NTP Tembus 129,90, DPRD Sebut Petani Lampung Mulai Nikmati Hasil

- Jurnalis

Rabu, 15 Juli 2026 - 14:48 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Infografis data BPS

Infografis data BPS

Lampungcorner.com – Kondisi kesejahteraan petani di Provinsi Lampung mulai menunjukkan tren positif. Hal itu tercermin dari kenaikan Nilai Tukar Petani (NTP) pada Juni 2026 yang mencapai 129,90 atau naik 1,48 persen dibandingkan bulan sebelumnya.

Anggota Komisi II DPRD Provinsi Lampung, Mikdar Ilyas, menilai kenaikan NTP tersebut menjadi indikator membaiknya kondisi ekonomi petani.

Menurutnya, tren ini tidak lepas dari berbagai kebijakan pemerintah yang mulai memberikan kepastian harga serta dukungan terhadap sektor pertanian.

“Sebagian besar masyarakat Lampung adalah keluarga petani. Karena itu, kebijakan pemerintah pusat maupun daerah sangat berdampak terhadap peningkatan kesejahteraan mereka,” ujar Mikdar, saat hubungi via telepon, Rabu (15/7/2026).

Berdasarkan Berita Resmi Statistik (BRS) Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Lampung, kenaikan NTP dipicu meningkatnya Indeks Harga yang Diterima Petani (It) sebesar 2,16 persen.

Baca Juga :  Kesbangpol dan FKDM Lampura Perkuat Koordinasi, Antisipasi Konflik Sosial Sejak Awal

Angka tersebut lebih tinggi dibandingkan kenaikan Indeks Harga yang Dibayar Petani (Ib) yang hanya 0,67 persen.

Mikdar menjelaskan, membaiknya kondisi petani juga didorong sejumlah kebijakan strategis. Di antaranya penetapan Harga Pembelian Pemerintah (HPP) gabah sebesar Rp6.500 per kilogram, jagung Rp5.500 per kilogram, serta harga acuan singkong di Lampung sebesar Rp1.350 per kilogram.

Selain itu, pemerintah juga meningkatkan alokasi pupuk subsidi sekitar 20 persen, serta menyalurkan bantuan alat pengering padi (dryer) dan dukungan pembuatan pupuk organik cair bagi kelompok tani dan gabungan kelompok tani (gapoktan).

Menurutnya, keberadaan dryer memberi nilai tambah bagi petani karena tidak harus menjual gabah saat harga belum menguntungkan.

Baca Juga :  Lampung Perkuat Tata Kelola Aset, ATR/BPN Siapkan 9 Program

“Dengan adanya dryer, petani bisa menunda penjualan sampai harga lebih baik, sehingga pendapatan mereka meningkat,” jelasnya.

Ia menegaskan, kenaikan NTP menunjukkan pendapatan petani masih lebih tinggi dibandingkan pengeluaran.

“Artinya, dari hasil pertanian seperti padi, jagung, sawit, maupun singkong, petani masih memiliki sisa pendapatan yang bisa ditabung. Ini menjadi tanda kesejahteraan mulai meningkat,” katanya.

Tak hanya itu, Mikdar juga melihat adanya indikasi peningkatan daya beli masyarakat desa. Hal tersebut, kata dia, tercermin dari meningkatnya penjualan kendaraan baru di Lampung.

“Ini sinyal bahwa daya beli masyarakat, khususnya petani, mulai membaik. Produksi terjaga, harga juga relatif stabil,” pungkasnya. (*)

Berita Terkait

Raperda APBD-P 2026 Mulai Dibahas, Pendapatan Tubaba Diproyeksi Rp773,8 Miliar
Pemkab Tubaba Perkuat Sinergi Lintas Sektor untuk Tekan Stunting
Alfan Rois Apresiasi Satu Tahun Kepemimpinan Nanda-Anton, Dorong Percepatan Program Masyarakat
Bupati Novriwan Jaya Dorong Batik Tubaba Jadi Identitas dan Penggerak Ekonomi Kreatif
Bimtek SIPD-RI, Pemkab Tubaba Perkuat Tata Kelola Keuangan Daerah Berbasis Digital
Bupati Novriwan Dorong Zakat dan KUR Super Mikro Jadi Penggerak Ekonomi Warga Tubaba
Pendamping Sosial Apresiasi dan Dukung GERCEP Kecamatan Tegineneng
Lewat GERCEP, Kecamatan Tegineneng Percepat Penanganan Warga Rentan
Berita ini 24 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 27 Agustus 2026 - 20:08 WIB

Raperda APBD-P 2026 Mulai Dibahas, Pendapatan Tubaba Diproyeksi Rp773,8 Miliar

Kamis, 27 Agustus 2026 - 19:50 WIB

Pemkab Tubaba Perkuat Sinergi Lintas Sektor untuk Tekan Stunting

Kamis, 27 Agustus 2026 - 19:14 WIB

Alfan Rois Apresiasi Satu Tahun Kepemimpinan Nanda-Anton, Dorong Percepatan Program Masyarakat

Rabu, 26 Agustus 2026 - 20:39 WIB

Bupati Novriwan Jaya Dorong Batik Tubaba Jadi Identitas dan Penggerak Ekonomi Kreatif

Rabu, 26 Agustus 2026 - 20:16 WIB

Bimtek SIPD-RI, Pemkab Tubaba Perkuat Tata Kelola Keuangan Daerah Berbasis Digital

Berita Terbaru