Home / LAMPUNG SELATAN

Jumat, 25 Juni 2021 - 10:20 WIB

Dana Hibah Rp2,4 Miliar Disoal DPRD, Ini Penjelasan KONI Lamsel

Ilustrasi Kalbi Rikardo Rilislampung.id (group lampungcorner.com)

Ilustrasi Kalbi Rikardo Rilislampung.id (group lampungcorner.com)

 LAMPUNGCORNER.COM, Lampung Selatan – Anggaran dana hibah Rp2,46 miliar dari Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Lampung Selatan (Lamsel) yang diberikan kepada KONI Lamsel pada 2020 dipertanyakan oleh sejumlah fraksi di Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) setempat.

Anggota DPRD Lamsel yang mempersoalkan anggaran itu merupakan fraksi gabungan Nasdem, Hanura, dan Perindo. Mereka bahkan tidak mau dan menunda menandatangani Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPj) APBD 2020, pada Kamis (17/6/2021) lalu.

Terkait hal tersebut, Ketua KONI Lamsel Rudi Apriyadi menerangkan, dana tersebut diberikan kepada 33 cabang olahraga yang berada dibawah naungan KONI Lamsel.

Ia menerangkan dana tersebut diberikan kepada 33 cabang olahraga itu untuk persiapan Pekan Olahraga Nasional (PON) Papua serta Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) 2021.

“Sebab seleksi menuju Porprov 2021 tetap diselenggarakan. Selain itu ada kegiatan kongres Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI). Jadi bayangkan, di 2020 itu PON ternyata diundur, dan Porprov itu di 2021. Jadi (dana itu) untuk persiapan menuju Porprov, seleksi, dan lain-lain persiapan sebelum Porprov,” papar Rudi, Kamis  (24/6/2021).

Meski tak menjelaskan secara detail, Rudi menyebutkan beberapa cabang olahraga yang mendapatkan dana tersebut adalah sepak bola, gulat, kempo, bulu tangkis, catur, panahan, catur, bridge, drum band, dan beberapa cabang lainnya.

“Semuanya mau hidup walaupun situasi pandemi. Bayangannya di 2020 itu PON tetapi ternyata diundur. Porprov itu di 2021, jadi untuk persiapan menuju Porprov itu di tahun 2020 seleksi sama uji coba tetap berjalan,” terus Rudi.

Selain itu, Rudi menambahkan, pada 2020 KONI Lamsel juga mengirim 48 atlet untuk mengikuti Pra PON.

“Waktu itu juga awal 2020, kita ikutkan 48 atlet seleksi Pra PON, termasuk Korwil di Bengkulu dan Surabaya. Karena ketat sekali cuma enam (atlet) yang lolos ikut PON, yakni cabang karate, tinju putri, panahan, bulutangkis putra putri. PON itu nasional, tapi yang lolos Seagames ada satu atlet ke Vietnam,” terangnya.

Rudi juga menyayangkan sikap DPRD Lamsel yang tidak memanggil pihak KONI untuk memberikan penjelasan mendetail, jika hal tersebut akhirnya dipermasalahkan.

“Semua laporan juga sudah kita kirim ke Dispora termasuk BPK,” klaim Rudi. (*)

Red

Share :

412 views

Baca Juga

LAMPUNG SELATAN

Dari Seniman, Ormas Hingga Mahasiswa Komentari Selebgram Ummu Hani

LAMPUNG SELATAN

Kepala Dinas Damkar Mengikuti Upacara Peringatan HUT Damkar yang Ke-103 Tingkat Nasional Tahun 2022

LAMPUNG SELATAN

Bupati Lampung Selatan Hadiri Penyerahan DIPA dan TKDD Tahun 2022 Oleh Presiden RI Secara Virtual

LAMPUNG SELATAN

Januari 2022, Lamsel 100 Persen Sekolah Tatap Muka

LAMPUNG SELATAN

Dinas Kominfo Lampung Selatan Gelar Sosialisasi Tata Kelola SPBE

LAMPUNG SELATAN

Ular Jenis Piton Sekitar Empat Meter Ditemukan di Samping Rumah Warga Kalianda

LAMPUNG SELATAN

Pemkab Lampung Selatan Bagi-bagi Bendera Merah Putih di Tugu Adipura

LAMPUNG SELATAN

Dua Pengoplos Pupuk TSP dan KCL Palsu Diamankan Polres Lamsel