Pilu, Balita di Lamsel Ini Divonis Gizi Buruk, Thalasemia Mayor, TBC, Hingga Leukimia

- Jurnalis

Jumat, 18 Juni 2021 - 13:05 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi Kalbi Rikardo Rilislampung.id (group lampungcorner.com)

Ilustrasi Kalbi Rikardo Rilislampung.id (group lampungcorner.com)

LAMPUNGCORNER.COM, Lampung Selatan – Sungguh pilu nasib Abhan Sultanul Alam, bocah berusia dua tahun warga Desa Kedaton, Kecamatan Kalianda, Kabupaten Lampung Selatan (Lamsel) itu harus merasakan derita diusianya yang masih sangat belia.

Meski sekilas terlihat ceria, namun siapa sangka ia mengidap penyakit yang sangat berbahaya. Dokter memvonis Abhan gizi buruk dan Tuberculosis (Tbc). Tak hanya itu, Abhan juga bahkan mengidap penyakit Thalasemia Mayor.

Desi, ibunda Abhan mengatakan, Abhan telah divonis menderita penyakit gizi buruk dan Tbc sejak usia 8 bulan. Kedua penyakit yang menggerogoti itu, mengakibatkan tubuhnya lemah dan kurus kering.

“Umur delapan bulan divonis gizi buruk, habis itu divonis Tbc, dan kemarin anak saya itu divonis lagi Thalasemia Mayor,” kata Desi saat ditemui dirumahnya. Ia terlihat menahan sedih.

Baca Juga :  IMM Lampung Selatan Tolak Tarif Tol Bakter yang Dinilai Terlalu Tinggi, Desak Evaluasi Menyeluruh

Sang anak kini menurut Desi harus rutin melakukan transfusi darah, karena Thalasemia Mayor merupakan penyakit kelainan genetik yang merusak sel darah merah, sehingga darah tidak dapat menyebarkan oksigen ke seluruh tubuh dengan baik.

“Kata pihak rumah sakit, seumur hidup harus transfusi darah terus tergantung hemoglobinnya. Kalau hemoglobinnya rendah dia langsung lemas dan bisa sampai jatuh,” ucapnya lirih.

Belum cukup tiga penyakit, wanita yang sehari-hari berjualan di kantin sekolah itu harus kembali menerima kenyataan usai pemeriksaan dokter lanjutan. Anak laki-laki semata wayangnya itu ternyata juga suspek Leukemia dan secepatnya akan dilakukan pengecekan Bone Marrow Puncture (BMP) atau aspirasi sumsum tulang.

“Divonis suspek Leukemia setelah diperiksa melalui pemeriksaan darah tepi, Senin depan mau BMP periksa leukemianya dari sumsum tulang belakang,” kata Desi menjelaskan.

Baca Juga :  Dirjen Imigrasi Minta Jajaran Fokus Layani Publik, Tinggalkan Budaya Lama

Karena keterbatasan biaya, Desi berharap ada donatur yang bisa membantu pengobatan anaknya supaya mendapat perawatan lebih insentif. Sejauh ini, tutur Desi, ada saja donatur yang membantu. Seperti jika ingin periksa ke rumah sakit di Bandarlampung, ada relawan dari komunitas Kobar yang mengantar.

Desi juga saat ini tidak lagi bekerja karena sekolah ditutup akibat pandemi. Ia dan anaknya sekarang tinggal dirumah orang tuanya yang juga sudah berusia lanjut.

“Kalau transfusi itu pakai BPJS. Tetapi yang lainnya nanti saya tidak tau. Sekarang saya enggak kerja, dan jika ada donatur yang sedia membantu bisa menghubungi saya dinomor 085788030700,” pungkasnya. (*)

Red

Berita Terkait

IMM Lampung Selatan Tolak Tarif Tol Bakter yang Dinilai Terlalu Tinggi, Desak Evaluasi Menyeluruh
SPMB SD-SMP di Lampung Selatan Berjalan Transparan dan Real-Time, Disdik Imbau Masyarakat Waspadai Calo dan Jasa Titipan
Indonesia Perkuat Sistem Imigrasi, Hendarsam Paparkan Tiga Pilar Strategis di Forum ASEAN
Dirjen Imigrasi Minta Jajaran Fokus Layani Publik, Tinggalkan Budaya Lama
Imigrasi Kalianda Sosialisasikan Golden Visa untuk Dorong Investasi di Lampung Selatan
Pimpin APINDO Lamsel, Fikry Dorong Sinergi Pengusaha dan Pemerintah
Creative Financing 2026: Lampung Selatan Raih Peringkat Kedua Nasional, Kantongi Insentif Rp2 Miliar dari Inovasi Pembiayaan Daerah
232 Peserta STQ Lampung Selatan Disaring Ketat, Siap Rebut Tiket ke MTQ Provinsi Lampung 2026
Berita ini 32 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 2 Juli 2026 - 19:52 WIB

IMM Lampung Selatan Tolak Tarif Tol Bakter yang Dinilai Terlalu Tinggi, Desak Evaluasi Menyeluruh

Kamis, 25 Juni 2026 - 18:44 WIB

SPMB SD-SMP di Lampung Selatan Berjalan Transparan dan Real-Time, Disdik Imbau Masyarakat Waspadai Calo dan Jasa Titipan

Kamis, 25 Juni 2026 - 09:59 WIB

Indonesia Perkuat Sistem Imigrasi, Hendarsam Paparkan Tiga Pilar Strategis di Forum ASEAN

Jumat, 12 Juni 2026 - 14:24 WIB

Dirjen Imigrasi Minta Jajaran Fokus Layani Publik, Tinggalkan Budaya Lama

Jumat, 12 Juni 2026 - 13:22 WIB

Imigrasi Kalianda Sosialisasikan Golden Visa untuk Dorong Investasi di Lampung Selatan

Berita Terbaru