Harga Kakao di Pardasuka Turun, Petani Sindir Pemkab Pringsewu

- Jurnalis

Jumat, 4 Juni 2021 - 19:13 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: shutterstock

Foto: shutterstock

Petani kakao di Kecamatan Pardasuka, Kabupaten Pringsewu mengeluh. Sebab, harga jual komoditas tersebut terus menurun, sehingga menyebabkan petani merugi.

Rodi, salah seorang petani mengatakan, selama ini belum ada industri yang menerima penjualan kakao dari petani langsung.

”Para petani saat ini hanya menjual hasil kakaonya ke tengkulak. Itu pun harganya relatif rendah sehingga keuntungannya sangat tipis,” ujarnya kepada Rilisid Lampung (grup Lampungcorner.com), Jumat (4/6/2021).

Baca Juga :  Merajut Transparansi, Menghadirkan Solusi, Satu Tahun Kepemimpinan Olpin Putra di BPKAD Pringsewu

Robi mengungkapkan, kakao petani dibeli para tengkulak seharga Rp27 ribu perkilogram untuk yang sudah kering, sementara kakao basah harganya Rp15-17 ribu perkilogram.

”Padahal sebelumnya harga kakao kering mencapai Rp35 ribu,” keluh Rodi.

Rendahnya harga kakao membuat petani enggan mengembangkan komoditas tersebut, baik peremajaan maupun pemeiliharaan. Akibatnya, produktifitas kakao di Pardasuka menurun.

”Perawatan kakao lebih banyak banyak modalnya daripada pemasukan dari hasil panen selama ini. Sampai sekarang juga belum ada bantuan dari Pemkab Pringsewu ke petani kakao di Pardasuka. Ya, mungkin masih fokus ke daerah lain,” sindir Rodi.

Baca Juga :  Transparansi Keuangan Pringsewu, BPKAD Rilis Update Posisi RKUD, Saldo Kas Capai Rp20 Miliar, Zero Belanja Tak Terduga

Rodi dan petani kakao lainnya berharap Pemkab Pringsewu bisa memberikan bantuan, baik berupa bibit unggul dan penyuluhan secara intensif, sehingga produksinya bisa kembali normal.(*)

Berita Terkait

Transparansi Keuangan Pringsewu, BPKAD Rilis Update Posisi RKUD, Saldo Kas Capai Rp20 Miliar, Zero Belanja Tak Terduga
Merajut Transparansi, Menghadirkan Solusi, Satu Tahun Kepemimpinan Olpin Putra di BPKAD Pringsewu
Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah Kabupaten Pringsewu: Selamat Hari Pers Nasional Tahun 2026
417 KPM PKH Pringsewu Diwisuda, Bukti Program Sosial Dorong Kemandirian
Komisaris dan Direksi BUMD Pringsewu Tayang Setelah Rapat RUPS
Dugaan Korupsi Bimtek Aparatur Desa Tahun 2024, Penyidik Kejari Pringsewu Tetapkan Dua Tersangka
Pringsewu Timur dan Waringinsari Timur Wakili Kabupaten Pringsewu Lomba Desa Provinsi Lampung 2025
STIT Pringsewu Gelar Asesmen LAMDIK Prodi S2 MPI 2025
Berita ini 582 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 11:40 WIB

Transparansi Keuangan Pringsewu, BPKAD Rilis Update Posisi RKUD, Saldo Kas Capai Rp20 Miliar, Zero Belanja Tak Terduga

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 11:36 WIB

Merajut Transparansi, Menghadirkan Solusi, Satu Tahun Kepemimpinan Olpin Putra di BPKAD Pringsewu

Senin, 2 Februari 2026 - 20:42 WIB

Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah Kabupaten Pringsewu: Selamat Hari Pers Nasional Tahun 2026

Sabtu, 13 Desember 2025 - 18:38 WIB

417 KPM PKH Pringsewu Diwisuda, Bukti Program Sosial Dorong Kemandirian

Senin, 21 Juli 2025 - 19:00 WIB

Komisaris dan Direksi BUMD Pringsewu Tayang Setelah Rapat RUPS

Berita Terbaru