LampungCorner.com, WAYKANAN – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Waykanan mencatat baru ada 1.800 guru yang mendapatkan sertifikasi.
Kepala Disdikbud Kabupaten Waykanan, Machiavelli Herman Tarmizi, mengatakan guru yang bersertifikasi tersebut terdiri dari guru TK, SD, SMP, SMA/SMK/SLB, PKBM yang berstatus PNS dan PPPK maupun non PNS.
Machiavelli menyebut, untuk total seluruh guru yang ada di Dapodik berjumlah 7.241 guru baik itu berstatus PNS, PPPK dan honorer.
Untuk mendapatkan sertifikasi tersebut, lanjut Machiavelli, guru harus melalui program pendidikan profesi. Kendalanya banyak guru yang tidak aktif membuka Sistem Informasi Manajemen Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan (SIMPKB).
“Karena informasi melalui digital ada yang tidak update, maka akan ketinggalan informasi untuk PPG,” ungkapnya.
Menurut Machiavelli, informasi PPG ini akan langsung masuk ke akun masing-masing guru. Apabila guru tidak aktif membuka SIMPKB, maka tidak akan tahu kalau ada panggilan untuk mengikuti PPG.
“Kami menghimbau guru-guru untuk lebih aktif lagi pada informasi saat ini. Karena banyak sekali kemudahan yang akan didapat guru apabila sudah PPG, seperti akan dapat bonus 1 bulan gaji, dan ada gaji ke 13 TPG,” tandasnya. (*)
Laporan: Haikal
Editor: Furkon Ari










