Ketua Komisi IV DPRD Lampung Sampaikan Infrastruktur Jalan Tetap Jadi Prioritas Pembangunan 2026

- Jurnalis

Senin, 26 Januari 2026 - 18:24 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lampungcorner.com, Bandar Lampung – Ketua Komisi IV DPRD Provinsi Lampung, Mukhlis Basri menegaskan bahwa pada tahun 2026 tidak ada pembangunan irigasi baru untuk wilayah lampung, di ruang komisi dprd, Senin (26/1/2026).

Menurutnya, Pemerintah Provinsi Lampung lebih memprioritaskan pembangunan infrastruktur jalan karena dinilai paling mendesak dan dibutuhkan masyarakat.

“Mengingat tingkat kebutuhan masyarakat di Provinsi Lampung pada bidang infrastruktur, jalan masih menjadi kebutuhan yang sangat mendesak,” ujarnya saat dikonfirmasi.

Mukhlis menjelaskan, bukan berarti sektor Pengelolaan Sumber Daya Air (PSDA) tidak membutuhkan anggaran.

Baca Juga :  Transparansi Keuangan Pringsewu, BPKAD Rilis Update Posisi RKUD, Saldo Kas Capai Rp20 Miliar, Zero Belanja Tak Terduga

Namun, berdasarkan skala prioritas, alokasi anggaran saat ini masih didominasi oleh pembangunan infrastruktur jalan.

“Bukan berarti di bidang PSDA tidak ada kebutuhan, tetapi dilihat dari skala prioritas, anggaran masih didominasi oleh tuntutan pembangunan infrastruktur jalan,” jelasnya.

Ia menegaskan bahwa, kondisi saat ini bukan berarti sektor irigasi tidak lagi mendapat perhatian.

Menurutnya, pembangunan irigasi yang telah dilakukan selama ini sudah cukup maksimal, sehingga saat ini lebih difokuskan pada pemeliharaan dibandingkan pembangunan baru.

Baca Juga :  Prabowo Perintahkan Fokus Penanganan Karhutla Way Kambas

“Bukan berarti tuntutan irigasi tidak ada, tetapi apa yang sudah dilakukan selama ini dinilai cukup maksimal. Karena itu, Pemprov akan lebih memfokuskan pembangunan ke infrastruktur jalan, sementara porsi anggaran PSDA lebih diarahkan pada pemeliharaan,” tegasnya.

Mukhlis menilai, kebijakan Pemerintah Provinsi Lampung tersebut sudah tepat dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat saat ini.

“Karena jalan merupakan infrastruktur yang paling mendesak dan paling dibutuhkan oleh masyarakat,” pungkasnya. (*)

Berita Terkait

Kejari Lampura Musnahkan Barang Bukti 42 Perkara, Ada Sabu dan Senpi Rakitan
Gubernur Mirza dan Bupati Hamartoni Cek Jalan Lampura, Rp76 Miliar Disiapkan Lewat Inpres
Pemkab Tubaba Tancap Gas Susun Arsitektur Pemerintahan Digital
Belajar dari Gunung Kidul, Pemkab Pesawaran Bidik Strategi Baru Dongkrak PAD
Seleksi JPTP Lampura Mengerucut, 53 Peserta Berebut 10 Kursi Eselon II
Kabel Fiber Optik Semrawut Ditertibkan, APJII Lampung Sasar Sejumlah Ruas Jalan
60 ASN Berebut 11 Kursi JPTP Lampura, Berikut Nama dan Jabatan dengan Pelamar Terbanyak
Kemah Bakti Satya Linmas, Nadirsyah Hadiri Pengukuhan DPC ASLINMAS dan ABPEDNAS Bandar Lampung
Berita ini 28 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 30 September 2026 - 11:46 WIB

Kejari Lampura Musnahkan Barang Bukti 42 Perkara, Ada Sabu dan Senpi Rakitan

Selasa, 29 September 2026 - 09:16 WIB

Gubernur Mirza dan Bupati Hamartoni Cek Jalan Lampura, Rp76 Miliar Disiapkan Lewat Inpres

Selasa, 29 September 2026 - 08:25 WIB

Pemkab Tubaba Tancap Gas Susun Arsitektur Pemerintahan Digital

Minggu, 27 September 2026 - 20:50 WIB

Belajar dari Gunung Kidul, Pemkab Pesawaran Bidik Strategi Baru Dongkrak PAD

Minggu, 27 September 2026 - 13:01 WIB

Seleksi JPTP Lampura Mengerucut, 53 Peserta Berebut 10 Kursi Eselon II

Berita Terbaru

Kesbangpol Lampura dan FKDM gelar koordinasi sekaligus ''Ngopi Bareng'' bersama masyarakat di Desa Sinar Mulya, Kecamatan Tanjung Raja, Selasa (29/9/2026).

LAMPUNG UTARA

Kesbangpol Lampura dan FKDM Perkuat Deteksi Dini Konflik Sosial

Selasa, 29 Sep 2026 - 17:16 WIB