LampungCorner.com, TANGGAMUS – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Kotaagung, Kabupaten Tanggamus, Provinsi Lampung, menunjukkan komitmennya dalam menjaga kesehatan warga binaan dengan menggelar kegiatan Skrining Penemuan Kasus TBC melalui pemeriksaan rontgen dada, Rabu (22/10/2025).
Kegiatan ini merupakan hasil kolaborasi antara Lapas Kotaagung, Dinas Kesehatan Tanggamus, Puskesmas Negara Batin, serta tim Tirta Medical Center.
Langkah ini bertujuan mendeteksi secara dini potensi penyakit tuberkulosis (TBC) di lingkungan Lapas, sekaligus memastikan seluruh warga binaan hidup sehat dan bebas dari penyakit menular.
Kegiatan dipimpin langsung oleh Kalapas Kotaagung, Andi Gunawan, didampingi Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan Tanggamus, Bambang Sutejo, Kepala Puskesmas Negara Batin, Poniah Restu, serta tenaga medis dari Tirta Medical Center.
Sinergi lintas sektor ini menjadi wujud nyata tanggung jawab negara dalam menjamin hak kesehatan bagi setiap individu, tanpa terkecuali.
Dalam arahannya, Kalapas Andi Gunawan menegaskan pentingnya pola hidup bersih dan pemeriksaan kesehatan secara rutin.
“Kita harus mendeteksi sedini mungkin kondisi kesehatan kita apakah ada riwayat HIV atau TBC, agar tidak membahayakan diri sendiri maupun orang lain,” ujarnya.
Ia juga mengajak seluruh warga binaan untuk aktif menjaga kebersihan diri dan lingkungan, sebagai langkah kecil namun berarti dalam menciptakan lingkungan Lapas yang sehat dan produktif.
Sementara itu, Bambang Sutejo menjelaskan bahwa pemeriksaan difokuskan pada deteksi kesehatan paru-paru guna memastikan tidak ada warga binaan yang terjangkit TBC.
Apabila ditemukan kasus terindikasi TBC, pihak Dinas Kesehatan akan segera memberikan pengobatan hingga dinyatakan sembuh.
“Setelah enam bulan, kami akan melakukan pemeriksaan ulang untuk memastikan kondisi kesehatannya. Kesehatan adalah harta paling berharga dan menjadi prioritas utama,” tegasnya.
Pemeriksaan rontgen dilakukan secara bergiliran sesuai jadwal, dan seluruh warga binaan tampak antusias mengikuti kegiatan.
Melalui upaya ini, Lapas Kotaagung bertekad mendukung program nasional eliminasi TBC tahun 2030, sekaligus mewujudkan lingkungan pemasyarakatan yang sehat, aman, dan bebas penyakit menular. (*)
Editor: Furkon Ari

Jurnalis Tanggamus









