DPRD Lampung Ungkap 6 Prioritas Pembangunan Pariwisata

- Jurnalis

Selasa, 3 Oktober 2023 - 12:03 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mikdar Ilyas, Sekretaris Komisi V DPRD Lampung. Foto : Tampan/Rilis.id

Mikdar Ilyas, Sekretaris Komisi V DPRD Lampung. Foto : Tampan/Rilis.id

LAMPUNGCORNERCOM, Bandarlampung — DPRD Provinsi Lampung menyampaikan sejumlah catatan perbaikan kepada seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemprov Lampung.

Salah satunya adalah untuk Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Disparekraf) Provinsi Lampung untuk meningkatkan kinerja di sektor pariwisata.

Sekretaris Komisi V DPRD Lampung Mikdar Ilyas menyebut ada 6 catatan yang jadi PR (pekerjaan rumah) yang harus segera dijalankan oleh Disparekraf.

Yang pertama terkait kegiatan dan event wisata di Lampung agar dilakukan dengan kolaboratif menggandeng komunitas dan pihak swasta untuk mengatasi kekurangan anggaran dari pemerintah.

Kedua, perlu pengelolaan pariwisata harus berkelanjutan dari kolaborasi muti pihak. Baik eksekutif, legislatif, komunitas, dan wirausaha atau pebisnis.

Baca Juga :  Bupati Novriwan Jaya Hadiri BSD BAZNAS, Dorong Zakat Jadi Instrumen Pemberdayaan

“Pembangunan pariwisata perlu kerjasama lintas-dinas, antara lain dengan dinas yang menangani infrastruktur untuk menyediakan akses penunjang kawasan pariwisata,” jelas Mikdar Ilyas saat pembahasan Raperda APBD Provinsi Lampung 2023 beberapa waktu lalu.

Menurutnya, kendala dalam pembangunan akses infrastruktur khususnya jalan menuju destinasi pariwisata ada perbedaan kewenangan antara kabupaten/kota dan provinsi.

Kebanyakan jalan destinasi ada di bawah wewenang kabupaten/kota. Maka koordinasi dan kerjasama perlu dikuatkan.

Keempat adalah peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) di sektor pariwisata Lampung.

Mikdar menyebut perlu digelar bimbingan teknis (bimtek) di lokasi-lokasi destinasi sebagai salah satu program penting pengembangan wisata.

“Kelima OPD perlu menjabarkan teknis dana hibah dalam pelaporan triwulan serta visualisasi data perkembangan pelaksaan program. Sehingga informasi yang disampaikan bisa lebih jelas dan cepat ditangkap,” jelasnya.

Keenam, Disparekraf Lampung juga diminta melakukan evaluasi data pola kedatangan wisatawan khususnya untuk mengetahui keberlanjutan kunjungan dari wisatawan.

Hal ini berkaitan dengan imaji wisata Lampung di media sosial dan pengalaman riil dari wisatawan.

“Tingkat kunjungan ulang perlu diperiksa sebab ada kesan kunjungan wisatawan ke Lampung tidak berkelanjutan,” tandasnya. (Advertorial)

Berita Terkait

Pemkab Tubaba Tancap Gas Susun Arsitektur Pemerintahan Digital
Belajar dari Gunung Kidul, Pemkab Pesawaran Bidik Strategi Baru Dongkrak PAD
Seleksi JPTP Lampura Mengerucut, 53 Peserta Berebut 10 Kursi Eselon II
Kabel Fiber Optik Semrawut Ditertibkan, APJII Lampung Sasar Sejumlah Ruas Jalan
Kemah Bakti Satya Linmas, Nadirsyah Hadiri Pengukuhan DPC ASLINMAS dan ABPEDNAS Bandar Lampung
Inspektorat Lampung Awasi 17 OPD Tubaba
Pemkab Tubaba Perkuat Digitalisasi Daerah dan Pengendalian Inflasi
Tekan Inflasi, Pemkab Tubaba Gelar Operasi Pasar Murah di Panaragan Jaya
Berita ini 21 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 29 September 2026 - 08:25 WIB

Pemkab Tubaba Tancap Gas Susun Arsitektur Pemerintahan Digital

Minggu, 27 September 2026 - 20:50 WIB

Belajar dari Gunung Kidul, Pemkab Pesawaran Bidik Strategi Baru Dongkrak PAD

Minggu, 27 September 2026 - 13:01 WIB

Seleksi JPTP Lampura Mengerucut, 53 Peserta Berebut 10 Kursi Eselon II

Jumat, 25 September 2026 - 21:49 WIB

Kabel Fiber Optik Semrawut Ditertibkan, APJII Lampung Sasar Sejumlah Ruas Jalan

Jumat, 25 September 2026 - 10:31 WIB

Kemah Bakti Satya Linmas, Nadirsyah Hadiri Pengukuhan DPC ASLINMAS dan ABPEDNAS Bandar Lampung

Berita Terbaru

Kesbangpol Lampura dan FKDM gelar koordinasi sekaligus ''Ngopi Bareng'' bersama masyarakat di Desa Sinar Mulya, Kecamatan Tanjung Raja, Selasa (29/9/2026).

LAMPUNG UTARA

Kesbangpol Lampura dan FKDM Perkuat Deteksi Dini Konflik Sosial

Selasa, 29 Sep 2026 - 17:16 WIB