Serikat Buruh Gelar Aksi Damai ‘May Day’ di Pemprov Lampung, Sabtu 14 Mei

- Jurnalis

Jumat, 13 Mei 2022 - 14:40 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi: Kalbi Rikardo

Ilustrasi: Kalbi Rikardo

LAMPUNGCORNER.COM, Bandarlampung — Beberapa serikat buruh rencananya menggelar aksi damai dengan membawa 17 tuntutan di Pemprov Lampung.

Koordinator Wilayah Konfederasi Serikat Buruh Seluruh Indonesia (KSBSI) Provinsi Lampung, Rel Tobing, menyatakan aksi dilaksanakan Sabtu (14/5/2022).

Salah satu yang menjadi fokus isu adalah masalah BPJS yang dominan dikeluhkan oleh perusahaan.

“Aksi itu hanya merayakan May Day. Karena 1 Mei lalu bertepatan Idul Fitri maka diganti besok,” urainya.

Terpisah, Ketua Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) Provinsi Lampung, Sulaiman Ibrahim, menyampaikan tiga konfederasi serikat buruh menyampaikan beberapa poin aksi.

“Kita perjuangkan upah buruh yang saat ini jauh dari UMP (Upah Minimum Provinsi),” paparnya.

Menurutnya, ada sekitar 40 persen perusahaan di Lampung yang memberikan upah sangat murah pada buruh.

Baca Juga :  Butik Indah Gelar Jumat Berkah Rutin, Owner Bagikan Puluhan Nasi Kotak di Bandar Lampung

Ia menjamin aksi besok berlangsung damai lantaran buruh adalah oeang yang beradab.

“Kami sudah mengarahkan anggota untuk tidak ada ribut, saat aksi,” tegas dia.

Berikut 17 Tuntutan buruh:

1. Tolak Omnibus Law (UU Cipta Kerja);

2. Turunkan harga bahan pokok (minyak goreng, daging, tepung, telur, dll), BBM, dan gas;

3. Sahkan RUU PPRT, tolak revisi UU PPP, tolak revisi UU SP/SB;

4. Tolak upah murah;

5. Cabut Keputusan Gubenur tentang penepatan UMP/UMK di Provinsi Lampung tahun 2022;

6. Hapus outsourcing;

7. Tolak kenaikan PPn;

8. Sahkan RPP Perlindungan ABK dan Buruh Migran;

Baca Juga :  Ratusan Personel Diterjunkan, May Day di Bandar Lampung Dijaga Ketat dan Humanis

9. Tolak pengurangan peserta PBI Jaminan Kesehatan;

10. Wujudkan kedaulatan pangan dan reforma agraria;

11. Stop kriminalisasi petani:

12. Biaya pendidikan murah dan wajib belajar 15 tahun gratis:

13. Angkat guru dan tenaga honorer menjadi PNS;

14. Pemberdayaan sektor informal;

15. Ratifikasi Konvensi ILO No. 190 tentang Penghapusan Kekerasan dan Pelecehan di Dunia Kerja;

16. Laksanakan Pemilu tepat waktu 14 Februari 2024 secara jurdil dan tanpa politik uang;

17. Redistribusi kekayaan yang adil dengan menambah program jaminan sosial (jaminan makanan, perumahan, pengangguran, pendidikan, dan air bersih), dan tidak boleh ada orang kelaparan di negeri yang kaya. (*)

Red

Berita Terkait

Pemprov Lampung Gelar Asistensi SAKIP dan Pembangunan Zona Integritas Tahun 2026
Wagub Jihan Pimpin Rapat Optimalisasi Penyelenggaraan Program JKN, Perkuat Sinergi bersama BPJS Kesehatan
Pembinaan Semarak Pramuka Ambacata, Pemprov Lampung Dorong Penguatan Karakter Generasi Muda
Wagub Jihan Terima Kunjungan Kontingen Daerah, Persiapan Ikuti Jamnas Pramuka XII di Cibubur
Wagub Jihan Nurlela Luncurkan Program Keringanan Pajak Kendaraan Bermotor Tahun 2026
Wagub Jihan Dukung Kolaborasi Hexahelix, Wujudkan Guru dan Tenaga Kependidikan Profesional
Gubernur Lampung: Kepemimpinan Baru BGN Momentum Perkuat Program Makan Bergizi Gratis
Jelang Pelaksanaan Musda IV KNPI Pesawaran, Akasa Gusnawan Himbau Pemuda Jaga Persatuan Organisasi
Berita ini 94 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 4 Juni 2026 - 21:25 WIB

Pemprov Lampung Gelar Asistensi SAKIP dan Pembangunan Zona Integritas Tahun 2026

Kamis, 4 Juni 2026 - 21:18 WIB

Wagub Jihan Pimpin Rapat Optimalisasi Penyelenggaraan Program JKN, Perkuat Sinergi bersama BPJS Kesehatan

Kamis, 4 Juni 2026 - 20:16 WIB

Pembinaan Semarak Pramuka Ambacata, Pemprov Lampung Dorong Penguatan Karakter Generasi Muda

Rabu, 3 Juni 2026 - 20:22 WIB

Wagub Jihan Terima Kunjungan Kontingen Daerah, Persiapan Ikuti Jamnas Pramuka XII di Cibubur

Rabu, 3 Juni 2026 - 20:15 WIB

Wagub Jihan Nurlela Luncurkan Program Keringanan Pajak Kendaraan Bermotor Tahun 2026

Berita Terbaru