Hari Koreografi Internasional, Ruang Apresiasi bagi Arsitek Gerak Tari

- Jurnalis

Jumat, 9 Januari 2026 - 22:36 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi tari kontemporer. Sumber: freepik.com

Ilustrasi tari kontemporer. Sumber: freepik.com

LampungCorner.com, BANDAR LAMPUNG – Setiap tanggal 9 Januari, dunia seni tari memperingati Hari Koreografi Internasional, sebuah momentum penting untuk mengapresiasi peran koreografer sebagai arsitek utama di balik lahirnya karya-karya tari yang sarat makna dan estetika.

Koreografer bukan sekadar penyusun gerakan, melainkan pencipta visi artistik yang merangkai tubuh manusia menjadi bahasa ekspresi.

Melalui tangan kreatifnya, gerak-gerak tari disusun menjadi sebuah karya utuh yang hidup di berbagai medium, mulai dari panggung teater, film, video musik, pertunjukan komersial, hingga upacara adat dan ritual tradisional.

Secara etimologis, koreografi berasal dari istilah yang berarti “menulis tari” sebuah seni mengabadikan gerak tubuh sebagai medium estetika dan narasi.

Meski istilah ini baru dikenal luas dalam bahasa Inggris pada pertengahan abad ke-20, praktik koreografi sesungguhnya telah hadir jauh sebelumnya dalam berbagai tradisi budaya dunia, termasuk di Nusantara.

Baca Juga :  Presiden Prabowo Subianto Buka Munas HIPMI ke-XVIII di Bandar Lampung

Di Indonesia, tari telah menjadi bagian tak terpisahkan dari denyut kehidupan masyarakat sejak zaman pra-sejarah. Setiap gerak tari lahir dari hubungan manusia dengan alam, ritual kepercayaan, serta nilai-nilai adat yang diwariskan lintas generasi.

Kekayaan tradisi ini menjadikan setiap suku bangsa memiliki tarian khas yang kemudian menjadi sumber inspirasi tak terbatas bagi para koreografer.

Memasuki abad ke-20, perkembangan koreografi modern di Indonesia semakin dinamis. Sejumlah seniman berperan penting dalam menjembatani tradisi dan modernitas.

Tokoh-tokoh seperti Bagong Kussudiardja, Boy G. Sakti, dan Didik Nini Thowok dikenal sebagai generasi yang berhasil mempertemukan kekayaan tari tradisional dengan pendekatan kontemporer, melahirkan karya-karya baru yang inovatif tanpa tercerabut dari akar budaya bangsa.

Baca Juga :  Pemprov Lampung Siap Ikuti Perpanjangan Kebijakan WFH dari Pusat

Merayakan Hari Koreografi Internasional sejatinya adalah memberi ruang apresiasi bagi para seniman yang karyanya kerap tersembunyi di balik sorot lampu panggung.

Koreografer adalah jantung kreatif pertunjukan tari menghidupkan tubuh bukan hanya sebagai rangkaian gerak fisik, melainkan sebagai bahasa, narasi, dan identitas budaya.

Lebih dari sekadar peringatan, Hari Koreografi Internasional menjadi pengingat pentingnya pendidikan seni, dukungan terhadap kreativitas seniman lokal, serta upaya berkelanjutan dalam melestarikan warisan budaya yang tumbuh dan berakar kuat di tanah Indonesia. (*)

Laporan: Budi Sudewo
Editor: Furkon Ari

Berita Terkait

PLN Lampung Perluas SPKLU, Fast Charging hingga Ultra Fast Mulai Tersedia
PWI Lampung Gelar Seleksi Ketat Atlet Porwanas 2027, Catur dan Domino Bidik Medali Emas
Bank Mandiri Himpun Ribuan Kantong Darah Lewat Aksi Donor Serentak, Bandar Lampung Sumbang 500 Pendonor
Bekali Kalapas dan Karutan Hadapi Media Secara Profesional, Kakanwil Ditjenpas Lampung Gandeng PWI
Antrean Solar Mengular, DPRD Lampung Minta Pertamina Tambah Pasokan
Rapat Perdana Humas HPN-Porwanas 2027 Digelar, Ketua PWI Lampung Tekankan Kekompakan Tim
SIWO PWI Lampung Matangkan Persiapan Porwanas, Sistem Digital Siap Cegah Kecurangan Atlet
Pemprov Lampung Perkuat Dukungan untuk Petani, dari Teknologi hingga Pengendalian Hama
Berita ini 39 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 7 Juli 2026 - 17:21 WIB

PLN Lampung Perluas SPKLU, Fast Charging hingga Ultra Fast Mulai Tersedia

Minggu, 5 Juli 2026 - 17:24 WIB

PWI Lampung Gelar Seleksi Ketat Atlet Porwanas 2027, Catur dan Domino Bidik Medali Emas

Kamis, 2 Juli 2026 - 19:21 WIB

Bank Mandiri Himpun Ribuan Kantong Darah Lewat Aksi Donor Serentak, Bandar Lampung Sumbang 500 Pendonor

Rabu, 1 Juli 2026 - 18:16 WIB

Bekali Kalapas dan Karutan Hadapi Media Secara Profesional, Kakanwil Ditjenpas Lampung Gandeng PWI

Selasa, 30 Juni 2026 - 14:31 WIB

Antrean Solar Mengular, DPRD Lampung Minta Pertamina Tambah Pasokan

Berita Terbaru

LAMPUNG SELATAN

Meski Visa Turun, PNBP Imigrasi Justru Naik Jadi Rp2,82 Triliun

Selasa, 7 Jul 2026 - 17:59 WIB