Bupati Pesawaran Tinjau Lokasi Banjir dan Longsor, Pemkab Gerak Cepat Salurkan Bantuan

- Jurnalis

Jumat, 28 Februari 2025 - 21:56 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LampungCorner.com, PESAWARAN – Curah hujan tinggi yang mengguyur sebagian besar wilayah Kabupaten Pesawaran pada Kamis (27/2/2025), menyebabkan banjir dan tanah longsor di beberapa kecamatan.

Merespons kejadian tersebut, Bupati Pesawaran Dendi Ramadhona bersama jajaran OPD langsung turun meninjau lokasi terdampak, Jumat (28/2/2025).

Sejumlah wilayah terdampak banjir meliputi Kecamatan Gedongtataan, Teluk Pandan, dan Negeri Katon. Berdasarkan data Pusdalops BPBD Pesawaran, ketinggian air bervariasi antara 30 hingga 100 sentimeter, merendam ratusan rumah warga, infrastruktur, serta akses jalan.

Desa Bagelen menjadi salah satu titik terparah, dengan 400 rumah terendam dan jalan utama Ahmad Yani sempat lumpuh akibat genangan air. Banjir juga menerjang Desa Kutoarjo, Karang Anyar, dan Sukaraja yang menyebabkan ratusan rumah, sekolah, serta lahan pertanian terdampak.

Baca Juga :  Petani Kakao dan Lada Pesawaran Dibina Badan Riset Prancis, Siap Tembus Pasar Ekspor

Sementara di Desa Bogorejo, banjir menyebabkan abrasi di area pemakaman umum dan merusak kolam ikan milik warga.

Bencana longsor juga terjadi di Desa Sukajaya Lempasing, Kecamatan Teluk Pandan, yang menutup akses jalan wisata menuju Pantai Mutun. Bupati Dendi meninjau langsung lokasi tersebut dan meminta penanganan cepat dengan menurunkan alat berat untuk membersihkan material longsoran.

“Kami telah berkoordinasi dengan TNI-Polri, Kecamatan, dan Dinas PU-PR untuk percepatan penanganan pasca bencana. Alat berat juga sudah diturunkan untuk membersihkan longsoran dan mengeruk aliran sungai yang mengalami pendangkalan,” ujar Dendi.

Ia menegaskan, selain faktor cuaca ekstrem, kebiasaan masyarakat yang membuang sampah sembarangan turut memperparah banjir akibat penyumbatan saluran air.

“Saya mengimbau masyarakat agar lebih peduli lingkungan, tidak membuang sampah ke sungai karena ini bisa memperburuk dampak banjir,” tambahnya.

Baca Juga :  SPPG Binong Way Layap Diresmikan, Libatkan UMKM hingga Petani Lokal

Sebagai bentuk kepedulian, Pemkab Pesawaran menyalurkan bantuan berupa bahan pangan pokok, paket sembako, dan air mineral bagi warga terdampak. Ketua TP PKK Pesawaran, Nanda Indira, turut hadir memberikan dukungan moral kepada masyarakat yang terdampak.

“Kami menyampaikan bela sungkawa atas musibah ini. Masyarakat diimbau tetap waspada karena cuaca ekstrem masih berpotensi terjadi,” ujar Nanda.

Ia juga meminta masyarakat segera melapor jika membutuhkan penanganan darurat melalui call center BPBD Pesawaran di nomor 0811-716-552.

Pemkab Pesawaran berkomitmen terus berupaya mempercepat proses pemulihan serta memastikan masyarakat terdampak mendapatkan bantuan yang dibutuhkan. (*)

Editor: Furkon Ari

Berita Terkait

DPLH Pesawaran Tegaskan Izin Lingkungan PT Yudistira Masih Berlaku
35 Hari Penuh Gotong Royong, Jembatan Garuda Akhirnya Hubungkan Harapan Warga Way Semah
SPPG Binong Way Layap Diresmikan, Libatkan UMKM hingga Petani Lokal
Tokoh Adat Soroti Dampak Tambang PT Yudistira: Lingkungan Rusak, CSR Dinilai Nihil
Petani Kakao dan Lada Pesawaran Dibina Badan Riset Prancis, Siap Tembus Pasar Ekspor
Apel Siaga HKB 2026, Wabup Pesawaran Tekankan Kolaborasi dan Mitigasi Risiko
Pertumbuhan Ekonomi Pesawaran Capai 5,38 Persen, Musrenbang Siapkan Arah Pembangunan 2027
Siap Amankan Mudik Lebaran 2026, Bupati Nanda Hadiri Rakor Lintas Sektoral di Polda Lampung
Berita ini 114 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 26 Juni 2026 - 19:15 WIB

DPLH Pesawaran Tegaskan Izin Lingkungan PT Yudistira Masih Berlaku

Rabu, 24 Juni 2026 - 15:53 WIB

35 Hari Penuh Gotong Royong, Jembatan Garuda Akhirnya Hubungkan Harapan Warga Way Semah

Senin, 25 Mei 2026 - 20:17 WIB

SPPG Binong Way Layap Diresmikan, Libatkan UMKM hingga Petani Lokal

Senin, 25 Mei 2026 - 13:48 WIB

Tokoh Adat Soroti Dampak Tambang PT Yudistira: Lingkungan Rusak, CSR Dinilai Nihil

Selasa, 19 Mei 2026 - 17:28 WIB

Petani Kakao dan Lada Pesawaran Dibina Badan Riset Prancis, Siap Tembus Pasar Ekspor

Berita Terbaru