 WIB

Tangis Haru Sambut Kepulangan 393 Jemaah Haji Lampura, Wabup Romli Sampaikan Duka untuk Tiga Jemaah Wafat

Berita Terbaru