Disnakeswan Tubaba Terima 46.375 Dosis Vaksin PMK Selama 2024, ini Rinciannya!

- Jurnalis

Selasa, 31 Desember 2024 - 19:22 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Vaksinasi PMK Pada Ternak di Tubaba

Vaksinasi PMK Pada Ternak di Tubaba

LampungCorner.com,Tubaba– Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (Disnakeswan) Kabupaten Tulang Bawang Barat (Tubaba), Provinsi Lampung, telah menerima 46.375 dosis vaksin Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) untuk hewan ternak dari Pemerintah Pusat selama tahun 2024.

Kepala Disnakeswan Kabupaten Tubaba, Nazaruddin, melalui Kepala Bidang Keswan dan Kesmavet, Irwan Sutrisno, mengatakan bahwa seluruh dosis vaksin yang diterima tersebut juga telah direalisasikan atau disalurkan kepada ternak-ternak yang ada di wilayah Tubaba.

“Untuk vaksin PMK tahun ini, total kita telah menerima 46.375 dosis dengan rincian, vaksin Cavac 24.375 dosis, vaksin Aftosa 20.000 dosis, vaksin Ouravac 2.000 dosis,” kata Irwan Sutrisno saat dikonfirmasi media, Selasa (31/12/2024). 

Menurutnya, vaksin PMK itu diprioritaskan terlebih dahulu pada ternak Sapi dan Kambing, dimana pelaksanaan vaksinasi PMK mulai dilakukan sejak tahun 2022.

Baca Juga :  Usia 17 Tahun, Tubaba Tunjukkan Tren Positif Pembangunan

“Sampai saat ini total populasi Sapi di Tubaba Alhamdulillah terus bertambah mencapai 31.000 ekor, dan untuk Kambing 160.000 ekor,” terangnya.

Lanjut dia, adapun capaian persentase vaksinasi PMK dari total populasi tersebut jika dihitung sejak tahun 2022 yaitu, untuk Sapi telah tercapai sekitar 90 persen, dan Kambing sekitar 60 persen.

“Untuk vaksin yang telah terlaporkan di Isikhnas sebanyak 64.125 ekor, dengan rincian Sapi 8.625 ekor, Kerbau 0 ekor, Kambing 55.500 ekor, Domba 0 ekor, dan Babi 0 ekor,” jelasnya.

Dijelaskan Irwan, bahwa PMK merupakan penyakit hewan yang sangat menular akibat infeksi virus yang dicirikan oleh luka berupa lepuh dan/atau erosi di bagian mulut dan kuku pada hewan berkuku belah. Apabila tidak ditangani, maka penyebaran PMK pada hewan ternak dapat sangat cepat dan mampu melampaui batas wilayah, sehingga menyebabkan kerugian ekonomi akibat penurunan produksi daging dan susu, serta menghambat perdagangan hewan ternak itu sendiri.

Baca Juga :  Proyek Rp1,6 Miliar PAUD Lampura Disorot, Kabid Enggan Buka Data Penerima

“Vaksinasi PMK ini terus berlanjut sejak dilaksanakan secara nasional pada tahun 2022. Dan kita berharap di tahun 2025 mendatang, dari total populasi yang ada di Tubaba khususnya ternak Sapi dan Kambing dapat tervaksin secara menyeluruh,” pungkasnya. (Rian)

 

Berita Terkait

Usia 17 Tahun, Tubaba Tunjukkan Tren Positif Pembangunan
Terseret Kasus Hukum, Nasib Kursi DPRD Legislator Demokrat Tubaba Tunggu Inkrah
Oknum DPRD Tubaba Jadi Tersangka Dugaan Ijazah Palsu
Sejumlah Komoditas di Tubaba Naik Jelang Ramadhan, Pemkab Pastikan Masih Terkendali
Waspada! Oknum Manfaatkan Mutasi Kajari Tubaba untuk Penipuan
Novriwan Jaya Buka Manasik Haji 1447 H, 148 CJH Dapat Pembekalan Terintegrasi
Baznas Tubaba Bantu Akomodasi Pengobatan Warga Bandar Dewa
Tersisa Dua Syarat, Pemkab Tubaba Segera Lengkapi Berkas Usulan Sekolah Rakyat
Berita ini 141 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 6 April 2026 - 17:09 WIB

Usia 17 Tahun, Tubaba Tunjukkan Tren Positif Pembangunan

Jumat, 20 Februari 2026 - 21:27 WIB

Terseret Kasus Hukum, Nasib Kursi DPRD Legislator Demokrat Tubaba Tunggu Inkrah

Selasa, 17 Februari 2026 - 12:18 WIB

Oknum DPRD Tubaba Jadi Tersangka Dugaan Ijazah Palsu

Sabtu, 14 Februari 2026 - 16:20 WIB

Sejumlah Komoditas di Tubaba Naik Jelang Ramadhan, Pemkab Pastikan Masih Terkendali

Jumat, 13 Februari 2026 - 10:34 WIB

Waspada! Oknum Manfaatkan Mutasi Kajari Tubaba untuk Penipuan

Berita Terbaru