DD Pagar Buana Diduga Mark Up : Beli Sapi dan Kambing, Rakyat Bingung, Siapa Untung?

- Jurnalis

Selasa, 8 Juli 2025 - 12:54 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gambar Ilustrasi

Gambar Ilustrasi

LampungCorner.com,Tubaba– Dugaan praktik mark up atau penggelembungan anggaran kembali mencuat, kali ini menyeret nama Kepala Tiyuh (Desa) Pagar Buana, Kecamatan Way Kenanga, Kabupaten Tulang Bawang Barat (Tubaba), Provinsi Lampung.

Praktik ini diduga terjadi dalam realisasi Dana Desa (DD) untuk program ketahanan pangan pada tahun anggaran 2022 hingga 2024.

Berdasarkan hasil penelusuran media, terdapat indikasi bahwa beberapa anggaran kegiatan yang bersumber dari DD tersebut direalisasikan dengan tujuan untuk menguntungkan diri sendiri maupun pihak-pihak tertentu.

Pada tahun 2022, Tiyuh Pagar Buana merealisasikan anggaran sebesar Rp.73 juta lebih untuk pembelian 8 ekor sapi. Harga satuan yang tercantum dalam laporan bervariasi antara Rp.6 juta hingga Rp.6,3 juta per ekor. Namun demikian, tidak ditemukan rincian transparan terkait spesifikasi sapi dan proses pengadaan, sehingga memunculkan dugaan adanya mark up harga.

Selanjutnya, pada tahun 2023, realisasi anggaran ketahanan pangan kembali dilakukan dengan nilai mencapai Rp.136 juta lebih, yang digunakan untuk pembelian 80 ekor kambing. Namun, perbedaan keterangan dari pihak-pihak yang terlibat dalam pengadaan ternak memicu keraguan publik.

Baca Juga :  Hari Pramuka ke-65, Bupati Novriwan Ajak Pramuka Tubaba Jadi Teladan Ketahanan Pangan dan Lingkungan

Saat dikonfirmasi media di kediamannya, YT, salah satu penjual kambing, membenarkan bahwa pihak Tiyuh membeli kambing darinya.

“Ya mas, tahun 2023 mereka membeli kambing sebanyak 24 ekor dengan harga Rp.800.000 saja per ekor. Sisanya itu AR semua,” jelas YT saat diwawancarai media beberapa waktu lalu.

Namun, pernyataan berbeda juga disampaikan oleh AR, pihak lainnya yang disebut turut serta dalam pengadaan kambing tersebut. AR membantah bahwa dirinya menerima seluruh sisa kambing dari pengadaan tahun 2023.

“Kalau tahun 2024 kemarin memang semua ke saya, jumlahnya 110 ekor. Tapi kalau 2023 saya hanya dapat separuhnya saja dari total 80 ekor. Jadi yang disampaikan YT itu tidak benar. Saya juga siap diperiksa pihak berwajib,” tegas AR.

Baca Juga :  Kemarau Belum Berakhir, Pemkab Tubaba dan Warga Gelar Salat Istisqa Mohon Turun Hujan

Pernyataan yang bertolak belakang ini membuat masyarakat semakin curiga, benarkah kambing dibeli sebanyak itu? Siapa yang sebenarnya menjual, dan kemana sisanya?.

Sementara upaya konfirmasi terhadap Kepala Tiyuh Pagar Buana, SP, belum membuahkan hasil. Saat mendatangi kantor Tiyuh, media tidak menemukannya di tempat.

“Maaf mas, bapak kepala Tiyuh tidak ada di kantor, mungkin sedang ada kegiatan,” ujar salah satu aparatur Tiyuh.

Hingga kini, masyarakat menanti respons serius dari Aparat Penegak Hukum (APH) untuk mengusut tuntas dugaan mark up yang terjadi dalam pengelolaan DD di Tiyuh Pagar Buana. Transparansi dan akuntabilitas pengelolaan dana publik menjadi sorotan penting agar praktik serupa tidak terus berulang. (Rian)

Berita Terkait

Kemarau Belum Berakhir, Pemkab Tubaba dan Warga Gelar Salat Istisqa Mohon Turun Hujan
FPRD Tubaba Kaji Rencana Pembangunan Menara Telekomunikasi di Pagar Dewa
RAPI Tubaba Dikukuhkan, Kepedulian Sosial Jadi Pesan Utama
Evaluasi Perubahan APBD 2026, Pemkab Tubaba Terima Masukan dari Pemprov Lampung
Verifikasi Gerai KDMP, Pemkab Tubaba Pastikan Kesiapan KDMP
Kemarau Melanda, Pemkab Tubaba dan MUI Siapkan Sholat Istisqa
Tubaba Perkuat Peran Penyuluh Agama, Dorong Program Pembangunan hingga Akar Rumput
Pemkab dan DPRD Tubaba Sepakati Arah Perubahan APBD 2026, Fokus Pembangunan dan Kesejahteraan
Berita ini 50 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 24 September 2026 - 08:41 WIB

Kemarau Belum Berakhir, Pemkab Tubaba dan Warga Gelar Salat Istisqa Mohon Turun Hujan

Rabu, 23 September 2026 - 11:27 WIB

FPRD Tubaba Kaji Rencana Pembangunan Menara Telekomunikasi di Pagar Dewa

Rabu, 23 September 2026 - 10:28 WIB

RAPI Tubaba Dikukuhkan, Kepedulian Sosial Jadi Pesan Utama

Senin, 21 September 2026 - 20:18 WIB

Evaluasi Perubahan APBD 2026, Pemkab Tubaba Terima Masukan dari Pemprov Lampung

Senin, 21 September 2026 - 19:31 WIB

Verifikasi Gerai KDMP, Pemkab Tubaba Pastikan Kesiapan KDMP

Berita Terbaru