Menu MBG Diduga Sebabkan Keracunan, 7 Siswa SDN di Tubaba Masuk RSUD

- Jurnalis

Senin, 29 September 2025 - 12:57 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto : Siswa-siswi yang diduga keracunan MBG tengah dirawat di RSUD

Foto : Siswa-siswi yang diduga keracunan MBG tengah dirawat di RSUD

LampungCorner.com,Tubaba – Sebanyak 7 siswa-siswi UPT SDN 06 Kecamatan Tulang Bawang Tengah (TBT), Kabupaten Tulang Bawang Barat (Tubaba), Provinsi Lampung, diduga mengalami keracunan setelah menyantap menu Makanan Bergizi Gratis (MBG) yang dibagikan pemerintah pada Senin, (29/09/2025).

Informasi yang dihimpun, para siswa mulai mengeluhkan sakit perut tak lama setelah mengonsumsi makanan yang dibagikan usai jam belajar. Pihak sekolah segera mengambil langkah cepat dengan membawa mereka ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Tubaba untuk mendapatkan penanganan medis.

Baca Juga :  SPPG Binong Way Layap Diresmikan, Libatkan UMKM hingga Petani Lokal

“Belum jelas, masih diperiksa di RS. Tadi ada 7 anak yang habis makan kemudian sakit perut. Ini masih nunggu hasil pemeriksaan,” ujar Kepala SDN 06 TBT, Supardi, kepada media.

Pihak RSUD Tubaba melalui Rieo Fernando, membenarkan adanya 7 siswa yang masuk rumah sakit dengan keluhan sakit perut setelah menyantap MBG. Hingga kini, mereka masih dalam pengawasan tim medis.

Diketahui, ketujuh siswa yang dirawat yaitu Kalista (kelas 4, 9 tahun), Niken (kelas 5, 11 tahun), Lena Anggriana (kelas 3, 9 tahun), Dika (kelas 3, 9 tahun), Siska (kelas 5, 11 tahun), Rahel (kelas 4, 9 tahun), dan Fiki (kelas 3, 9 tahun).

Baca Juga :  Meski Ada Pemotongan Anggaran, Kualitas Makanan Program MBG di Lampura Dijamin Tetap Terjaga

Adapun menu MBG yang dikonsumsi para siswa terdiri dari nasi, ayam goreng, bumbu kacang, tumis wortel dan sawi, pisang, serta susu.

Kasus ini tentunya harus menjadi perhatian serius, mengingat program MBG merupakan salah satu upaya strategis dalam pemenuhan gizi bagi anak sekolah oleh pemerintah. (Rian)

Berita Terkait

Usia 17 Tahun, Tubaba Tunjukkan Tren Positif Pembangunan
Terseret Kasus Hukum, Nasib Kursi DPRD Legislator Demokrat Tubaba Tunggu Inkrah
Oknum DPRD Tubaba Jadi Tersangka Dugaan Ijazah Palsu
Sejumlah Komoditas di Tubaba Naik Jelang Ramadhan, Pemkab Pastikan Masih Terkendali
Waspada! Oknum Manfaatkan Mutasi Kajari Tubaba untuk Penipuan
Novriwan Jaya Buka Manasik Haji 1447 H, 148 CJH Dapat Pembekalan Terintegrasi
Baznas Tubaba Bantu Akomodasi Pengobatan Warga Bandar Dewa
Tersisa Dua Syarat, Pemkab Tubaba Segera Lengkapi Berkas Usulan Sekolah Rakyat
Berita ini 546 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 6 April 2026 - 17:09 WIB

Usia 17 Tahun, Tubaba Tunjukkan Tren Positif Pembangunan

Jumat, 20 Februari 2026 - 21:27 WIB

Terseret Kasus Hukum, Nasib Kursi DPRD Legislator Demokrat Tubaba Tunggu Inkrah

Selasa, 17 Februari 2026 - 12:18 WIB

Oknum DPRD Tubaba Jadi Tersangka Dugaan Ijazah Palsu

Sabtu, 14 Februari 2026 - 16:20 WIB

Sejumlah Komoditas di Tubaba Naik Jelang Ramadhan, Pemkab Pastikan Masih Terkendali

Jumat, 13 Februari 2026 - 10:34 WIB

Waspada! Oknum Manfaatkan Mutasi Kajari Tubaba untuk Penipuan

Berita Terbaru

Gibran mengunjungi kawasan budaya Randu Mas di Lamtim, Rabu (15/7/2026).

BREAKING NEWS

Kunjungi Kawasan Budaya Randu Mas di Lamtim, Ini Pesan Gibran

Rabu, 15 Jul 2026 - 17:01 WIB