Gebyar Samsat 2026, Pemprov Tekankan Pajak untuk Masa Depan Pembangunan Daerah

- Jurnalis

Minggu, 12 Juli 2026 - 16:10 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

kegiatan Gebyar Samsat Tahun 2026 yang digelar di Tugu Adipura, Bandar Lampung, Minggu (12/7/2026).
Foto: Ist

kegiatan Gebyar Samsat Tahun 2026 yang digelar di Tugu Adipura, Bandar Lampung, Minggu (12/7/2026). Foto: Ist

Lampungcorner.com – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung mengajak masyarakat taat membayar pajak kendaraan bermotor sebagai bentuk investasi bersama untuk mempercepat pembangunan daerah.

Ajakan tersebut disampaikan Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal melalui Asisten Administrasi Umum Setdaprov Lampung, Sulpakar, saat menghadiri Gebyar Samsat 2026 di Tugu Adipura, Bandar Lampung, Minggu (12/7/2026).

Dalam sambutan gubernur yang dibacakan Sulpakar, ditegaskan bahwa Gebyar Samsat bukan sekadar ajang pembagian hadiah, tetapi bentuk apresiasi atas meningkatnya kesadaran masyarakat dalam memenuhi kewajiban perpajakan.

“Setiap kali kita taat membayar pajak, sesungguhnya kita sedang ikut menulis masa depan Lampung,” ujar Sulpakar.

Ia menegaskan, pembangunan daerah tidak bisa hanya mengandalkan pemerintah, tetapi membutuhkan partisipasi aktif masyarakat.

Salah satunya melalui kepatuhan membayar Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) yang menjadi sumber penting pembiayaan pembangunan.

Menurutnya, penerimaan pajak akan kembali kepada masyarakat dalam bentuk pembangunan infrastruktur seperti jalan dan jembatan, peningkatan layanan kesehatan, pendidikan, hingga fasilitas publik lainnya.

Baca Juga :  Tanggapi Kritik Ombudsman, Pemkab Lampura Tegaskan Pengisian Jabatan Harus Sesuai Aturan

Karena itu, masyarakat diajak memandang pajak bukan sebagai beban, melainkan investasi untuk masa depan daerah.

Sebagai bentuk keberpihakan kepada masyarakat, Pemprov Lampung juga tengah menjalankan Program Keringanan Pajak Kendaraan Bermotor 2026 yang berlangsung mulai 2 Juni hingga 31 Agustus 2026.

Program tersebut mencakup penghapusan sanksi administratif berupa denda PKB, penghapusan pajak progresif, serta berbagai kemudahan lain sesuai ketentuan yang berlaku.

Gubernur menilai tingginya antusiasme masyarakat terhadap program tersebut menunjukkan kebijakan yang memberikan kemudahan mendapat respons positif sekaligus meningkatkan kepercayaan publik.

Ia juga mengapresiasi sinergi antara Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Provinsi Lampung, Polda Lampung, PT Jasa Raharja, Bank Lampung, Bank BRI, serta seluruh mitra Samsat dalam meningkatkan kualitas pelayanan.

Berbagai layanan telah dihadirkan, mulai dari Samsat Induk, Samsat Drive Thru, Samsat Keliling, Samsat Desa, Samsat Kecamatan, gerai pelayanan, hingga layanan digital.

Baca Juga :  Kemenperin Dorong Hilirisasi Singkong di Lamtim, UMKM Disiapkan Tembus Pasar Ekspor

“Sinergi ini diharapkan terus diperkuat agar pelayanan semakin mudah, cepat, transparan, akuntabel, dan humanis,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Bapenda Provinsi Lampung Saipul menyebut sekitar 150 ribu kendaraan telah membayar pajak selama periode Maret hingga Juni 2026 dan berhak mengikuti undian Gebyar Samsat.

Peserta merupakan wajib pajak perseorangan dengan kendaraan berpelat BE yang berdomisili di Provinsi Lampung. Pengundian dilakukan menggunakan sistem komputer acak yang disegel dan disaksikan Dinas Sosial Provinsi Lampung.

Sebanyak 16 hadiah disiapkan, mulai dari emas batangan, kulkas, kipas angin, hingga dispenser. Khusus hadiah kulkas diperuntukkan bagi wajib pajak yang melakukan pembayaran melalui QRIS.

Melalui program keringanan dan peningkatan layanan, Pemprov Lampung berharap kepatuhan masyarakat dalam membayar pajak terus meningkat guna mendukung pembangunan yang merata dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. (*)

Berita Terkait

Raperda APBD-P 2026 Mulai Dibahas, Pendapatan Tubaba Diproyeksi Rp773,8 Miliar
Pemkab Tubaba Perkuat Sinergi Lintas Sektor untuk Tekan Stunting
Alfan Rois Apresiasi Satu Tahun Kepemimpinan Nanda-Anton, Dorong Percepatan Program Masyarakat
Bupati Novriwan Jaya Dorong Batik Tubaba Jadi Identitas dan Penggerak Ekonomi Kreatif
Bimtek SIPD-RI, Pemkab Tubaba Perkuat Tata Kelola Keuangan Daerah Berbasis Digital
Bupati Novriwan Dorong Zakat dan KUR Super Mikro Jadi Penggerak Ekonomi Warga Tubaba
Pendamping Sosial Apresiasi dan Dukung GERCEP Kecamatan Tegineneng
Lewat GERCEP, Kecamatan Tegineneng Percepat Penanganan Warga Rentan
Berita ini 30 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 27 Agustus 2026 - 20:08 WIB

Raperda APBD-P 2026 Mulai Dibahas, Pendapatan Tubaba Diproyeksi Rp773,8 Miliar

Kamis, 27 Agustus 2026 - 19:50 WIB

Pemkab Tubaba Perkuat Sinergi Lintas Sektor untuk Tekan Stunting

Kamis, 27 Agustus 2026 - 19:14 WIB

Alfan Rois Apresiasi Satu Tahun Kepemimpinan Nanda-Anton, Dorong Percepatan Program Masyarakat

Rabu, 26 Agustus 2026 - 20:39 WIB

Bupati Novriwan Jaya Dorong Batik Tubaba Jadi Identitas dan Penggerak Ekonomi Kreatif

Rabu, 26 Agustus 2026 - 20:16 WIB

Bimtek SIPD-RI, Pemkab Tubaba Perkuat Tata Kelola Keuangan Daerah Berbasis Digital

Berita Terbaru