Tilang Elektronik Makin Canggih, Satlantas Polres Lampura Siap Operasikan ETLE Mobile Gunakan Kamera HP

- Jurnalis

Sabtu, 27 Juni 2026 - 10:26 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kasat Lantas Polres Lampura AKP Foni Salimubun ketika memberikan himbauan kepada para sopir. Foto ist

Kasat Lantas Polres Lampura AKP Foni Salimubun ketika memberikan himbauan kepada para sopir. Foto ist

LampungCorner.com, LAMPUNG UTARA – Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Lampung Utara (Lampura) bersiap mengoperasikan Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE) Mobile berbasis kamera handphone sebagai upaya memperluas pengawasan terhadap pelanggaran lalu lintas.

Kehadiran ETLE Mobile menjadi pelengkap ETLE statis karena mampu menjangkau lokasi-lokasi yang belum dipasang kamera pengawas.

Kasat Lantas Polres Lampura AKP Foni Salimubun melalui Kanit Gakkum IPDA Hendra Saputra menjelaskan, petugas kini dapat mendokumentasikan pelanggaran lalu lintas menggunakan handphone khusus yang telah terintegrasi dengan sistem ETLE.

“Petugas kepolisian yang dioperasikan oleh AIPDA A. Dhani bersama seorang anggota lalu lintas akan berkeliling ke wilayah yang belum tersedia ETLE statis. Mereka akan memotret setiap pelanggaran lalu lintas yang ditemukan,” ujar Hendra.

Baca Juga :  Baru Setahun Bebas, Residivis Narkoba Kembali Diciduk Bawa 14 Paket Sabu

Ia menjelaskan, handphone yang digunakan bukan perangkat biasa, melainkan perangkat khusus yang telah terhubung dengan database penindakan pelanggaran lalu lintas.

“Proses penilangannya sama seperti ETLE biasa. Hasil gambar pelanggaran yang ditangkap ETLE Mobile akan otomatis terkirim ke bagian back office untuk dilakukan validasi,” jelasnya.

Setelah proses validasi selesai dan data dinyatakan lengkap, petugas akan mencetak surat konfirmasi yang kemudian dikirim kepada pelanggar melalui jasa kurir.

Pelanggar diminta menghubungi nomor call center yang tercantum dalam surat konfirmasi untuk mendapatkan penjelasan mengenai mekanisme penyelesaian tilang.

Apabila penerima surat merasa kendaraan yang tercantum bukan miliknya, ia dapat mengajukan klarifikasi dengan mengisi formulir konfirmasi melalui situs web yang tertera dalam surat tersebut.

Baca Juga :  Operasi Antik Krakatau Ungkap 379 Kasus, 85,9 Kg Sabu Disita

Namun, apabila terbukti sebagai pelanggar yang terekam ETLE Mobile, pengendara wajib menyelesaikan pembayaran tilang elektronik sesuai ketentuan.

Hendra menambahkan, ETLE Mobile akan menyasar berbagai pelanggaran yang mudah terlihat secara langsung, seperti tidak menggunakan sabuk pengaman bagi pengendara mobil, tidak memakai helm bagi pengendara sepeda motor, berboncengan lebih dari dua orang, pengendara di bawah umur, melebihi batas kecepatan, berkendara di bawah pengaruh alkohol atau mabuk, hingga melawan arus.

“Dengan sistem E-Tilang atau ETLE, proses penindakan dilakukan secara elektronik sehingga tidak ada lagi interaksi tatap muka antara pelanggar dan petugas,” pungkas Hendra. (*)

Berita Terkait

Hampir Rp1 Miliar Uang Diduga Palsu Disita di Bakauheni, Kurir Dijanjikan Upah Rp50 Juta
Solar Subsidi Ditimbun Tengah Malam, Polisi Sita 525 Liter di Pesawaran
Polresta Bandar Lampung Bongkar Modus Penampungan Solar Subsidi
Kejari Lampura Musnahkan Barang Bukti 42 Perkara, Ada Sabu dan Senpi Rakitan
Operasi Antik Krakatau Ungkap 379 Kasus, 85,9 Kg Sabu Disita
Baru Setahun Bebas, Residivis Narkoba Kembali Diciduk Bawa 14 Paket Sabu
Diduga Cabuli Anak Dua Kali, Pria 28 Tahun di Bandar Lampung Diciduk Polisi
Empat Paket Sabu Nyelip di Jaket, Pria 25 Tahun Diciduk Polisi
Berita ini 56 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 20 Oktober 2026 - 21:16 WIB

Hampir Rp1 Miliar Uang Diduga Palsu Disita di Bakauheni, Kurir Dijanjikan Upah Rp50 Juta

Kamis, 8 Oktober 2026 - 08:58 WIB

Solar Subsidi Ditimbun Tengah Malam, Polisi Sita 525 Liter di Pesawaran

Jumat, 2 Oktober 2026 - 08:57 WIB

Polresta Bandar Lampung Bongkar Modus Penampungan Solar Subsidi

Rabu, 30 September 2026 - 11:46 WIB

Kejari Lampura Musnahkan Barang Bukti 42 Perkara, Ada Sabu dan Senpi Rakitan

Senin, 28 September 2026 - 19:48 WIB

Operasi Antik Krakatau Ungkap 379 Kasus, 85,9 Kg Sabu Disita

Berita Terbaru

PEMERINTAHAN

Pemkab Lamtim Genjot Aktivasi IKD, Bansos Harus Tepat Sasaran

Rabu, 28 Okt 2026 - 11:54 WIB