DPR RI Minta Polres dan Pemkot Bandarlampung Bongkar Jaringan Manusia Silver

- Jurnalis

Minggu, 10 Oktober 2021 - 13:59 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Anggota Komisi III DPR RI Taufik Basari. Foto: Sulaiman

Anggota Komisi III DPR RI Taufik Basari. Foto: Sulaiman

LAMPUNGCORNER.COM, Bandarlampung — Anggota Komisi III DPR RI Taufik Basari angkat bicara terkait jaringan ‘manusia silver’ di Bandarlampung.

Menurut Tobas –sapaan akrabnya, butuh penanganan khusus terhadap peminta-minta dengan sekujur tubuh dicat warna perak tersebut.

Sebab, mereka bukan sekadar gelandangan atau pengemis. Namun dikoordinir dengan melibatkan anak-anak di bawah umur.

“Ini kasus yang melibatkan jaringan, maka Pemkot bisa bekerja sama dengan Polres untuk melakukan penyelidikan,” ungkapnya, Minggu (10/10/2021).

Baca Juga :  Kejari Lampura Musnahkan Barang Bukti 42 Perkara, Ada Sabu dan Senpi Rakitan

Tobas meminta, Pemerintah Kota dan Polresta Bandarlampung untuk meneluauri jaringan tersebut, membongkar, dan melakukan penindakan hukum.

Karena ini adalah pidana, bukan hanya administrasi. Diduga ada unsur human trafficking dan melanggar Undang-Undang Perlindungan Anak.

“Maka pandangannya bukan sebatas di Pol PP tapi harus ada penyelidikan oleh aparat kepolisian agar tuntas,” kata dia.

Baca Juga :  Tubaba Perkuat Tata Kelola Aset dan Kepastian Hukum Pertanahan

Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Bandarlampung telah melakukan penertiban sejumlah manusia silver baik anak-anak dan dewasa.

Pol PP Bandarlampung berhasil mengamankan seorang kordinator lapangan yang mengaku menerima setoran Rp10 ribu per anak.

“Untuk koordinator yang lebih tinggi Rp15 ribu per anak,” ungkap Kasat Pol PP Bandarlampung Suhardi Syamsi beberapa waktu lalu. (*)

Red

Berita Terkait

Terseret Kasus Dugaan Penggelapan Mobil Rental, Anggota DPRD Bandar Lampung Yuhadi Mengaku Jadi Korban
Kolam Lindi TPA Bakung Masih Bermasalah, Pembenahan Belum Optimal
Tiga Calon Rebut Kursi Rektor Unila, Budiyono Unggul di Pemungutan Suara Senat
Cuma Dua Pendaftar, Kursi Ketua dan DK PWI Lampung Berpeluang Aklamasi
Tak Cukup Berbekal Ijazah, UBL Kenalkan Professional Passport untuk Cetak Lulusan Siap Kerja
Wisuda ke-76 Jadi Momen Bersejarah, UBL Lahirkan Tujuh Doktor Manajemen Pertama
Kantongi 444 Dukungan, Wirahadikusumah Tunggu Verifikasi
Warga Bandar Lampung Wajib Tahu, Ini Tanda Pohon Rawan Tumbang dan Cara Melaporkannya
Berita ini 31 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 30 Oktober 2026 - 13:30 WIB

Terseret Kasus Dugaan Penggelapan Mobil Rental, Anggota DPRD Bandar Lampung Yuhadi Mengaku Jadi Korban

Kamis, 29 Oktober 2026 - 20:06 WIB

Kolam Lindi TPA Bakung Masih Bermasalah, Pembenahan Belum Optimal

Kamis, 29 Oktober 2026 - 19:48 WIB

Tiga Calon Rebut Kursi Rektor Unila, Budiyono Unggul di Pemungutan Suara Senat

Senin, 26 Oktober 2026 - 18:41 WIB

Cuma Dua Pendaftar, Kursi Ketua dan DK PWI Lampung Berpeluang Aklamasi

Kamis, 22 Oktober 2026 - 21:14 WIB

Tak Cukup Berbekal Ijazah, UBL Kenalkan Professional Passport untuk Cetak Lulusan Siap Kerja

Berita Terbaru

Thania Rhamadani Harisma, pelajar kelas VII Sekolah IT Insan Robani Lampura.

LAMPUNG UTARA

Dua Bulan Berlatih, Siswi Insan Robani Ini Berhasil Raih Juara III

Minggu, 1 Nov 2026 - 09:33 WIB