LAMPUNGCORNER.COM, Bandarlampung — Wali Kota Bandarlampung Eva Dwiana menyebut sebanyak lima siswa SMK-SMTI Bandarlampung terkonfirmasi positif virus corona atau Covid-19.
Eva menyampaikan hal itu saat mengumumkan penghentian Pembelajaran Tatap Muka (PTM) terbatas yang akan dimulai pada 7 Februari nanti.
“Kemarin sudah melaksanakan antigen di sekolah. SMTI dari 805 siswa, terpapar 5 orang. Mudah-mudah tidak menyebar, kami juga melakukan tes lagi di sekolah tersebut,” ujarnya dalam konferensi pers di ruang rapat Wali Kota Bandarlampung, Kamis (3/2/2022).
Terpisah, Kepala SMK-SMTI Bandarlampung Farid Hardiana membenarkan kelima anak muridnya terpapar Covid-19.
Ia mengungkapkan kelimanya terinfeksi corona setelah merayakan hari ulang tahun (HUT) SMK-SMTI ke-54, pada 30 Januari 2022 lalu.
“Pasca kejadian tersebut kami sudah berkordinasi dengan pihak-pihak terkait agar dapat memotong rantai penyebaran virus,” katanya.
Akibatnya, pelaksanaan kegiatan belajar mengajar (KBM) di sekolah tersebut dihentikan sementara.
“Awalnya kami tahu bahwa ada yang terpapar itu, kami memiliki alat tracing. Jadi hampir setiap hari kita lakukan antigen untuk 50 orang,” ujar Farid.
“Sementara ini baru 250 pelajar yang sudah kami lakukan tracing dari 900 siswa SMK-SMTI,” pungkasnya. (*)
Red









