Pansus Beri Rekomendasi, Wali Kota Sebut DPRD ‘Telmi’

- Jurnalis

Senin, 7 September 2020 - 10:46 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wali Kota Bandarlampung Herman HN menerima laporan pansus. Foto: Istimewa

Wali Kota Bandarlampung Herman HN menerima laporan pansus. Foto: Istimewa

Lampungcorner.com, BANDARLAMPUNG – Juru bicara panitia khusus (Pansus) DPRD Kota Bandarlampung, Aprizal sampaikan rekomandasi terhadap laporan hasil pemeriksaan (LHP) BPK RI atas laporan keuangan pemerintah daerah (LKPD) tahun anggaran 2019.
Menurutnya, dengan memperhatikan temuan, dan mempelajari hasil pemeriksaan BPK RI Perwakilan Lampung, serta rencana aksi dan progres tindaklanjuti yang telah dilakukan oleh pemerintah kota Bandarlampung maka pansus memberikan rekomendasi.

“Meminta TAPT, Bapeda dan BPKAD untuk melakukan evaluasi terhadap penetapan target pendapatan daerah agar lebih terukur dan realistis, serta potensi pendapatan,” kata Aprizal saat sidang paripurna, Kamis (3/9).
Berdasarkan rekomendasi BPK terkait penatausahaan aset tetap kurang tertib. Sehingga akan menyebabkan risiko ketidakpastian aset dan penyalahgunaan yang tidak optimal.
“Pemkot diminta melakukan audit aset secara menyeluruh dan memperbaiki daerah penatausahaan aset dengan lebih tertib,” ujarnya.

Diketahui terdapat belanja yang telah dibayarkan tapi berstatus utang dan mengakuan hutan yang berlebih. Hal ini mencerminkan administrasi yang tidak tertib dan lemahnya pengelolaan keuangan.
“Untuk itu pemkot memerifikasi pencatatan utang-utang tahun 2019,” jelasnya.

Baca Juga :  Pemprov Lampung Gelar Coffee Morning Bersama Pimpinan Dunia Usaha

Lanjutnya, kelebihan pembayaran pada pekerja fisik mencerminkan pengawasan yang belum tertib dan belum adanya penilaian atas kerja dalam menjalankan tanggung jawabnya.
“Dalam hal ini perlu adanya teguran pada penanggung jawab pekerja pengawas, agar pengawasan lebih akurat,” ujarnya.

Hasil rasio belanja modal personal sebesar 85,63 persen, artinya realisasi anggaran lebih banyak digunakan untuk menjalani kegiatan rutin. Rasio belanja modal sebesar 14,18 persen, hal ini menunjukkan kecilnya belanja modal dalam membangun dan memberikan pelayanan publik.

“Dalam hal ini DPRD meminta audit dan evaluasi belanja rutin untuk optimalisasi dana daerah dalam memberikan pelayanan publik dan meningkatkan kepasitas pembangunan yang dapat dirasakan masyarakat Bandarlampung,” jelasnya.

Tambahnya, perlu adanya standarisasi belanja barang dan jasa dengan menerapkan standar analisis belanja sehingga adanya keseragaman antara OPD.

Baca Juga :  TN Way Kambas Perkuat Strategi Terpadu Tekan Konflik Gajah dan Manusia

“Pemkot perlu melakukan perbaikan atas temuan dan rekomendasi dari BPK RI serta melakukan penguatan sistem pengawasan internal agar tidak terjadi lagi,” ujarnya.
Menanggapi rekomendasi itu, Wali kota Bandarlampung, Herman HN mengatakan, semua rekomendasi dari BPK RI telah diselesaikan sesuai waktu yang diberikan, yaitu 60 hari.

“Semua sudah saya bayar, semuanya sudah selesai, gak ada masalah, tapi karena dunia politik, lawan-lawan politik pada bermain, ya silakan saja,” kata Herman usai Sidang Paripurna.
Ia menegaskan, begitu mendapat rekomendasi dari BPK RI langsung diperbaiki semua dan semuanya sudah disetorkan.

“Sudah ditindaklanjuti semua, DPRD ini yang telmi (telat mikir, Red) semua karena politik, saya gak takut. Herman HN gak pernah takut,” jelasnya.
“Kenapa dia mau marah, lawan saya gak ada urusan. Ada yang marah, saya gak takut gak kamu orang,” tambahnya. (rls/apr)

Berita Terkait

Ketua PWI Lampung Dukung Launching IJP FC, Wira: Wartawan Perlu Olahraga Rutin
Komisi IV DPRD Lampung Soroti Peristiwa Jembatan Ambruk, Yusnadi: Percepatan Perbaikan Harus Jadi Prioritas
Ketua Komisi IV DPRD Kota Bandar Lampung Soroti Kebijakan Distribusi Dapur MBG di Sukarame
Resmi! Sekda Marindo Lantik 15 Pejabat Administrator Pemprov Lampung
Rute Penerbangan Internasional Lampung-Kuala Lumpur, Pacu Aktivitas Ekonomi
Kasus Anggota DPRD Kempiskan BAN Mahasiswa, Ketua BK Sampaikan Komitmen Jalani Proses Sesuai Aturan
Batin Wulan Dukung Agita Nazara di Ajang Puteri Indonesia 2026
Gubernur Mirza Pimpin Pertemuan Tingkat Tinggi Tim Pengendalian Inflasi Daerah, Jaga Stabilitas Harga Jelang Ramadhan dan Idul Fitri 1447 H
Berita ini 36 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 11 Februari 2026 - 20:39 WIB

Ketua PWI Lampung Dukung Launching IJP FC, Wira: Wartawan Perlu Olahraga Rutin

Rabu, 11 Februari 2026 - 13:34 WIB

Ketua Komisi IV DPRD Kota Bandar Lampung Soroti Kebijakan Distribusi Dapur MBG di Sukarame

Rabu, 11 Februari 2026 - 12:39 WIB

Resmi! Sekda Marindo Lantik 15 Pejabat Administrator Pemprov Lampung

Rabu, 11 Februari 2026 - 12:06 WIB

Rute Penerbangan Internasional Lampung-Kuala Lumpur, Pacu Aktivitas Ekonomi

Selasa, 10 Februari 2026 - 19:06 WIB

Kasus Anggota DPRD Kempiskan BAN Mahasiswa, Ketua BK Sampaikan Komitmen Jalani Proses Sesuai Aturan

Berita Terbaru

Foto : Penyaluran Bantuan Akomodasi Pengobatan Warga Penderita Kanker oleh Baznas Tubaba

TULANGBAWANG BARAT

Baznas Tubaba Bantu Akomodasi Pengobatan Warga Bandar Dewa

Rabu, 11 Feb 2026 - 17:43 WIB