Aliando Syarief Derita OCD Ekstrem

- Jurnalis

Jumat, 28 Januari 2022 - 19:33 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Aliando melakukan shooing video klip ‘Asal Kau Bahagia’ Foto: Alexander Vito Edward Kukuh/kumparan

Aliando melakukan shooing video klip ‘Asal Kau Bahagia’ Foto: Alexander Vito Edward Kukuh/kumparan

LAMPUNGCORNER.COM, Aktor Aliando Syarief mengungkapkan bahwa dirinya mengidap obsessive compulsive disorder (OCD) ekstrem. Dia menyampaikan hal itu lewat siaran langsung di Instagram.

Aliando Syarief mengatakan dirinya menderita OCD pada 2020. Ini bukan kali pertama. Sebab, dia pernah terkena OCD saat masih kelas 2 SD.

“Jadi OCD-nya, OCD ekstrem yang gue, tuh, benar-benar stuck, enggak bisa gerak. Jadi yang biasa OCD harusnya bersih, tapi gue ini OCD yang ekstrem, justru sebaliknya agak lebih kotor, jadi gue berjuang untuk bersih terus,” kata Aliando.

Kondisi yang Dirasakan Aliando Syarief Usai Kena OCD

Aliando mengungkapkan kondisi yang ia rasakan usai dinyatakan menderita OCD. Pria 25 tahun ini mengatakan tidak memiliki nafsu makan dan sulit ketika ingin mandi.

Baca Juga :  Wagub Jihan Pimpin Rakor Tim Penanggulangan, Dorong Percepatan Eliminasi TBC di Kabupaten/Kota

“Untuk mandi saja gue enggak bisa. Mandi, sih, mandi tetap, tapi butuh perjuangan,” tuturnya.

Pemain sinetron Ganteng-ganteng Serigala ini juga mencontohkan ketika dirinya ingin membuang sampah.

“OCD-nya ini cukup ekstrem, harus berantakan justru, tapi berantakannya itu tertata. Kayak misalnya, kan, gue mau buang sampah enggak bisa,” ucap Aliando.

“Gue mau berusaha bersih. Mungkin karena usahanya itu. Jadi pas gue mau buang sampah, langsung ada delusi. Mau enggak mau, gue harus taruh di ranah gue yang terdekat. Taruh saja di tempat yang gue dekat berdiri,” sambungnya.

Baca Juga :  PSEL Lampung Raya Jadi Tonggak Baru Pengelolaan Sampah Terintegrasi

Selain itu, Aliando juga menceritakan pengalamannya ketika makan kuaci. “Kulitnya gue enggak buang asal, gue letakin tertata rapi, jadi berantakan, tapi enggak boleh tersentuh satu sama lain,” ujarnya.

Aliando mengatakan, selama dua tahun ini, ia berjuang melawan OCD. Dia melakukan terapi di rumah.

“Gue harus banyak terapi di rumah, makanya gue enggak keluar-keluar,” ungkapnya.

liando menyatakan kondisinya kini sudah membaik. Meski begitu, ia belum akan kembali beraktivitas ke dunia hiburan. “Harus istirahat. Terapi ini cukup melelahkan juga,” ucapnya.

 

Red

 

Berita Terkait

Pemprov Lampung Perkuat Dukungan untuk Petani, dari Teknologi hingga Pengendalian Hama
Hadiri Yudisium Fakultas Teknik Unila, Gubernur Mirza Ajak Lulusan Teknik Jadi Innovator Pembangunan Daerah
Kadis KPTPH Elvira: PHC Jadi Harapan Baru Petani Lampung Dalam Program Desaku Maju
Gubernur Mirza Tinjau Desa Wisata Budaya Marga Teluk, Dorong Pelestarian Budaya dan Penguatan Karakter
Pemprov Lampung Luncurkan Toko Tapis, Dorong UMKM Masuk Ekosistem Digital dan Perkuat Ekonomi Daerah
Gubernur Mirza Resmikan Jembatan Garuda di Kabupaten Mesuji, Realisasi Program Presiden Prabowo Subianto
Dulu Satu Jam Kini Lima Menit, Jalan Rawa Jitu-Umbul Mesir Ubah Wajah Distribusi Pertanian Tulang Bawang
Buka Musda II IKAPI, Bunda Literasi Lampung Tegaskan Literasi Pilar Kemajuan Daerah
Berita ini 100 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 25 Juni 2026 - 23:23 WIB

Pemprov Lampung Perkuat Dukungan untuk Petani, dari Teknologi hingga Pengendalian Hama

Kamis, 25 Juni 2026 - 23:19 WIB

Hadiri Yudisium Fakultas Teknik Unila, Gubernur Mirza Ajak Lulusan Teknik Jadi Innovator Pembangunan Daerah

Kamis, 25 Juni 2026 - 23:14 WIB

Kadis KPTPH Elvira: PHC Jadi Harapan Baru Petani Lampung Dalam Program Desaku Maju

Kamis, 25 Juni 2026 - 23:09 WIB

Gubernur Mirza Tinjau Desa Wisata Budaya Marga Teluk, Dorong Pelestarian Budaya dan Penguatan Karakter

Kamis, 25 Juni 2026 - 21:36 WIB

Pemprov Lampung Luncurkan Toko Tapis, Dorong UMKM Masuk Ekosistem Digital dan Perkuat Ekonomi Daerah

Berita Terbaru