LampungCorner.com, PRINGSEWU – Sebanyak 51 kelompok seni budaya siap memeriahkan Festival Seni Budaya Kuda Kepang Kapolres Pringsewu 2024. Acara akan berlangsung dari tanggal 12-15 September 2024 mendatang.
Kasat Binmas Polres Pringsewu AKP Mardiyono, selaku ketua pelaksana festival mengungkapkan bahwa sebanyak 51 grup seni budaya telah terdaftar selama periode pendaftaran yang dibuka sejak 2 hingga 9 September 2024.
Dari jumlah tersebut, lanjut AKP Mardiyono, 24 kelompok mewakili seni kuda kepang jenis Pegon, 24 kelompok kuda kepang jenis Banyumasan, dan 3 kelompok lainnya adalah seni Reog Ponorogo.
“Para peserta akan memulai penampilan mereka di Lapangan Polres Pringsewu, di mana setiap pertunjukan akan dinilai oleh juri profesional. Festival ini juga menawarkan berbagai hadiah menarik serta uang tunai dengan total mencapai puluhan juta rupiah bagi para pemenang,” ujar AKP Mardiyono, Rabu (11/09/2024).
Mardiyono menjelaskan, festival akan digelar selama 4 hari. Pada tanggal 12 dan 13 September, acara akan dimulai pukul 15.30 WIB hingga pukul 22.30 WIB, sementara pada 14 September akan berlangsung dari pukul 09.00 WIB hingga pukul 22.30 WIB. Sedangkan di hari terakhir, tanggal 15 September, dimulai sejak pagi pukul 08.00 WIB hingga malam hari, ditutup dengan pengumuman pemenang dan pembagian hadiah.
Ia juga menyampaikan, acara ini akan diramaikan dengan sajian berbagai produk UMKM (Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah) yang berasal dari wilayah Pringsewu dan sekitarnya. Mardiyono berharap partisipasi UMKM dalam festival ini dapat menjadi kesempatan emas bagi para pelaku usaha lokal untuk memperkenalkan produk mereka kepada khalayak luas, sekaligus mendukung pertumbuhan ekonomi daerah.
Selain itu, festival ini tidak hanya menjadi ajang seni budaya, tetapi juga menjadi sarana mempererat kebersamaan masyarakat Kabupaten Pringsewu.
Ia juga menambahkan, diharapkan acara ini dapat menciptakan suasana yang damai dan kondusif, sejalan dengan semangat persatuan yang diusung oleh Polres Pringsewu.
“Festival seni budaya Kuda Kepang Kapolres Pringsewu 2024 ini diharapkan menjadi salah satu agenda tahunan yang tidak hanya menampilkan kekayaan budaya lokal, tetapi juga memperkuat identitas budaya masyarakat Pringsewu di tengah arus moderenisasi,” harapnya.
“Kami ingin acara ini menjadi momentum bagi masyarakat untuk saling silaturahmi, menjaga kerukunan, memperkuat solidaritas menjelang Pilkada serentak 2024,” tutupnya. (*)
Laporan: Ardian
Editor: Furkon Ari










