Pemprov Imbau Pekerja Migran Patuhi Prosedur dan Utamakan Keselamatan

- Jurnalis

Sabtu, 3 Oktober 2020 - 10:31 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lampungcorner.com, LAMPUNG SELATAN – Pemerintah Provinsi Lampung mengimbau para pekerja migran mengutamakan keselamatan dan mematuhi prosedur yang berlaku agar dapat bekerja dengan baik dan tidak membahayakan nyawa.

Hal tersebut disampaikan Wakil Gubernur Lampung Chusnunia Chalim (Nunik) saat secara langsung menerima jenazah Rina asal Rumbia, Lampung Tengah, Pekerja Migran Indonesia (PMI) Asal Lampung dari Malaysia, di Bandara Radin Inten II, Lampung Selatan, Jumat (02/10/2020).

“Yang pasti dan wajib adalah jangan pergi tanpa dokumen, jadi dipastikan harus safety dan tidak membahayakan nyawa. Mohon jangan dianggap hal sepele, ikutilah imbauan dan prosedur yang berlaku,” ujar Wagub Nunik.

Baca Juga :  Malam Final, Maura dan Rizky Juara Muli Mekhanai Lampung Selatan 2026

Sebagai Wakil Gubernur dan secara Pribadi, Wagub Nunik, menyampaikan ungkapan berbelasungkawa yang sedalam-dalamnya. “Sebagai Wakil Gubernur maupun secara Pribadi, saya menyampaikan berbelasungkawa sedalam-dalamnya kepada keluarga,” ujar Wagub Nunik.

“Semoga Almarhumah diberikan tempat yang sebaik-baiknya, diampuni segala dosa dan diterima segala amal ibadahnya,” tambahnya.

Seperti diketahui, Almarhumah Rina adalah PMI non-prosedural yang wafat dalam perjalanan menuju Malaysia. Jenazah langsung diterima Tim Badan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI) Bandar Lampung bersama keluarga almarhumah. Setelah tiba di Bandara akan dilanjutkan dengan perjalanan darat menuju rumah almarhum dengan ambulans.

Baca Juga :  Jelang HUT REI 2026, Lampung Selatan Siap Jadi Pusat Kegiatan dan Magnet Investasi

Jenazah Rina sendiri sempat bertahan selama hampir 12 hari di Johor Baru, Malaysia. Saat hendak sampai Malaysia, Rina bersama beberapa rekannya diminta melompat dari kapal yang ditumpanginya ke laut dan dipaksa berenang sampai ke daratan. Karena tidak dapat berenang, Rina bersama rekannya tersapu oleh ombak.

Pada saat itu kapal tidak bersandar sampai ke Dermaga. Akhirnya Rina dan rekannya berjumlah 7 orang ditemukan tewas. Sementara 9 orang PMI non-prosedural selamat.
Rina bersama rekannya diberangkatkan oleh calo untuk menjadi PMI di Malaysia secara non-prosedural dengan menggunakan jalur laut. (Adpim)

Berita Terkait

Pimpin APINDO Lamsel, Fikry Dorong Sinergi Pengusaha dan Pemerintah
Creative Financing 2026: Lampung Selatan Raih Peringkat Kedua Nasional, Kantongi Insentif Rp2 Miliar dari Inovasi Pembiayaan Daerah
232 Peserta STQ Lampung Selatan Disaring Ketat, Siap Rebut Tiket ke MTQ Provinsi Lampung 2026
Halalbihalal Sumbagsel Satukan Tokoh Nasional, Bupati Egi Dorong Perantau Jadi Motor Kolaborasi Daerah
Hendry Kurniawan Pimpin PDBI Lampung Selatan, Siap Cetak Atlet Drum Band Nasional
Dilirik Kementan, Lampung Selatan Disiapkan Jadi Role Model Ekonomi Pertanian Nasional
Wabup Syaiful Resmikan Pembangunan Menara Siger Residence I, Dorong Akses Hunian Layak
Semangat Kartini di Era Digital, Pemkab Lampung Selatan Dorong Ibu Jadi Benteng Anak dari Ancaman Siber
Berita ini 24 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 29 April 2026 - 20:20 WIB

Pimpin APINDO Lamsel, Fikry Dorong Sinergi Pengusaha dan Pemerintah

Minggu, 26 April 2026 - 09:44 WIB

Creative Financing 2026: Lampung Selatan Raih Peringkat Kedua Nasional, Kantongi Insentif Rp2 Miliar dari Inovasi Pembiayaan Daerah

Sabtu, 25 April 2026 - 09:41 WIB

232 Peserta STQ Lampung Selatan Disaring Ketat, Siap Rebut Tiket ke MTQ Provinsi Lampung 2026

Sabtu, 25 April 2026 - 09:39 WIB

Halalbihalal Sumbagsel Satukan Tokoh Nasional, Bupati Egi Dorong Perantau Jadi Motor Kolaborasi Daerah

Kamis, 23 April 2026 - 19:54 WIB

Hendry Kurniawan Pimpin PDBI Lampung Selatan, Siap Cetak Atlet Drum Band Nasional

Berita Terbaru

BANDAR LAMPUNG

Pimpin Apel Mingguan, Sulpakar Tekankan Budaya Disiplin ASN

Senin, 18 Mei 2026 - 19:29 WIB