LampungCorner.com,Tubaba– Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Tulang Bawang Barat (Tubaba), Provinsi Lampung, fokuskan pembinaan statistik sektoral terhadap 6 Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan mencanangkan 1 Desa Cinta Statistik (Cantik) wilayah setempat.
Kepala BPS Tubaba, Sartika, mengatakan tujuan pembinaan statistik sektoral tersebut agar OPD dapat menghasilkan data statistik sektoral yang baik, bisa dibagi pakaikan, bisa dipertanggungjawabkan, serta konsisten datanya.
“Adapun 6 OPD yang kita bina di tahun 2025 secara intens yaitu, Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (Disnakeswan), Dinas Perhubungan (Dishub), Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Tiyuh (DPMT), Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD), Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil), dan Dinas Pemuda Olahraga dan Pariwisata (Disporapar),” ujar Sartika saat dikonfirmasi media pada acara Pembinaan Statistik Sektoral dan Pencanangan Desa Cantik 2025 Kabupaten Tubaba di Homestay Prima Jasa Tiyuh (Desa) Tirta Makmur, Selasa (20/05/2025).
Lanjut dia, dari 6 OPD tersebut, 2 diantaranya yang memiliki nilai sektoral tertinggi yaitu Dishub dan Disnakeswan, akan dijadikan sampel dalam proses evaluasi penyelenggaraan statistik sektoral tahun 2026 secara nasional mewakili Kabupaten Tubaba.
“Adapun Desa Cantik, tahun ini kita mencanangkan 1 Tiyuh yaitu Tiyuh Daya Asri, Kecamatan Tumijajar. Desa Cantik ini juga kita lakukan pembinaan secara intens yang harapannya mereka bisa menghasilkan output monografi, website semakin lengkap, serta kebutuhan maupun potensi yang menonjol di Tiyuh itu bisa terdata dan terpenuhi,” jelasnya.
Menurutnya, tidak hanya sekedar pembinaan, untuk Desa Cantik juga akan dilakukan penilaian lomba secara nasional yang akan dilaksanakan pada bulan September mendatang.
“Harapannya, tahun ini untuk Desa Cantik asal Tubaba kita bisa masuk nominasi 10 besar secara nasional, dan mampu mempercepat program Satu Data Indonesia,” tuturnya.
Sementara itu, Kepala Tiyuh Daya Asri, Alif, mengucapkan rasa syukur dan terima kasih atas terpilihnya Daya Asri sebagai lokus pembinaan Desa Cantik tahun 2025.
“Dengan program ini kita berharap data statistik di Tiyuh kita bisa semakin lengkap, dan untuk potensi yang menonjol di wilayah kita adalah bidang Pertanian dan UMKM. Kita juga berharap agar program ini tidak berhenti pada sebuah seremonial saja, melainkan dapat terus berlanjut dan dibina,” pungkasnya. (Rian)










