LAMPUNGCORNER.COM – Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) RI memastikan kredit perumahan untuk masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) atau rumah subsidi terus ditingkatkan. Ini bertujuan agar masyarakat kian mudah mengakses rumah subsidi.
Salah satu program yang sudah berjalan yakni Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP), yang mulai tahun ini dikelola oleh Badan Pengelola Tabungan Perumahan Rakyat (BP Tapera).
Menteri PUPR, Basuki Hadimuljono mengatakan, pada tahun 2022 penyaluran KPR subsidi FLPP menggandeng 38 bank pelaksana. Langkah ini telah ditandai dengan penandatanganan perjanjian kerja sama dengan BP Tapera pada Kamis (6/1/2022).
Basuki menegaskan, meskipun memperkuat skema penyaluran, kualitas bangunan rumah subsidi merupakan faktor utama yang harus tetap diperhatikan.
“Setiap rumah subsidi yang dibangun wajib memenuhi ketentuan teknis bangunan dan kelayakan hunian. Seperti keselamatan, kesehatan, pencahayaan dan luas minimum,” jelas Basuki dalam keterangan resmi PUPR, Jumat (7/1/2022).
Komisioner BP Tapera, Adi Setianto, menilai perjanjian kerja sama ini bakal menjadi landasan BP Tapera dengan bank penyalur dalam hal operasional penyaluran FLPP. Skema kerja sama ini meliputi penyaluran hingga pengembalian dana melalui KPR Sejahtera yang transparan hingga akuntabel dalam pelaporan penyalurannya.
“Kami menginginkan komitmen Bank Penyalur FLPP dengan kewajiban untuk menyampaikan secara rinci rencana realisasi bulanan hingga akhir tahun berjalan,” pungkas Adi Setianto.
Berikut daftar bank penyalur rumah subsidi FLPP:
7 Bank Nasional
– BTN – BTN Syariah – BNI – BRI – Mandiri – BSI – Artha Graha – Mega Syariah.
31 Bank Pembangunan Daerah
– BJB Syariah – BPD Sulawesi Selatan – BPD Sulawesi Selatan Syariah – BPD Kalimantan Barat – BPD Kalimantan Barat Syariah – BPD Sulawesi Tengah – BPD Kalimantan Tengah – BPD Kalimantan Selatan Syariah – BPD Kalimantan Timur. – Bank NTB – BPD Papua – BPD Kalsel – Bank DKI – BPD Sulawesi Utara dan Gorontalo – BPD Jateng Syariah – Bank NTT – Bank Nagari – BPD Jatim Syariah – BPD Jawa Timur – BPD Riau Syariah – Bank Aceh – Bank Jambi – Bank Sumsel Babel – BPD Nagari Syariah – Bank Jambi Syariah – BPD Sumut Syariah – Bank Sumsel Babel Syariah – BPD Sumut – BPD Jawa Tengah – BPD DIY – BPD Jawa Barat dan Banten. (*)
Red















