Penyebab dan Cara Mencegah Abses Payudara saat Menyusui

- Jurnalis

Kamis, 31 Maret 2022 - 20:29 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi abses payudara pada ibu menyusui. Foto: Alona Siniehina/Shutterstock

Ilustrasi abses payudara pada ibu menyusui. Foto: Alona Siniehina/Shutterstock

LAMPUNGCORNER.COM, Menyusui memberikan sejuta manfaat bagi ibu dan bayi. Namun bagi sebagian orang, proses menyusui tidaklah mudah. Salah satu hambatan yang mungkin terjadi dalam proses menyusui adalah abses pada payudara.

Apa itu Abses payudara?

Mengutip laman National Health Service, abses payudara merupakan benjolan yang berisi nanah di area payudara dan terasa sakit. Kondisi ini terjadi karena infeksi bakteri akibat saluran ASI yang tersumbat. Penyebabnya biasanya karena payudara tidak pernah dikosongkan selama sesi menyusui dan sudah berlarut-larut.

Dokter spesialis anak yang juga konselor laktasi dr Citra Amelinda, Sp.A, IBCLC, M Kes, memberikan analogi yang lebih sederhana. “ASI itu zat hidup yang di dalamnya ada tentara. Kalau ASI-nya menumpuk enggak keluar, tentara yang akan keluar melawan bakteri. Nah nanah ini adalah bekas pertempuran tentara dengan bakteri,” urainya dalam webinar Supermom Family Fest bersama Philips Avent beberapa waktu lalu.

Baca Juga :  Darurat Kasus Suspek Campak Capai 591, Pemprov Lampung Kebut Vaksinasi dan Sosialisasi

Dari analogi tersebut, dapat dipahami mengapa abses payudara menimbulkan rasa nyeri. Kondisi ini juga perlu segera mendapat penanganan medis, Moms.

Cara Mencegah Abses Payudara

dr Citra menyebut abses payudara biasanya muncul karena mastitis yang tidak diobati. Mastitis merupakan kondisi nyeri akibat terjadi peradangan di jaringan payudara. Biasanya mastitis terjadi karena ibu tidak mengosongkan payudaranya di jadwal menyusui. Sehingga ASI menumpuk di payudara dan menyebabkan nyeri hingga demam.

Baca Juga :  Pemprov Lampung Distribusikan 100 Ribu Dosis Vaksin PMK Hewan Ternak

Agar tidak sampai terjadi abses, dr Citra menyarankan, saat mengalami mastitis sebaiknya ASI segera dikeluarkan. Namun ada beberapa tahapan yang harus dilakukan untuk mengurangi rasa sakit dalam proses mengeluarkan ASI yang sudah membatu itu. Berikut tahapannya:

  1. Pijatlah area payudara untuk mengurangi rasa nyeri yang muncul.
  2. Kemudian kompres dengan waslap atau handuk hangat sekitar 15 menit.
  3. Keluarkan ASI dengan tangan.
  4. Susuilah anak secara langsung.

“Kalau dalam tiga hari tidak sembuh, segera ke dokter atau konsultan laktasi. Karena kalau dibiarkan lama-lama bisa jadi abses,” tutup dokter yang berpraktik di Primaya Hospital Bekasi Timur, ini.

 

Red

Berita Terkait

HUT Lampung ke-62, Pemprov Optimalkan Layanan RSUD Bandar Negara Husada
DPRD Dalami Kelalaian Medis RSIA Puri Betik Hati, Panggil Direktur dan Dinkes Lampung
Tekan Risiko Komplikasi, Pemeriksaan Rutin Prolanis Digelar di Puskesmas Kotabumi II
Darurat Kasus Suspek Campak Capai 591, Pemprov Lampung Kebut Vaksinasi dan Sosialisasi
Soroti 591 Kasus Suspek Campak, Anggota Komisi V DPRD Minta Dinkes Lampung Jemput Bola
Pemprov Lampung Distribusikan 100 Ribu Dosis Vaksin PMK Hewan Ternak
Wagub Jihan Kunjungi Pasien Kanker di RSUDAM, Dorong Peningkatan Layanan Radioterapi
Wagub Jihan Tegaskan Lampung Antisipasi Penyebaran Virus Campak
Berita ini 162 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 16 April 2026 - 21:34 WIB

HUT Lampung ke-62, Pemprov Optimalkan Layanan RSUD Bandar Negara Husada

Senin, 13 April 2026 - 21:34 WIB

DPRD Dalami Kelalaian Medis RSIA Puri Betik Hati, Panggil Direktur dan Dinkes Lampung

Jumat, 10 April 2026 - 09:59 WIB

Tekan Risiko Komplikasi, Pemeriksaan Rutin Prolanis Digelar di Puskesmas Kotabumi II

Selasa, 7 April 2026 - 20:45 WIB

Darurat Kasus Suspek Campak Capai 591, Pemprov Lampung Kebut Vaksinasi dan Sosialisasi

Kamis, 2 April 2026 - 20:27 WIB

Soroti 591 Kasus Suspek Campak, Anggota Komisi V DPRD Minta Dinkes Lampung Jemput Bola

Berita Terbaru