Pemprov Imbau Pekerja Migran Patuhi Prosedur dan Utamakan Keselamatan

- Jurnalis

Sabtu, 3 Oktober 2020 - 10:31 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lampungcorner.com, LAMPUNG SELATAN – Pemerintah Provinsi Lampung mengimbau para pekerja migran mengutamakan keselamatan dan mematuhi prosedur yang berlaku agar dapat bekerja dengan baik dan tidak membahayakan nyawa.

Hal tersebut disampaikan Wakil Gubernur Lampung Chusnunia Chalim (Nunik) saat secara langsung menerima jenazah Rina asal Rumbia, Lampung Tengah, Pekerja Migran Indonesia (PMI) Asal Lampung dari Malaysia, di Bandara Radin Inten II, Lampung Selatan, Jumat (02/10/2020).

“Yang pasti dan wajib adalah jangan pergi tanpa dokumen, jadi dipastikan harus safety dan tidak membahayakan nyawa. Mohon jangan dianggap hal sepele, ikutilah imbauan dan prosedur yang berlaku,” ujar Wagub Nunik.

Baca Juga :  Imigrasi Kalianda Rayakan HUT ke-81 RI dengan Perlombaan dan Penguatan Kekompakan

Sebagai Wakil Gubernur dan secara Pribadi, Wagub Nunik, menyampaikan ungkapan berbelasungkawa yang sedalam-dalamnya. “Sebagai Wakil Gubernur maupun secara Pribadi, saya menyampaikan berbelasungkawa sedalam-dalamnya kepada keluarga,” ujar Wagub Nunik.

“Semoga Almarhumah diberikan tempat yang sebaik-baiknya, diampuni segala dosa dan diterima segala amal ibadahnya,” tambahnya.

Seperti diketahui, Almarhumah Rina adalah PMI non-prosedural yang wafat dalam perjalanan menuju Malaysia. Jenazah langsung diterima Tim Badan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI) Bandar Lampung bersama keluarga almarhumah. Setelah tiba di Bandara akan dilanjutkan dengan perjalanan darat menuju rumah almarhum dengan ambulans.

Baca Juga :  Merah Putih Menyala dari Beranda Sumatra, Menara Siger Jadi Panggung HUT ke-81 Kemerdekaan RI di Lampung Selatan

Jenazah Rina sendiri sempat bertahan selama hampir 12 hari di Johor Baru, Malaysia. Saat hendak sampai Malaysia, Rina bersama beberapa rekannya diminta melompat dari kapal yang ditumpanginya ke laut dan dipaksa berenang sampai ke daratan. Karena tidak dapat berenang, Rina bersama rekannya tersapu oleh ombak.

Pada saat itu kapal tidak bersandar sampai ke Dermaga. Akhirnya Rina dan rekannya berjumlah 7 orang ditemukan tewas. Sementara 9 orang PMI non-prosedural selamat.
Rina bersama rekannya diberangkatkan oleh calo untuk menjadi PMI di Malaysia secara non-prosedural dengan menggunakan jalur laut. (Adpim)

Berita Terkait

General Manager ASDP Bakauheni: HPN dan Porwanas 2027 Jadi Sejarah bagi PWI Lampung
SPAK Imigrasi Kalianda 98,45, Kakanim: Kepercayaan Masyarakat Harus Dijaga
Nilai Kepuasan 98,06, Imigrasi Kalianda Tak Mau Cepat Berpuas Diri
Pekerja Informal di Trans Tanjungan Didorong Ikut BPJS Ketenagakerjaan
PNS Kementerian Imigrasi Bisa Ikut Seleksi Poltekimipas, Usia Maksimal 25 Tahun
Poltekimipas 2026 Buka Formasi Khusus Putra-Putri Papua
Mau Jadi Taruna Poltekimipas? Siapkan 12 Dokumen Ini
Wisata Dominasi Permohonan Paspor di Imigrasi Kalianda, Capai 3.721 Pemohon
Berita ini 25 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 25 September 2026 - 21:15 WIB

General Manager ASDP Bakauheni: HPN dan Porwanas 2027 Jadi Sejarah bagi PWI Lampung

Jumat, 4 September 2026 - 10:00 WIB

SPAK Imigrasi Kalianda 98,45, Kakanim: Kepercayaan Masyarakat Harus Dijaga

Jumat, 4 September 2026 - 09:59 WIB

Nilai Kepuasan 98,06, Imigrasi Kalianda Tak Mau Cepat Berpuas Diri

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 15:16 WIB

Pekerja Informal di Trans Tanjungan Didorong Ikut BPJS Ketenagakerjaan

Senin, 24 Agustus 2026 - 18:32 WIB

PNS Kementerian Imigrasi Bisa Ikut Seleksi Poltekimipas, Usia Maksimal 25 Tahun

Berita Terbaru

BREAKING NEWS

Lampung Rebut Juara 1 Newsroom Timnas

Kamis, 1 Okt 2026 - 21:57 WIB

Ketua Komisi IV DPRD Kota Bandar Lampung Fraksi Partai Gerindra, Asroni Paslah.

BANDAR LAMPUNG

Pancasila Jangan Berhenti di Dinding Kantor

Kamis, 1 Okt 2026 - 15:26 WIB