LAMPUNGCORNER.COM, Bandarlampung — Seluruh ketua cabang olahraga (cabor) yang berlaga di PON XXI Papua baru-baru ini bakal kurang nyenyak tidur.
Pasalnya, Kejaksaan Tinggi (Kejati) Lampung mengagendakan untuk memeriksa mereka secara maraton.
Waktunya dijadwalkan mulai Senin (29/11/2021) sampai Rabu (1/12/2021).
Pemeriksaan lanjutan ini untuk mengetahui ada tidaknya korupsi dana hibah KONI Rp30 miliar yang digunakan mengikuti PON.
Kepala Sesi Penerangan Umum (Kasipenkum) Kejati Lampung, I Made Agus Putra, membenarkan agenda tersebut.
“Memang ada pemeriksaan. Kali ini fokus ke cabor-cabor yang bertanding di PON Papua,” ujarnya.
Usai pemeriksaan, mantan Kadispora Provinsi Lampung, Hannibal, enggan berkomentar banyak.
“Nggak ada pertanyaan khusus. Kita cuma ngobrol-ngobrol aja soal masalah KONI,” katanya sembari melangkah ke mobil.
Disinggung apakah ada kaitannya dengan cabor karate di mana dirinya menjabat Ketua Federasi Olahraga Karate-do Indonesia (Forki) Lampung, Hannibal tak menjawab. (*)
Red









