LampungCorner.com, LAMPUNG UTARA – Sejarah baru tercipta di Polres Lampung Utara (Lampura). AKBP Raswidiati Anggraini resmi menjabat sebagai Kapolres Lampura sekaligus menjadi perempuan pertama yang dipercaya memimpin institusi kepolisian di kabupaten tersebut.
Penyambutan perwira menengah Polri itu berlangsung khidmat melalui tradisi Pedang Pora di Markas Polres Lampura, Rabu (5/8/2026). Barisan Pedang Pora mengiringi langkah AKBP Raswidiati memasuki markas sebagai simbol penghormatan sekaligus penanda dimulainya estafet kepemimpinan baru di lingkungan Polres setempat.
Prosesi tersebut dihadiri unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Lampura, jajaran pejabat utama Polres, para kapolsek, personel kepolisian, hingga Bhayangkari.
AKBP Raswidiati resmi menggantikan AKBP Deddy Kurniawan yang mendapat penugasan baru. Pergantian pucuk pimpinan ini merupakan bagian dari rotasi organisasi di tubuh Polri sekaligus membawa harapan baru terhadap penguatan pelayanan publik dan pemeliharaan keamanan di Kabupaten Lampura.
Kepala Seksi Humas Polres Lampura, IPTU Herawati, mengatakan tradisi Pedang Pora bukan sekadar seremoni penyambutan, melainkan simbol penghormatan terhadap kesinambungan kepemimpinan serta nilai-nilai kebersamaan yang dijunjung tinggi di lingkungan Polri.
“Tradisi Pedang Pora menjadi simbol penghormatan kepada pimpinan yang baru. Momentum ini diharapkan memperkuat soliditas, sinergitas, dan semangat seluruh personel dalam memberikan pelayanan, perlindungan, serta pengayoman kepada masyarakat Lampura,” ujar Herawati.
Ia menambahkan, di bawah kepemimpinan AKBP Raswidiati, Polres Lampura akan memfokuskan langkah pada peningkatan profesionalisme personel, menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), serta memperkuat sinergi dengan pemerintah daerah, TNI, dan seluruh elemen masyarakat.
Penyambutan tersebut menjadi penanda dimulainya babak baru bagi Polres Lampura. Tantangan yang dihadapi tidak hanya menjaga situasi kamtibmas tetap kondusif, tetapi juga memastikan pelayanan kepolisian semakin cepat, humanis, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat.
Status AKBP Raswidiati sebagai polwan pertama yang memimpin Polres Lampura turut menghadirkan harapan akan lahirnya kepemimpinan yang adaptif, profesional, dan presisi dalam menjawab berbagai tantangan keamanan serta meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat. (*)
















