Misi Dagang Jatim-Lampung, Dorong Ekonomi Daerah Tangguh

- Jurnalis

Kamis, 7 Agustus 2025 - 18:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lampungcorner.com, Bandar Lampung – Pemerintah Provinsi Lampung melalui Gubernur Rahmat Mirzani Djausal menyambut baik kunjungan silaturahmi Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, Swiss-Belhotel, Kamis (7/08/2025).

Dalam kesempatan ini Gubernur Mirzani bertemu Khofifah pada acara forum Misi Dagang dan Investasi antara Pemerintah provinsi Lampung dan Pemerintah provinsi Jawa Timur.

Pertemuan ini bukan sekadar seremoni antar-daerah, namun momentum konkret untuk memperkuat konektivitas ekonomi antara dua wilayah strategis: Lampung sebagai pintu gerbang Sumatra dan Jawa Timur sebagai jantung ekonomi Indonesia Timur.

Gubernur Lampung, Rahmat Mirzani Djausal dalam sambutannya, menyampaikan optimisme atas stabilitas ekonomi daerah di tengah perlambatan ekonomi global yang semakin ekstrem.

Ia menyoroti pertumbuhan ekonomi Lampung yang tetap terkendali dan peluang besar dari konektivitas dengan Jawa Timur sebagai gerbang ekonomi Indonesia Timur.

“Provinsi Lampung merupakan pintu gerbang Sumatra, dan Jawa Timur adalah jantung ekonomi kawasan timur Indonesia. Jika konektivitas ini diperkuat, akan terbuka jalan untuk peningkatan perdagangan dan investasi yang saling menguntungkan,” ungkap Rahmat Mirzani

Baca Juga :  Alfan Rois Apresiasi Satu Tahun Kepemimpinan Nanda-Anton, Dorong Percepatan Program Masyarakat

Selain prihal ekonomi makro, Gubernur Lampung juga menmbahas sektor riil. Ia menyinggung potensi pertanian, khususnya jagung, sebagai komoditas unggulan yang perlu didorong dengan dukungan benih unggul dari Jatim.

Sementara itu, Gubernur Khofifah menyambut baik kolaborasi antardaerah ini. Menurutnya, relasi antarprovinsi harus dibangun bukan hanya atas dasar kepentingan ekonomi, tapi juga atas dasar kesamaan budaya dan visi pembangunan nasional.

“Kami melihat banyak potensi Lampung, terutama di sektor pertanian dan UMKM. Jawa Timur siap menjadi mitra strategis untuk hilirisasi produk Lampung. Kita juga ingin mendorong integrasi produksi dalam negeri agar lebih kompetitif,” ungkap Khofifah Indar Parawansa

Selain itu juga, Khofifah turut menawarkan kesempatan bagi pelajar Lampung untuk menempuh pendidikan di SMA Taruna Jatim, sebagai upaya memperkuat SDM antarwilayah.

Forum investasi ini melibatkan 153 pelaku usaha: 100 dari Lampung dan 53 dari Jawa Timur. Sejumlah kesepakatan diteken, termasuk oleh lima OPD, dua BUMD (Bank Jatim dan Bank Lampung), serta empat asosiasi komoditas strategis.

Baca Juga :  Jembatan Presisi Merah Putih Hadir, Mobilitas dan Ekonomi Warga Bandar Kagungan Raya Kian Lancar

Terdapat beberapa sektor prioritas yang sudah disepakati oleh pemprov Lampung dan Jatim antara lain pertanian, kelautan dan perikanan, jasa industri kreatif, dan bahan baku industri.

Kerja sama yang sangat menjadi sorotan adalah rencana pembangunan pabrik gula merah di Lampung oleh investor asal Kediri, yang sudah ditargetkan beroperasi pada 2026.

Kedua gubernur juga bersepakat memperkuat koneksi logistik antara Lampung dan Jatim, terutama melalui Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya yang menjadi jalur tol laut nasional.

Ada beberapa komoditas di provinsi Lampung seperti kopi, pisang, dan tapioka kini sudah menjadi favorit pelaku usaha dalam wilayah Jawa timur saat ini.

“Kami tidak hanya ingin membangun transaksi jangka pendek, tetapi kontinuitas bisnis antarwilayah agar memberi nilai tambah yang maksimal,” tutup Khofifah Indar Prawansa (Gubernur Jawa Timur). (*)

Berita Terkait

Mulai 2027, Gaji PPPK Daerah Ditanggung APBN, Rp23 Triliun Disiapkan
Pemkab Tubaba Tancap Gas Susun Arsitektur Pemerintahan Digital
Prabowo Minta Biaya Haji Tak Membebani Jemaah
Usai Sidak Ombudsman, Isi Rumah Dinas Berubah, Eks Kalapas Cibinong Dicecar DPR
Belajar dari Gunung Kidul, Pemkab Pesawaran Bidik Strategi Baru Dongkrak PAD
Bupati Nanda Terima Penghargaan Desa Cantik Terbaik Nasional 2026
Seleksi JPTP Lampura Mengerucut, 53 Peserta Berebut 10 Kursi Eselon II
Kabel Fiber Optik Semrawut Ditertibkan, APJII Lampung Sasar Sejumlah Ruas Jalan
Berita ini 41 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 29 September 2026 - 16:24 WIB

Mulai 2027, Gaji PPPK Daerah Ditanggung APBN, Rp23 Triliun Disiapkan

Selasa, 29 September 2026 - 08:25 WIB

Pemkab Tubaba Tancap Gas Susun Arsitektur Pemerintahan Digital

Selasa, 29 September 2026 - 07:19 WIB

Prabowo Minta Biaya Haji Tak Membebani Jemaah

Senin, 28 September 2026 - 15:23 WIB

Usai Sidak Ombudsman, Isi Rumah Dinas Berubah, Eks Kalapas Cibinong Dicecar DPR

Minggu, 27 September 2026 - 20:50 WIB

Belajar dari Gunung Kidul, Pemkab Pesawaran Bidik Strategi Baru Dongkrak PAD

Berita Terbaru

Kesbangpol Lampura dan FKDM gelar koordinasi sekaligus ''Ngopi Bareng'' bersama masyarakat di Desa Sinar Mulya, Kecamatan Tanjung Raja, Selasa (29/9/2026).

LAMPUNG UTARA

Kesbangpol Lampura dan FKDM Perkuat Deteksi Dini Konflik Sosial

Selasa, 29 Sep 2026 - 17:16 WIB