LampungCorner.com,Tubaba — Komisi III DPRD Kabupaten Tulang Bawang Barat (Tubaba), Provinsi Lampung, melakukan Monitoring dan Evaluasi (monev) terhadap sejumlah proyek infrastruktur yang tengah dikerjakan pada tahun 2025.
Dalam Monev tersebut, para legislator turut didampingi jajaran dari Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) setempat, diantaranya Plt.Kabid Cipta Karya Nurul Azmi, serta Kabid Bina Marga Iwan Balau, sesuai dengan bidang pekerjaan yang ditinjau, Senin (08/12/2025).
Untuk efektivitas, Monev oleh Komisi III dibagi menjadi dua tim, yaitu, wilayah utara (Kecamatan Gunung Agung, Gunung Terang, Batu Putih, Way Kenanga, Lambu Kibang, Pagar Dewa), dan wilayah selatan (Kecamatan Tumijajar, Tulang Bawang Udik, Tulang Bawang Tengah). Seluruh kegiatan dilakukan dalam satu hari peninjauan lapangan.
Anggota Komisi III DPRD Tubaba, Sodri Helmi, menjelaskan bahwa Monev difokuskan pada pembangunan infrastruktur seperti jalan, jembatan, serta beberapa sarana perkantoran yang saat ini masih dalam proses pengerjaan. Komisi ingin memastikan seluruh pekerjaan berjalan sesuai kontrak dan memenuhi kualitas yang telah ditetapkan.
“Kami mengingatkan pelaksana dan pengawas agar bekerja sesuai kontrak kerja. Keselamatan kerja juga menjadi perhatian penting dalam setiap proses pembangunan,” tegas Sodri.
Dari hasil Monev, Komisi III memberikan perhatian khusus terhadap pembangunan Kantor Bersama. Pelaksana diminta bekerja lebih profesional mengingat masa kontrak hanya tersisa 22 hari.
“Belum ada temuan signifikan. Namun dengan sisa waktu 22 hari untuk lima bangunan Kantor Bersama Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di kawasan Uluan Nughik, kami khawatir pekerjaan tidak selesai tepat waktu, terutama bila faktor cuaca menghambat. Ada pula bangunan yang kontraknya hanya tersisa 12 hari,” ujar Sodri.
Ia menerangkan bahwa fase finishing membutuhkan ketelitian dan waktu yang memadai. Karena itu, Komisi III menekankan agar seluruh pekerjaan tetap mengutamakan kualitas tanpa mengorbankan kerapihan dan spesifikasi teknis sebagaimana yang telah ditetapkan dalam kontrak kerja.
“Kami memberi atensi khusus proyek yang tenggat waktunya sudah akan habis. Harapannya seluruh pekerjaan bisa tuntas sesuai spesifikasi dan jadwal kontrak. Kami memastikan akan terus memonitor perkembangan hingga masa kerja kontrak berakhir, guna menjamin pembangunan infrastruktur daerah berjalan sesuai standar dan bermanfaat bagi masyarakat Kabupaten Tubaba,” pungkasnya. (Rian)










