Saling Bantah di Balik Keracunan Siswa: SPPG Hajjah Lis Klaim Hoaks, Sekolah Ungkap Fakta Berbeda

- Jurnalis

Selasa, 13 Januari 2026 - 09:29 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua Komisi IV DPRD Lampung Utara, Imam Santosa.

Ketua Komisi IV DPRD Lampung Utara, Imam Santosa.

LampungCorner.com, LAMPUNG UTARA – Video Kepala SDN 03 Sindang Sari, Kecamatan Kotabumi, Kabupaten Lampung Utara, yang mengungkap dugaan makanan tidak layak konsumsi kembali menggemparkan publik. Dalam video itu disebutkan 11 siswa mengalami keracunan usai menyantap menu Makanan Bergizi Gratis (MBG), Senin (12/1/2026).

Namun tudingan tersebut langsung dibantah pihak dapur penyedia. Heni, pemilik dapur SPPG Hajjah Lis, justru menyebut informasi itu sebagai hoaks dan hanya sekadar “koar”.

“Menurut saya itu konyol. Setelah kejadian, makanannya langsung dicicipi Babinsa dan juga dari Dinas Kesehatan,” tulis Heni saat dikonfirmasi awak media melalui pesan WhatsApp, Senin (12/1/2026) pukul 19.16 WIB.

Di sisi lain, pernyataan berbeda justru datang dari pihak sekolah. Ida, Kepala SDN 03 Sindang Sari, mengungkapkan bahwa pihaknya telah berulang kali melaporkan menu MBG yang dinilai tidak layak.

Baca Juga :  Kemenag Tegaskan Zakat Tak Bisa Dibiayakan untuk Program MBG

Namun, alih-alih mendapat tindak lanjut, dapur SPPG justru menyarankan sekolah untuk berpindah kerja sama. “Beberapa kali saya protes tidak ada kelanjutan. Malah disuruh pindah MoU dapur,” tegas Ida.

Persoalan ini pun menarik perhatian DPRD Lampung Utara. Ketua Komisi IV, Imam Santosa, menyatakan pihaknya akan segera membahas kasus tersebut untuk menentukan langkah pengawasan terhadap dapur-dapur SPPG yang belakangan ramai disorot.

“Nanti akan dibahas dulu dengan teman-teman komisi untuk mengambil sikap dalam pengawasan SPPG,” ujar Imam melalui pesan WhatsApp pada pukul 19.55 WIB.

Baca Juga :  Badan Pangan Nasional Sikat Produk Tak Layak, Jelang Lebaran di Lampung

Menurutnya, seluruh dapur SPPG wajib menjalankan standar operasional prosedur (SOP) yang ditetapkan Badan Gizi Nasional (BGN) secara ketat, demi menjamin keselamatan dan kualitas makanan siswa.

Sementara itu, pakar hukum Candra Guna menilai persoalan ini tidak bisa dilepaskan dari motif ekonomi. Ia menduga ada oknum penyedia yang menggunakan bahan baku tidak segar demi menekan biaya dan meraup keuntungan lebih besar.

“Namanya pedagang, mungkin tidak semua. Tapi ada yang pakai bahan tidak fresh. Tujuannya bukan untuk meracuni siswa, tapi untuk mencari keuntungan lebih,” tulis Candra melalui pesan aplikasi perpesanan, Senin (12/1/2026) pukul 20.28 WIB. (*)

 

Editor: Furkon Ari

Berita Terkait

TRIGA Lampung Gelar Aksi di Jakarta, Desak DPR RI dan Kejaksaan Agung Tuntaskan Konflik Agraria PT SGC
Peran Strategis GRANAT Provinsi Lampung, Program P4GN Fokus Memutus Rantai Narkoba
Viral Tembakan Intimidasi Warga, Residivis Curat Lintas Provinsi Ditangkap
Gubernur Mirza Bentuk Tim Koordinasi dan Fasilitasi Penanganan Penyelesaian Masalah Pertanahan di Lampung
Polres Lampung Timur Bongkar Mafia Solar Subsidi, 3 Pelaku Diciduk dan 2 Ton BBM Disita
Dua Pengedar Sabu Dibekuk di Sungkai Selatan, Polisi Sita Delapan Paket
Penyelundupan Sabu ke Lapas Kotabumi Digagalkan, Oknum Pegawai Rutan Terlibat
Polda Lampung Ungkap Praktik Penimbunan BBM Ilegal, Amankan 203 Ton Solar di Gudang Pesawaran
Berita ini 55 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 20 April 2026 - 16:06 WIB

TRIGA Lampung Gelar Aksi di Jakarta, Desak DPR RI dan Kejaksaan Agung Tuntaskan Konflik Agraria PT SGC

Sabtu, 18 April 2026 - 19:58 WIB

Peran Strategis GRANAT Provinsi Lampung, Program P4GN Fokus Memutus Rantai Narkoba

Sabtu, 18 April 2026 - 09:04 WIB

Viral Tembakan Intimidasi Warga, Residivis Curat Lintas Provinsi Ditangkap

Jumat, 17 April 2026 - 22:27 WIB

Gubernur Mirza Bentuk Tim Koordinasi dan Fasilitasi Penanganan Penyelesaian Masalah Pertanahan di Lampung

Jumat, 17 April 2026 - 11:48 WIB

Polres Lampung Timur Bongkar Mafia Solar Subsidi, 3 Pelaku Diciduk dan 2 Ton BBM Disita

Berita Terbaru