Kabur ke Palembang, Tersangka Pembunuhan Ditembak Polres Lamsel

- Jurnalis

Senin, 7 September 2020 - 10:43 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Polres Lamsel menggelar konferensi pers ungkap kasus pembunuhan. Foto: Agus Pamintaher

Polres Lamsel menggelar konferensi pers ungkap kasus pembunuhan. Foto: Agus Pamintaher

Lampungcorner.com, LAMPUNG SELATAN – Kerja keras jajaran Reserse dan Kriminalitas (Reskrim) Polres Lampung Selatan (Lamsel), memburu tersangka pembunuhan terhadap Sutegi Bin Miskam (42) warga Desa Pulau Tengah, Kecamatan Palas, akhirnya membuahkan hasil.

Tersangka berinisal H alias Y (33) warga Dusun Belimbing Sari, Desa Apaan, Kecamatan Jabung, Lampung Timur (Lamtim) berhasil diamankan di rumah kakak perempuannya di Perumahan Surya Akbar, Palembang, Sumatera Selatan.

Karena berusaha kabur saat diamankan, petugas akhirnya melumpuhkan pelaku dengan menghadiahi timah panas di bagian betis kaki kanannya.

Baca Juga :  Nilai Kepuasan 98,06, Imigrasi Kalianda Tak Mau Cepat Berpuas Diri

Kapolres Lamsel, AKBP. Zaky Alkazar mengatakan, pelaku dalam melakukan aksi bersama rekannya S alias W (29) masuk daftar pencarian orang (DPO), Minggu (7/6/2020) sekitar pukul 15.00 WIB di Tanggul Penangkis Desa Pulau Tengah.

Dengan menggunakan sepucuk senjata api (Senpi) rakitan jenis revolver, pelaku membunuh korbannya. Kemudian, pelaku berhasil membawa kabur sepeda motor Honda Blade warna merah putih milik korban.

“Saat itu, pelaku meminta korban menyerahkan sepeda motornya. Korban melawan dan mengejar pelaku dengan senjata tajam, tetapi langsung ditembak pelaku dibagian dada kiri hingga tewas,” kata Zaky Alkazar, Kamis (3/9/2020).

Baca Juga :  Merasa Difitnah, PNS Sekretariat DPRD Tubaba Siapkan Somasi dan Lapor Dewan Pers

Kapolres yang belum lama menjabat di Lamsel ini menambahkan, pelaku dijerat dengan Pasal 365 KUHP Jo Pasal 53 KUHP dan Pasal 338 KUHP. Selain itu Pasal 1 Ayat (1) UU Darurat RI no 12 Tahun 1951.
“Pelaku terancam hukuman selama 15 tahun penjara. Kini pelaku masih ditahan dan diproses lebih lanjut,” pungkasnya. (gus/apr)

Berita Terkait

Polresta Bandar Lampung Bongkar Modus Penampungan Solar Subsidi
Kejari Lampura Musnahkan Barang Bukti 42 Perkara, Ada Sabu dan Senpi Rakitan
Operasi Antik Krakatau Ungkap 379 Kasus, 85,9 Kg Sabu Disita
Baru Setahun Bebas, Residivis Narkoba Kembali Diciduk Bawa 14 Paket Sabu
General Manager ASDP Bakauheni: HPN dan Porwanas 2027 Jadi Sejarah bagi PWI Lampung
Diduga Cabuli Anak Dua Kali, Pria 28 Tahun di Bandar Lampung Diciduk Polisi
Empat Paket Sabu Nyelip di Jaket, Pria 25 Tahun Diciduk Polisi
Nusron Wahid Buka Suara soal Anak Buahnya Kena OTT Perkara Suap HGB
Berita ini 122 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 2 Oktober 2026 - 08:57 WIB

Polresta Bandar Lampung Bongkar Modus Penampungan Solar Subsidi

Rabu, 30 September 2026 - 11:46 WIB

Kejari Lampura Musnahkan Barang Bukti 42 Perkara, Ada Sabu dan Senpi Rakitan

Senin, 28 September 2026 - 19:48 WIB

Operasi Antik Krakatau Ungkap 379 Kasus, 85,9 Kg Sabu Disita

Jumat, 25 September 2026 - 21:32 WIB

Baru Setahun Bebas, Residivis Narkoba Kembali Diciduk Bawa 14 Paket Sabu

Jumat, 25 September 2026 - 21:15 WIB

General Manager ASDP Bakauheni: HPN dan Porwanas 2027 Jadi Sejarah bagi PWI Lampung

Berita Terbaru

BREAKING NEWS

Lampung Rebut Juara 1 Newsroom Timnas

Kamis, 1 Okt 2026 - 21:57 WIB

Ketua Komisi IV DPRD Kota Bandar Lampung Fraksi Partai Gerindra, Asroni Paslah.

BANDAR LAMPUNG

Pancasila Jangan Berhenti di Dinding Kantor

Kamis, 1 Okt 2026 - 15:26 WIB