Home / MESUJI

Senin, 7 Juni 2021 - 13:37 WIB

Rapat Perdana Kepengurusan Baru PWI Mesuji: Teguran dan Sanksi Bagi Anggota yang Malas

Kantor PWI Mesuji di Desa Berasan Makmur, Kecamatan Tanjung Raya. FOTO: ARIPIN

Kantor PWI Mesuji di Desa Berasan Makmur, Kecamatan Tanjung Raya. FOTO: ARIPIN

LAMPUNGCORNER.COM, MesujiPersatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Mesuji menggelar rapat perdana sejak kepengurusan masa bakti 2021-2024 dikukuhkan 28 April lalu.

Rapat perdana tersebut dipimpin langsung oleh Ketua PWI Mesuji Apriadi di kantor PWI Desa Berasan Makmur, Kecamatan Tanjung Raya.

Apriadi mengatakan rapat perdana tersebut selain mendengarkan laporan Ketua Panitia Konferkab IV PWI Mesuji yang sudah dilaksanakan, juga membahas beberapa program dan agenda kegiatan yang akan dilaksanakan dalam waktu dekat.

“Hari ini ada beberapa hal yang akan saya sampaikan terkait program kerja. Saya juga ingin mendengar masukan dan saran serta program kerja dari masing-masing seksi atau bidang, serta laporan dari ketua panitia kegiatan Konferkab yang sudah dilasanakan,” papar Apriadi.

Rapat perdana itu selain dihadiri Dewan Penasehat Juan Santoso Situmeang dan Nara Sukarna, juga dihadiri Bidang Literasi dan Media Online Erwin Efendi, sekaligus pemaparan program kerja bidang dalam waktu dekat yang akan segera dilaksanakan.

Erwin mengajak seluruh anggota PWI Mesuji untuk menyukseskan kegiatannya dalam waktu dekat, yakni Workshop Kehumasan yang  bekerjasama dengan beberapa instansi.

“Program itu bertujuan mengedukasi peserta terkait penangkal berita bohong, serta untuk memaksimalkan media sosial dan memahami Undang-undang pers serta kode etik jurnalistik. Pesertanya dari perwakilan organisasi perangkat daerah (OPD) se-Kabupaten Mesuji,” ujar Erwin, kepada rilislampung.id (group lampungcorner.com).

Workshop tersebut akan menghadirkan narasumber dari Kementerian Kominfo dan PWI Lampung yang akan dilakukan secara daring.

Terpisah, Juan Situmeang berharap PWI bisa berkiprah lebih baik lagi kedepannya. Selain itu dia meminta anggota PWI untuk bisa mentaati AD/ART organisasi, artinya anggota tidak perlu kuantitas tapi yang diperlukan kualitas.

“Ini menjadi catatan penting bidang organisasi. Kita ada 50 orang anggota PWI Mesuji, tapi dalam rapat yang hadir tidak sampai setengahnya. Tidak perlu anggota dengan jumlah banyak, sedikit saja tapi berkualitas itu lebih baik dari pada banyak tetapi hanya menumpang nama di PWI. Teguran dan sanksi akan diberikan kepada anggota yang malas,” tegas Juan. (*)

Red

Share :

320 views

Baca Juga

MESUJI

Polsek Tanjung Raya Terima Penyerahan 4 Pucuk Senpi Rakitan

MESUJI

Diduga Tidak Berizin, Tempat Hiburan Malam di Desa Sinar Laga Terus Beroperasi dan Resahkan Warga
ILUSTRASI: RILIS.ID/ Dendi Supratman

MESUJI

Percobaan Pemerkosaan, Polres Mesuji Ringkus Warga Brabasan

MESUJI

123 Sapi dan 98 Kambing Kurban di Mesuji Dinyatakan Sehat

MESUJI

Tim KPU Mesuji Kerja Ekstra Lakukan Packing 3.329 Kotak Suara dan Surat Suara

MESUJI

Innalillahi, Mantan Sekda Mesuji Agus Salim Tutup Usia

MESUJI

Datangi Rumah Penderita Covid-19, Camat Mesuji Minta Patuh Isolasi Mandiri 14 Hari

MESUJI

Waduh! Lepas dari Dinas Lingkungan Hidup, Disporapar Tutup Taman Kehati Mesuji